MENDADAK USTADZAH

MENDADAK USTADZAH
Tahun Ajaran Baru


__ADS_3

Hari ini, bertepatan dengan tahun ajaran baru. Yang kelas X naik ke kelas XI.Yang kelas XI naik ke kelas XII. Dan yang kelas XII lulus digantikan siswa baru di kelas X.


X-pander hitam, berhenti di depan gerbang SMA Nusantara. Nampak seorang perempuan turun dengan elegan setelah cium tangan dengan si pengemudi tampan yang balas mencium keningnya.


"Aku sekolah dulu ya, Kak." Kata Aqeela.


"Belajar yang baik ya, sayang. Don, jaga istri aku ya... " Kata Desta yang di sertai Doni turun dari pintu belakang.


"Siap, Ta..."


Yuupzz mulai tahun ajaran ini, Desta meminta Doni untuk sekolah di SMA Nusantara bersama Aqeela. Menjaga Aqeela dari Wisnu dan orang jahat lainnya.


Flashback


Saat Desta N the genk, Vian dan Doni ngumpul di rumah Desta.


"Aku gak bisa ngebiarin Aqeela sendirian di sekolah." Seru Desta


"Terus.. mau kamu?" Kata Vian


Desta nampak berpikiran.


"Don.. kamu sekolah terakhir kelas berapa?" Tanya Desta, yang memang tahu Doni putus sekolah karena pergaulan serta kurang perhatian orang tua.


"Sebelas ,Ta..." Jawab Doni.


"Yesss..." Desta nampak kegirangan.


"Emang kenapa, Ta?" Doni penasaran.


"Iya kenapa Kamu? Apa hubungannya ama Doni." Ronald ikut kepo.


"Don, kamu sekolah lagi ya... di SMA Kita." Doni mendelik gak percaya sama ucapan Desta.


"Bagaimana mungkin sekolah di sana, biaya aja aku gak punya. Kalian tau kan sejak kejadian aku culik Aqeela, Papaku lepas tangan. Sekarang aku sama Mama." Kata Doni sedih. Karena ia tahu SMA Nusantara bukan sekolah biasa. Untuk masuk ke sana aja mahal banget. Apalagi untuk biaya lain-lainnya.


"Eh, aku nyuruh kamu sekolah. Ndak nyuruh kamu bayar." Sahut Desta.


"Maksud kamu." Doni masih belum mengerti.


"Aku yang nanggung." Jelas Desta. Membuat mata Doni berbinar.


"Beneran, Ta?" Doni masih mencoba meyakinkan dirinya sendiri.


"Serius .. tapi inget di sana kamu juga harus jaga Srikandi aku... " Desta meyakinkan Doni.


"Itu mah kecil..." Sahut Doni.

__ADS_1


"Songong loo Don.. lha wong sekali bug sama Aqeela langsung jatuh aja. Pake bilang kecil.." Ledek Wawan di sambung tawa yang lain.


"Ya.. iya sih.. kalo soal bug bug , Nyonya besar yang menang." Jawab Doni sambil memperagakan jurus Aqeela.


"Tapi kan kalo ada aku Nyonya Besar punya Genks. Ntar kalo ma Nabila terus... sapa belain. Sapa yang bantu... Yang ada Nabila malah lari.." Mendengar nama Nabila disebut Wawan malah memukul pundak Doni dengan keras.


"Aawwwh.. sakit kali Wan..." Pekik Doni.


" Abis kamu siih ngeledak Nabila aku...Upppzzz..Keceplosan." Kata Wawan sambil tutup mulut.


"Udah gak usah munak.. gak usah luam-luam gitu kita semua juga udah tahu... " Kata Ronald dengan ketus. Membuat Wawan hanya meringis.


Back now


Aqeela mengajak Doni ke papan pengumuman melihat kelas yang akan mereka tempati.


"Qee... Aqeela..." Seseorang yang suaranya sangat familier memanggilnya.


"Iyaa... aku tunggu..." Jawab Aqeela tanpa menoleh hanya melambaikan tangannya saja.


"Hai.. Don.." Sapa Nabila manis.


"Hallo Nabila.." Balas Doni dengan senyum pula.


"Yuuk...kita lihat pengumuman." Ajak Nabila


Untunglah mereka datang lebih pagi, sehingga untuk melihat papan pengumuman tidak terlalu berdesakan.


"Wah... kita sekelas Bil, Don..." Kata Aqeela.


"Wah.. iyaa betul..." Kata Nabila.


"Syukurlah..." Kata Doni sibuk mengacak rambutnya. Membuat beberapa siswi memandang takjub kepadanya.


" Aiissshh.. baru hari pertama aja udah jadi pusat perhatian gitu.." Ledek Aqeela.


"Haa haa haa.. Nyonya Bos bisa aja." Jawab Doni.


"Doni... panggil Aqeela... gak usah yang aneh-aneh..." Bisik Aqeela ngeri mendengar Doni memanggilnya dengan banyak gelar.


Membuat Doni dan Aqeela tergelak.


"Selamat pagi Aqeela.... cantik." Seseorang menyapa Aqeela, membuat ketiganya menoleh.


"Eh, Mas Wisnu..." Kata Aqeela begitu tahu yang menyapanya Wisnu.


"Ooh....ini yang namanya Wisnu.." Gumam Doni dalam hati.

__ADS_1


"Kita duluan ya Kak... See you at wednesday." Pamit Aqeela diikuti Doni dan Nabila.


"Qee... dia...." Wisnu mengejar dan mensejajarkan langkahnya dengan Aqeela. Sambil menunjuk ke Doni.


"Oh.. dia adiknya Kak Desta. Baru pindah dari luar kota. Namanya Doni." Aqeela menjelaskan jati diri Doni yang memang sudah di siapkan menjadi adik Desta.


"Oohh..." Wisnu mundur membiarkan ketiganya berlalu karena tatapan ala mafia Doni ke arahnya.


💖💖💖💖💓💓💓💖💖💖💖💓💓💓💖💖


Ketiganya memasuki ruangan yang sama...


Kedatangan ketiganya mengundang banyak tanya beberapa teman Aqeela dan Nabila.


"Qee.. bawa sapa itu..?"


"Adik ipar." Jawab Aqeela asal ceplos


"Gantengnya..."


"Kenalin doong..."


"Duduk sama aku aja ..."


"Ganjen..." Ledek Nabila, membuat beberapa memonyongkan mulutnya.


"Sudahlah Bil... kalo mau kenalin sono sendiri... tapi awas dia lebih jutek dari kakaknya." kalimat Aqeela yang barusan malah membuat bergidik cewek - cewek penggoda tadi.


Dibayangan mereka terlintas sosok Desta yang kejamnya gak ketulungan, yang hanya bisa takluk dengan Aqeela.


Apalagi kalo makhluk ganteng di depan mereka lebih jutek dari Desta. Karena begitu Aqeela bilang Adik ipar tentu saja fokus mereka langsung ke Desta.


Aqeela memilih duduk di deretan tengah bangku ketiga dari depan.


Sedangkan Doni memilih bangku di pojok.


Doni membiarkan Aqeela dan Nabila seperti biasanya. Karena Aqeela meminta Doni tidak terlalu mencolok. Tujuan utama kamu sekolah. Bukan karena Aqeela.


Dan Doni bersepakat. Mengiyakan. Jadi, tentunya ia akan jadi dirinya sendiri.


\=====================================


yes.. be your self...


bukan meniru atau menjiplak gaya siapapun karena yang rugi adalah diri kita sendiri


Be continue yaa...

__ADS_1


Like, komen, rate, vote aku tunggu yaa...


__ADS_2