MENDADAK USTADZAH

MENDADAK USTADZAH
Dendam Doni


__ADS_3

"Doni." Pekik Desta kaget dalam hati


"Apa hubungannya ini dengan Doni?"


"Hai... sayang." Jawab Mita dengan mesra melihat kedatangan Doni.


"Udah aku tunggu dari tadi." Lanjut Mita sembari menyambut uluran tangan Doni. Dan menyatukan kesepuluh jari mereka.


"Lihat mereka berdua." Kata Mita kembali.


"Mereka udah gak berdaya sayang. Setelah ini mereka berdua akan jadi milikmu." Mita dengan lancar mengucapkan kalimatnya tanpa ada rasa ragu sedikitpun.


Dea yang juga nampak kaget melihat kehadiran orang asing yang tak dikenalnya. Karena selama ini Dea tahunya bahwa partnernya adalah Mita.


Dea mendekati Mita dan Doni.


"Hai Dea, aku Doni." Kata Doni memperkenalkan diri.


Dea,memperhatikan Doni dari ujung rambut sampai kaki.


"Ndak usah panik, aku udah jinak kok. ha haa ha" Lanjutnya dengan tawa yang membahana.


Kehadiran Doni, membuat nyali Dea menciut. Bahkan aura kejahatan di wajah Doni nampak begitu jelas.


Dea memberikan sebuah senyuman kecil.


Doni menarik tubuh Mita mendekatkan ke pinggang. Mmbuat Mita kesenangan diperlakuakan seperti itu.


Dea mengacuhkan keduanya, kembali mendekat ke arah Desta.


"Kamu kenal dia?" Bisik Dea ke Desta.


Desta menjawab dengan anggukan.


Dea melepas kain yang membekap mulut Desta.


Desta bernapas lega.


"Doni... hancook koen yooo..."Umpat Desta


Doni yang mendengar umpatan Desta hanya tertawa terbahak-bahak.


"Umpat aku sesukamu sekarang karena setelah ini kamu gak akan bisa melakukan itu." Kata Doni dengan girangnya. Melihat lawannya yang sudah tak berdaya.

__ADS_1


"Doni gendeng." Umpatnya.


"Dea.... plisss... lepasin Aqeela" Kata Desta dengan manis.


"Aqeela , maafin aku yaa..." Kata Desta dalam hati.


"Dea.. cantik.. lepasin Aqeela ya..." Pinta Desta lebih manis.


"Kamu tendang dia jauh-jauh ya..." Jawab Dea.


"Pasti... pasti setelah ini dia akan ku tendang. Terus.... "


"Terus aku gantiin dia jadi pacar kamu ya..." Potong Dea dengan cepat.


"Okay sayang..." Kata Desta


"Aqeela maafin aku ya... sumpah aku gak mau sama Dea. Kelakuannya bikin aku illfeel." Kata Desta dalam hati.


Sedangkan Aqeela yang sedang terikat, tertutup dan terbungkam tapi masih bisa mendengar hanya mampu tertawa dalam hati.


Aqeela meyakini bahwa saat ini muka Kak Desta sangat tegang. Karena seorang Kak Desta bukanlah sosok romantis. Kak Desta bukan cowok yang pandai ngegombal.


Aqeela gak tau pasti apa yang ada di otak cowok ganteng itu. Tapi Dia masih terus pasang telinga untuk mempertajam intuisi.


\=====================================


Kondisi di luar gudang


Vian dan gengnya udah ada di lokasi. Vian masuk ke dalam Jeep Ronald di temani Nando. Sedangkan yang lain bersembunyi sambil terus berjaga.


"Kalian tahu ada berapa penjaga di dalam?" Tanya Vian


"Sepertinya tidak banyak. Pas kita lewat sebentar tadi hanya terlihat dua orang di depan." Jawab Wawan.


"Tapi sepertinya pas Doni datang, ada beberapa orang yang ikut." Lanjut Ronald.


"Okay... gini aja..."


"Nanti biar Halim sama Si Dul yang mengecoh penjaga. Kita yang eksekusi di dalam." Kata Vian


"Siap..."


"Okay gaess..."

__ADS_1


"Persiapan diri kalian."


"Let's go..."


Ada sekitar sepuluh pemuda mengendap-endap masuk ke gudang.


\=====================================


Back to gudang


Dea mendekat ke arah Aqeela. Desta yakin Dea mulai terpengaruh dengan kata-katanya.


"Dea... jangan..." Teriak Doni. Dea terperanjat mendengar teriakan Doni. Saking kabarnya Dea sampai mundur beberapa langkah.


"Biarkan cewek sialan itu tetap seperti itu." Lanjutkan.


Rupanya Doni begitu Dendam dengan Aqeela.


Iya... dengan Aqeela. Karena cewek itu yang udah dua kali menghajarnya bahkan yang terakhir sampai membuat dirinya dan semua anak buahnya babak belur gak karuan.


Bahkan Doni sempat di rawat secara insentif di rumah sakit akibat luka-luka yang dia terima dari Aqeela.


"Dea... sayang... kamu gak mau kehilangan aku kan..." Rayu Desta


"Ayolah... kali ini aja lepasin Aqeela."


"Katanya sayang sama aku, suka sama aku..."


(Sumpah aku neg banget ngomong kayak gitu... Apalagi ini sama Dea. kalo saja Aqeela yang minta di gombalin mungkin aku gak akan pantang menyerah...) Umpat Desta dalam hati.


Dea terlihat bimbang....


Sesekali dia melirik Doni lalu melihat ke arah Desta...


\=====================================


Like dan komen yaa...


jangan lupa vote and rate nyaa yaaa..


Makasii yaa yg kmrn kasih komen...


Maaf yaa kalo episode kemarin kalo rada mbulet...

__ADS_1


Tapi yang episode kemarin itu di buat untuk menceritakan kondisi orang-orang terdekat Aqeela dan Desta kala mereka berdua disekap.


__ADS_2