Menikahi Seorang Putra Raja

Menikahi Seorang Putra Raja
episode 129


__ADS_3

Kata-kata yang diucapkan Irene membuat firasat Rhea kembali tidak bisa tenang. Meskipun ia dan keluarganya sudah berhasil memusnahkan makhluk pengkloning itu, tetap saja belum bisa dinyatakan menang. Bila dilihat dari ekspresi Irene yang tenang-tenang saja itu menandakan bahwa berahsil atau tidaknya Rey cs mengalahkan pasukan Irene. Sama sekali tak berdampak apapun. Mereka semua, tetap tak bisa keluar sari pusaran medan magnet ini.


"Sebenarnya, apa yang kau rencanakan?" tanya Rhea.


"Sudah kubilang, serahkan suamimu padaku! Atau kau dan seluruh orang-orang yang kau cintai akan selamanya terkurung didalam sini."


"Sudah kubilang juga! Meskipun kau membunuhku! Aku takkan menyerahkan suamiku pada wanita iblis sepertimu! Cepat atau lambat, aku akan menemukan cara untuk keluar dari sini dan menghabisimu!" tandas Rhea dengan lantang tanpa ragu sedikitpun dengan ucapannya.


Mendengar ucapan istri Rey itu, Irene langsung tertawa terbahak-bahak. "Hahaha ... kau jangan membuatku tertawa! Hanya karena kau berhasil mengalahkan pasukan kloninganku, kau berlagak sombong, ha? Masih banyak kejutan yang sudah kusiapkan untukmu! Kau mau tahu?" ujar Irene sambil tersenyum licik.

__ADS_1


"Aku takkan termakan dengan apapun yang kau katakan. Mau itu kejutan atau bukan, aku pasti bisa keluar dari sini bersama yang lainnya."


"Huh, baiklah. Kita lihat saja! Apakah kau masih berani berkata seperti itu!" mata Irene menatap tajam mata Rhea. "Kau tahu sendiri, kalau raja dedemit yang kalian agung-agungkan itu, kondisinya sama seperti kalian. Meskipun mereka bisa keluar dari medan magnet ini. Mereka takkan bisa berkumpul dengan keluarganya. Sebab, batasan medan magnet itu adalah jembatan lorong waktu yang selalu berubah-ubah disetiap langkahnya. Jika rajamu melewati pembatas itu, kemungkinan ia tiba di masa lalu atau bisa jadi dimasa depan."


Rhea memicingkan mata saat mendengar apa yang dikatakan Irene. Ia mencoba mencerna maksud dari ucapan wanita iblis itu. Ia pernah mendengar batas lorong waktu yang dimaksud Irene barusan. Setiap orang yang melewati garis tersebut memang tak busa dipastikan apakah sampai di waktu sekarang lampau atau masa depan.


"Tidak! Ini gaawat!" gumam Rhea mulai was-was.


"Ada apa, Sayang. Apanya yang gawat?" tahya Rey yang berdiri tegap disamping Rhea.

__ADS_1


"Raja ... dan orang-orang yang ada disekitarnya, akan tersedot masuk dalam lorong waktu jika sampau melewati batas pusaran magnet dengan daratan bumi lainnya. Kebanyakan lorong waktu itu akan melempar orang yang melewatinya ke masa lalu dan menyelesaikan teka-teki kehidupan di masa itu. Jika raja dan yang lainnya tak bisa memecahkan teka-teki tersebut, maka mereka semua ... akan terjebak di dalam sana." bibir Rhea gemetar membayangkan bila itu benar-benar terjadi.


"Apa?" pekik Rey.


BERSAMBUNG


***


Omegot sorry salah kamar tadi ini lanjutannya ya... tunggu masih ada 1 episode lagi

__ADS_1


__ADS_2