Menikahi Seorang Putra Raja

Menikahi Seorang Putra Raja
episode 67


__ADS_3

Seorang laki-laki yang sangat Leo kenal berdiri tegak dihadapannya sambil merentangkan kedua tangan. Angin topan sebesar itu bisa ia lenyapkan hanya dalam hitungan menit layaknya mengibaskan kibasan kipas. Meski awalnya Leo tertegun melihat kedatangan orang itu, tak dapat dipungkiri ada rasa bangga di hati Leo pada sosok penyelamatnya kali ini. Dan orang itu ... siapa lagi kalau bukan Reyshinhard Refey Dilagara. Keponakan kesayangannya.


“Kau tidak apa-apa, Paman?” tanya Rey tanpa menoleh pada Leo. Ia masih menatap tajam langit-langit dengan penuh waspada seolah bersiap-siap menghalau jika ada badai susulan tiba-tiba datang lagi kemari.


“Wuah, Kau hebat Rey. Sejak kapan kekuakatanmu semakin bertambah kuat begitu? Dan juga bagaimana kau bisa tahu kami ada disini?” tanya Leo. Tapi ia kini mengerti, Rey tidak mudah dikelabuhi. Ia adalah anak pintar yang bisa langsung membaca situasi. Pasti Rey mengikutinya kemari.


Rey terdiam. Ia berbalik badan menghadap Leo dan seluruh keluarganya yang masih terkejut melihat kemunculannya secara tiba-tiba dan tanpa dinyana-nyana.


“Aku mendengar pembicaraan Paman dan bibi Shena, dan diam-diam aku mengikuti kalian kemari. Sekarang jelaskan padaku apa yang terjadi, Paman? Ada dimana Rheaku sekarang? Jangan ada yang kalian sembunyikan lagi dariku karena aku pasti langsung tahu.” tandas Rey. Ia menatap tajam Leo, dan juga Yeon yang berdiri diam melihatnya.


“Sudah kuduga, kau memang anak yang pintar. Biar bagaimanapun aku berterimakasih padamu kerena sudah menyelamatkanku dan seluruh keluargaku dari amukan badai tadi. Sejujurnya, angin topan itu tidak masuk hitungan rencana kami. Kami semua yang ada disini juga sedang mengalami kesulitan. Situasinya jadi tidak terkendali dan sudah melenceng jauh dari rencana awal. Sepertinya, rencana yang sudah kami siapkan untukmu, telah gagal total. Ayah dan ibumu kembali menghilang tanpa jejak begitu juga dengan Rheamu. Kali ini, mereka semua benar-benar menghilang dan tidak ada yang tahu ada dimana mereka sekarang.”


Rey memicingkan matanya menatap Leo. “Sebentar-sebentar, apa maksud, Paman? Jadi, kalian sengaja menculik Rhea? Untuk apa?” tanya Rey menggebu-gebu.


“Untuk menikahkanmu dengannya, itu rencana ayahmu. Aku dulu juga begitu saat akan menikahi bibimu. Ayahmu membuat sandiwara ikan terbang dihari pernikahanku dan Shena, sepertinya ia bermaksud melakukan hal yang sama padamu. Hanya saja, terjadi hal yang tak terduga. Orangtuamu, dan juga Rhea, tiba-tiba saja menghilang sungguhan.”


“Bagaimana bisa?” tanya Rey tidak percaya. “Kenapa ayah melakukannya? Dan bagaimana bisa mereka menghilang? Apa yang terjadi?”


Sebelum Leo buka suara, Yeon yang sejak tadi ada dibelakang ayahnya mulai melangkah maju kehadapan Rey. Putra sulung Leo itu berdiri tegak sambil menatap lurus kakak sepupunya. “Aku ...yang akan jelaskan semuanya padamu, dasar Voldemort!” ujar Yeon.


Dua pria tinggi dengan pesona dan kharismanya masing-masing saling berhadapan dan menatap satu sama lain. Rey dengan sejuta pertanyaan dan Yeon dengan segudang rasa kekhawatiran. Dua bersaudara yang sama-sama keren itu sedang bergelut dengan perasaan dan hati mereka yang bergejolak dalam diri keduanya.


Melihat putra sulung dan keponakannya saling beradu pandang seperti itu, Leo jadi teringat dirinya sendiri saat sedang berhadapan dengan Refald yang tidak pernah akur jika bertemu, tapi saling menyayangi satu sama lain. Bahkan berkali-kali Refald telah menyelamatkan hidup Leo dan rela kehilangan kekuatannya. Refald selalu ada untuk Leo, dan juga melindungi Leo jika ia berhadapan dengan bahaya apapun. Sekarang, hal serupa bisa ia lihat dari dalam diri Rey dan Yeon. Mereka berdua adalah penerus Leo dan Refald.

__ADS_1


“Malam dimana, paman Refald kembali setelah lama menghilang. Ia dan bibi Fey datang menemuiku.” Yeon memulai ceritanya dan Rey mendengarkan dengan seksama. “Awalnya aku marah pada paman dan tidak mau melihatnya, tapi aku tidak bisa membendung lagi rasa rinduku yang terpendam pada paman. Paman memintaku untuk melakukan sesuatu yang berhubungan dengan pernikahanmu dan kakak ipar. Karena itulah aku dan Bima setuju bekerja sama dengan paman untuk menyiapkan pernikahan kalian berdua.”


“Langsung saja ke intinya. Jangan bertele-tele begitu? Apa rencana kalian sebenarnya?” tanya Rey sudah tidak sabar lagi.


“Tugasku dan Bima adalah menculik kakak ipar dan membawanya kesuatu tempat. Tempat itulah yang akan menjadi tempat pernikahan kalian berdua. Sayangnya, ditengah perjalanan, ada sesosok makhluk mengerikan dan menakjubkan tiba-tiba menghalangi jalanku.”


“Makhluk? Makhluk apa?” tanya Rey.


“Naga,” jawab Yeon cepat.


“Oh, Naga.” Rey tertawa tapi ia mulai menyadari sesuatu. Wajahnya langsung berubah jadi serius bahkan matanya langsung melotot menatap Yeon.


“Apaaaa?” teriak Leo, Shena dan Rey bersamaan. Mereka bertiga jadi saling pandang dengan ekspresi terkejut yang tak bisa dijelaskan.


Ada banyak hal ghaib yang terjadi bila sudah berhubungan dengan Refald, tapi baru kali ini Leo mendengar ada makhluk semacam itu dalam dunia mistis Refad, apalagi ini adalah zaman modern. Naga memang dipercayai sebagai makhluk mitologi yang muncul dalam berbagai kebudayaan dan peradapan. Namun, Leo sama sekali tidak pernah menyangka kalau makhluk mitos tersebut benar-benar ada. Bahkan kakaknya Refald tidak pernah menyinggung keberadaan makhluk itu selama hidupnya.


Jika sekarang tiba-tiba muncul sosok naga, berarti ini bukan masalah sepele yang tak bisa diremehkan. Ditambah lagi, baik Refald ataupun Fey juga mendadak hilang tanpa sebab. Yang Leo takutkan, hilangnya Leo berhubungan dengan sosok makhluk melegenda itu.


“Aku sudah bilang pada Ayah dan Ibu, kalian tidak akan penah percaya dengan apa yang aku lihat dan alami saat kami membawa pergi kakak ipar. Naga itu benar-benar ada, Ayah. Dan dia membawa Rhea pergi. Aku dan Bima tidak tahu apa yang terjadi, kami pingsan setelah naga itu mencoba menyerang kami.” Yeon mencoba meyakinkan semua orang bahwa sosok yang ia lihat dan ia yakini sebagai naga itu benar nyata.


Walau Leo dan Shena masih tetap belum bisa percaya pada apa yang dikatakan putra mereka, lain halnya dengan Rey. Kekasih Rhea itu memang terkejut saat Yeon menyebut kata ‘naga’. Bukan karena ia tidak percaya kalau makhluk itu sungguh nyata, tapi karena Rey tahu, bahkan sangat tahu, dengan munculnya makhluk mitologi itu, menandakan memang terjadi sesuatu yang buruk, tapi Rey tidak tahu apa itu.


BERSAMBUNG

__ADS_1


***


Masuk dunia fantasiku nih ... siap-siap tegang!


Hari ini aku kasih bonus visual cogan biar rileks .... dilarang teriak loh. Hehe ...


cogan pertama, siapa lagi kalau bukan papah Leo. meski punya anak 3 tapi tetep awet muda, cuma beda penampilan aja .. omegot halukuuuu udah nyampe tingkat berapa ya. waaauw ... lope lope my Leo.



cogan kedua siapa lagi kalau bukan Yeon, putra pertama Leo.



gimana-gimana? Yeon unyu-unyu banget, kan? Bima wajahnya lebih mirip Leo. Tapi visualnya belum bisa aku up karena ceritanya belum aku buat. Kalau Yeon masih nabung bab dulu biar banyak baru aku rilis.


Sekarang cogan ketiga ...



Rey kekar amat ya? Pantes aja Rhea selalu minta dipeluk terus, lah Reynya keren gitu ....


hehehe ...yuk halu berjamaah sama aku. Meski ini masuk fantasi, semoga kalian suka ya, jujur aku nggak bisa bikin drama percintaan ala sinetron yang berbau perselingkuhan, pelakor dan lain sebagainya. Karena aku cuma penulis amatiran yang bisanya bikin cerita nggak jelas. makanya nggak banyak yang suka dengan ceritaku.

__ADS_1


Tapi berkat kalian semua aku tetap semangat nulis buat nyalurin haluku. Terimakasih buat kalian semua yang sudah mau baca karyaku dan mau menerima halu nggak jelasku ini. dukungan kalian semua tetap bikin aku semangat walau banyak badai yang menerjang. love you all pokoknya.


__ADS_2