
"Pasti enak sekali. Tak sabar rasanya ingin mencicipi masakan calon istrinya Nathan" ucap Kenzo juga yang tak sabar ingin makan malam karena ia sangat lapar sekarang dan perkataan Kenzo itu diangguki oleh Naufan tanda setuju dengan perkataannya.
"Hahahaha kalau begitu ayo ke ruang makan sekarang" ajak Clara pada yang lainnya. Nathan dan ke tiga teman-temannya mengikuti Clara ke ruang makan. Sesampainya di ruang makan Nathan terkejut dengan menu makan malam yang disiapkan oleh Clara. Karena itu adalah masakan kesukaan Nathan dan hal itu sontak membuat Nathan terharu dan memeluk Clara dari belakang yang sontak membuat Clara terkejut, tak hanya Clara bahkan ke tiga teman-temannya Nathan juga terkejut karena aksi Nathan yang memeluk Clara itu.
"Kakak, apa yang kakak lakukan ? kenapa tiba-tiba memelukku" ucap Clara kebingungan dengan tingkah Nathan saat ini, sedang Nathan malah hanya diam saja tanpa menanggapi perkataan Clara sedikit pun.
"Nathan, kau kenapa ? tiba-tiba memeluk Clara seperti itu" tanya Naufan yang juga merasa bingung dengan tingkah Nathan yang mendadak itu.
"Sudah lama aku tak melihat menu yang kau siapkan sayang. Aku jadi teringat ibuku" ucap Nathan yang sontak membuat semua orang yang ada disana terkejut.
__ADS_1
"Maaf kakak. Clara tidak tau kalau masakan ini akan membuat kakak jadi sedih seperti ini" ucap Clara meminta maaf karena membuat suasananya jadi buruk. Teman-teman Nathan yang mendengar hal itu hanya bisa diam saja. Karena mereka tau bahwa mereka tak seharusnya ikut berbicara saat ini. Mereka tau kondisi atau pandai menilai keadaan.
"Hahahaha kenapa minta maaf segala sayang. Aku sangat senang kau memasak menu ini. Karena aku sangat menyukainya. Sangat suka sekali" jawab Nathan dengan senyuman mengembang di bibirnya.
"Syukurlah jika begitu. Kalau begitu ayo kakak-kakak sekalian kita mulai makan malamnya" ucap Clara meminta semua orang untuk duduk dan menyantap makanan yang telah disiapkan. Mereka berlima pun mulai menyantap makanan, suasana ruang makan itu cukup hening, karena yang terdengar hanya suara gesekan sendok dan piring. Menurut mereka, ketika makan hendaknya tidak mengobrol agar bisa menyantap makanan dengan baik dan juga sangat nyaman.
"Tenang saja sayang. Jika mereka mau nambah nanti juga akan diambil sendiri" jelas Nathan yang diangguki oleh tiga temannya yang lain yang tengah asik menyantap makanan yang ada di piring mereka. Nathan, Rafael, Kenzo dan juga Naufan makan dengan sangat lahab sekali bahkan sampai nambah dua kali karena sangking laparnya dan mereka juga sangat menyukai masakan yang di masak Clara. Menurut mereka berempat rasanya sangat enak sekali karena itulah mereka sampai nambah.
Sehabis makan Clara hendak membersihkan meja makan dan mencuci piring kotor sehabis makan. Tapi, tiba-tiba Naufan mengintrupsi Clara dan mengatan sesuatu.
__ADS_1
"Clara biar aku saja yang bereskan. Kau pasti sudah lelah karena menyiapkan ini semua tadi. Duduk saja disana" ucap Naufan melarang Clara untuk membereskannya.
"Benar adik. Biar kami saja yang bereskan" sambung Rafael yang setuju dengan ucapan Naufan.
"Biar aku dan Rafael saja yang kerjakan" sambung Naufan lagi, karena berdua saja sudah cukup untuk membersihkan meja makan itu.
"Clara aja kak. Kakak kan tamu disini. Clara jadi gak enak" ucap Clara merasa tak enak jika dia hanya duduk saja ketika yang lainnya bebersih padahal ia adalah tuan rumahnya.
#Bersambung
__ADS_1