
"Ayah Sherly menemui orang tuaku untuk membujuk aku menjauhi dirimu Ra. Dia bilang bahwa kau tak lagi sama dengan kami. Beliau bilang bahwa kau hanya akan menjadi penghambat untuk masa depan kami karena perhatian kami hanya tertuju padamu waktu itu. Sebagai seorang sahabat sudah sewajarnya aku begitu perhatian dan menyayangi dirimu karena kau terkena musibah yang cukup berat untuk kau hadapi sendiri Ra. Tapi ayah Sherly beranggapan bahwa itu tidaklah berarti apapun. Karena ayah Sherly adalah kolega bisnis ayahku, ibuku memintaku untuk tidak membuat masalah dan aku terpaksa melakukannya. Tapi ayahku bilang aku tak perlu melakukannya. Kerena yang menentuka masa depan adalah tergantung pada diri kita sendiri. Aku takut, bahwa ayah Sherly akan memutus hubungan kerjasamanya dengan ayahku, karena itu aku terpaksa menjauhimu perlahan-lahan. Maaf Ra. Aku benar-benar terpaksa melakukannya. Sekarang tidak ada lagi hubungan kerjasama antara ayahku dan ayah Sherly. Karena itu aku datang menjelaskan semuanya padamu. Aku tak perlu takut lagi dengan ancaman yang ditujukan untuk diriku. Jika kau tak mau lagi bersahabat denganku. Aku tidak masalah Ra. Karena aku tau kesalahan yang telah aku perbuat Ra. Tapi kumohon tolong maafkan aku" jelas Morgan menceritakan permasalahan yang terjadi. Mendengar hal itu, hati Clara menjadi sakit. Dia tak menyangkan bahwa dalang dibalik semua ini adalah ayah sahabatnya sendiri, dan dia juga sedih mendengar bahwa Morgan sangat tertekan dan keluarganya hampir mendapatkan masalah yang besar karena Clara.
"Morgan. Kau bilang tadi bahwa kau di ancam ? tolong jelaskan padaku ?" tanya Clara pada Morgan karena merasa tak enak mendengar kata ancaman yang dikatakan Morgan itu.
"Ayah Sherly menemui aku secara pribadi. Dia mengatakan padaku, jika aku tidak menjauhimu, dia akan memutuskan hubungan kerjasama perusahaannya dengan perusahaan ayahku. Kerjasama itu sangat penting untuk perusahaan ayahku. Karena itulah aku tidak bisa mengabaikannya dan pada akhirnya aku pun menjauhi dirimu Ra" jelas Morgan.
__ADS_1
Mendengar hal itu Clara semakin tak bisa menahan tangisnya. Hatinya terasa sakit. Orang yang paling dekat dengan orang tuanya, malah melakukan hal jahat seperti itu. Padahal Clara sangat menghormatinya.
"Ra. Maaf untuk semua hal yang terjadi Ra" ucap Morgan sekali lagi meminta maaf pada Clara.
Karena tak sanggup menghentikan tangisnya ketika ia sedang berbicara. Clara benar-benar sangat terluka. Dia ingin memaki, tapi tak bisa ia lakukan. Dadanya benar-benar terasa sesak sekali.
__ADS_1
"Terimakasih sudah memberitahuku hal ini Morgan. Sekarang aku merasa lega karena mengetahui segala kebenarannya. Walaupun aku merasa sakit mendengarnya, setidaknya aku merasa sedikit lebih baik dari pada sebelumnya. Terimakasih" ucap Clara berterimakasih pada Morgan karena telah menceritakan sesuatu hal yang berat seperti ini padanya. Clara tau bahwa Morgan sangat kesusahan dalam memberitahukan soal kebenaran itu padanya.
"Kau tak perlu berterimakasih padaku Ra. Memang sudah seharusnya aku memberitahukan ini padamu" ucap Morgan sambil mengelus puncak kepala Clara dengan penuh kasih sayang.
#Bersambung
__ADS_1