My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#40


__ADS_3

Sebenarnya mendengar hal itu Clara menjadi sangat senang. Tapi Clara tidak enak jika hanya menerima pemberian dari Nathan saja.


"Sayang. Kenapa kau hanya diam saja ?" tanya Nathan.


"Kakak. Aku tidak ingin hanya menerima pemberian dari kakak saja. Aku juga ingin memberikan sesuatu pada kaka" ucap Clara dengan serius.


"Sayang. Kau cukup menjadi sosok istri yang baik saja. Menyayangiku. Mencintaiku dan memberikan kehangatan ketika aku pulang kerumah" ucap Nathan dengan nada seriusnya juga.


"Apa dengan itu kakak akan sangat bahagia. Kakak tidak akan mengeluhkan apapun nantinya kan ?" tanya Clara karena Clara masih ragu dengan pilihannya saat ini.


"Sayang. Aku sangat mencintaimu. Asalkan bisa bersama denganmu setiap saat. Aku sudah sangat bahagia sekali" jawab Nathan meyakinkan Clara.


"Sayang menikahlah denganku. Setelah itu kita bisa fikirkan kembali apa yang akan dilakukan" sambung Nathan.


"Kakak serius dengan ini bukan ?" tanya Clara memastikan.


"Apakah aku tampak seperti tidak serius sayang ? Aku sangat serius sekarang" ucap Nathan manatap lekat mata Clara.

__ADS_1


"Jadi. Apa jawabanmu sayang ?" tanya Nathan lagi.


"Aku bersedia kakak" ucap Clara dengan malu-malu.


"Apa yang kau bilang tadi sayang ?" tanya Nathan pura-pura tidak mendengar jawaban Clara.


"Aku bersedia menikah dengan kak Nathan" jawab Clara dengan suara yang sedikit di keraskan.


Mendengar hal itu Nathan menjadi sangat senang sekali. Nathan bahkan langsung memeluk erat Clara.


"Tidak apa-apa kakak. Yang penting kakak melakukannya dengan niat yang baik dan tulus" jelas Clara memeluk erat Nathan.


"Aku pasti akan sangat mencintaimu sayang. Aku akan berikan segalanya untukmu" ucap Nathan penuh sayang.


"Kakak. Jika kita menikah nanti bisakah pernikahannya di lakukan dengan nuansa yang sederhana dan hanya mengundang orang-orang terdekat saja" ucap Clara karena Clara tidak ingin menjadi sorotan karena menikahi Nathan yang memiliki reputasi yang luar biasa di luar sana.


"Sesuai keinginanmu sayang" ucap Nathan karena Nathan akan mengabulkan segala keinginan Clara apapun itu.

__ADS_1


"Aku sayang kakak" ucap Clara sambil mengecup pipi kiri dan kanan Nathan.


"Aku juga sangat menyayangimu sayang" ucap Nathan membalas ciuman Clara di pipinya.


Malam itu menjadi malam yang sangat penuh arti bagi Nathan dan juga Clara. Malam dimana mereka memutuskan untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang selanjutnya yaitu pernikahan.


Sebelum memutuskan kapan tanggal yang tepat untuk menikah. Tentunya Nathan dan Clara perlu mempersiapkannya dengan matang terlebih dahulu. Walaupun sudah memutuskan untuk menikah kedepannya.


Hari ini Clara berniat menyelesaikan persoalan hatinya dengan teman-teman atau sahabat-sahabatnya. Seperti yang telah terjadi sebelumnya Clara ketika hari kelulusannya hanya dihadiri dan di rayakan oleh Nathan dan juga Rafael. Sedangkan teman-temannya yang lain hanya sekedar mengucapkan selamat. Entah apa yang terjadi Clara tidak tahu dan tidak mengerti.


Clara mencoba menghubungi mereka satu persatu tetap tidak ada yang mengangkat maupun membalas pesan Clara.


"Apa aku telah melakukan suatu kesalahan. Sehingga mereka mengabaikan diriku seperti ini. Sebenarnya apa yang terjadi" ucap Clara dalam hatinya memikirkan sebenarnya apa kesalahannya.


Lalu tiba-tiba ponsel Clara bergetar menandakan ada telfon yang masuk dan Clara langsung mengangkatnya.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2