
"Tentu saja aku sangat senang sekali kakak. Sudah lama sekali aku tak datang kesini, ternyata sudah banyak hal yang berubah dari terakhir kali aku datang bermain kesini. Dulu disini tak terlalu banyak pengunjung, tapi lihatlah sekarang semenjak adanya tempat nongkrong disini makanya tempat ini selalu ramai dikunjungi khususnya oleh para muda mudi yang ingin ngumpul bersama dengan suasana pantai yang sejuk dan indah kala di pandang oleh mata memandang" jelas Luna panjang lebar sangking bersemangatnya menjelaskan kenapa pantai ini sangat ramai dari yang dulu ketika terakhir kali ia kesini.
"Hahahaha kesayanganku benar-benar sangat bersemangat sekali" ucap Rafael tertawa sambil memeluk tubuh Luna dari belakang. Luna yang mendapat perlakuan manis dari Rafael menjadi tersipu malu karenanya, Luna memegang tangan Rafael yang melingkar di pinggangnya dengan lembut dan memainkan jemari Rafael dengan santainya. Mereka menikmati pemandangan pantai sambil berpelukan seperti itu tanpa peduli orang-orang memperhatikan mereka dari kejauhan.
__ADS_1
"Kakak, ayo kita duduk di dekat bebatuan itu" ajak Luna sambil menarik tangan Rafael pelan menuju kebebatuan itu berada, mereka duduk bersebelahan sambil menikmati suasana pantai yang sejuk. Rafael terus memandangi wajah cantik Luna yang terlihat sangat bahagia sekali, Rafael senang dan bersyukur membawa Luna kesini dengan begitu ia menciptakan moment kenangan yang indah bersama Luna. Apalagi Luna tampak begitu sangat menyukai tempat ini begitulah pikirnya.
"Kakak, nanti jika suatu hari nanti Luna melakukan kesalahan atau sesuatu yang tak kakak sukai, kakak harus langsung menegur aku oke, karena aku tak ingin berpisah atau jauh dari kak Rafael, aku ingin selalu bisa berada disisinya kak Rafael, mungkin karena aku sudah sangat sayang sekali dengan kak Rafael makanya begitu banyak ketakutan yang terfikirkan olehku" ucap Luna tiba-tiba yang membuat Rafael tersentak karena terkejut mendengarnya, Rafael terus memperhatikan wajah cantik Luna ketika berbicara dan ketika Luna berkata bahwa Luna takut kehilangan Rafael, wajah Rafael seketika di buat tersipu malu karenanya, untung saja Luna tak melihat ke arahnya melainkan melihat ke arah laut nan biru itu. Rafael tak kunjung menjawab pernyataan Luna itu, Luna yang menunggu tanggapan Rafael melihat ke arah Rafael yang tengah memalingkan wajahnya ke arah yang berlawanan, Luna dibuat bingung dengan tingkah Rafael yang seperti itu.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja sayang. Aku hanya terharu dengan perkataanmu tadi yang mengatakan bahwa kau takut kehilangan diriku dan ingin terus bersama denganku disisiku. Aku jadi tersipu malu karenanya. Terimakasih sayang telah menyukaiku sebanyak itu. Aku pun juga memiliki perasaan yang sama denganmu, aku juga takut kehilangan kau Luna. Karena jarang sekali berhubungan dengan lawan jenis aku sedikit kebingungan bagaimana caranya agar kau tak bosan bersamaku, aku berusaha agar selalu memberikan yang terbaik untuk dirimu, karena aku berharap kau tak mempermasalahkan bagaimanapun diriku. Ayo kita saling berusaha bersama" jawab Rafael sambil menggenggam tangan Luna dan menatap lekat mata Luna yang berbinar karena pengakuan cinta dari Rafael. Luna tak menyangka bahwa Rafael akan mengatakan kata-kata manis seperti itu padanya. Benar-benar membuat terharu.
#Bersambung
__ADS_1