
"Hallo, Selamat siang. Apakah anda yang bernama Naufan ?" tanya perempuan itu pada Naufan yang tengah menundukkan kepalanya karena stres dengan keadaan yang menimpa dirinya mengikuti kencan buta yang telah disiapkan oleh ibunya.
Mendengar seseorang berbicara padanya, Naufan langsung melihat ke arah perempuan yang menyapanya dan entah kenapa ia merasa familiar dengan wajah perempuan itu. Naufan merasa bahwa ia pernah bertemu dengan perempuan ini, tapi dia tak ingat dimana pernah bertemu sebelumnya.
"Hallo. Saya Naufan, apakah anda adalah teman kencan saya hari ini ?" tanya Naufan pada perempuan itu sambil berdiri menunjukkan kesopanannya. Walaupun Naufan enggan untuk melakukan kencan buta, tapi karena sudah sampai disini setidaknya ia harus memperlakukan teman kencannya dengan baik agar meninggalkan kesan baik ketika di dengar oleh ibunya nanti.
"Sebelum itu, silahkan duduk dulu" ucap Naufan mempersilahkan perempuan itu untuk duduk terlebih dahulu baru melanjutkan pembicaraan mereka. Perempuan itu tersenyum sembari melihat ke arah Naufan dan duduk dihadapan Naufan.
__ADS_1
"Hallo perkenalkan nama saya Sherly. Senang bertemu dengan anda" jawab Sherly memperkenalkan dirinya pada Naufan.
"Kau bisa memanggilku kakak, dan tak usah berbicara formal begitu, santai saja begitu lebih baik" ucap Naufan yang tak suka ketika Sherly berbicara terlalu formal padanya, seakan-akan dia sedang bekerja saja, begitulah pikirnya.
"Baik kak Naufan" jawab Sherly yang masih terlihat sangat sopan sekali duduk dihadapan Naufan sekarang.
"Sepertinya aku baru pertama kali bertemu dengan kak Naufan, kenapa kak ? Apakah aku terlihat seperti orang yang kakak kenal ?" tanya Sherly penasaran karena pertanyaan Naufan seolah-olah menyiratkan bahwa mereka berdua pernah bertemu sebelumnya.
__ADS_1
"Tidak. Bukan apa-apa. Sepertinya aku salah ingat" jawab Naufan singkat dengan wajah datarnya yang sangat terlihat.
"Apa kakak tidak senang dengan pertemuan kita hari ini ? Apakah aku melakukan kesalahan ?" tanya Sherly yang merasakan bahwa Naufan bersikap dingin padanya. Padahal Sherly rasa ia tak melakukan kesalahan apapun.
"Apa kau pikir datang ke perjodohan seperti ini akan menyenangkan ? Aku bahkan tak tau kenapa bisa datang kesini" jawab Naufan yang seperti melampiaskan kekesalannya pada Sherly karena tak tertarik dengan pasangan kencan butanya. Entah kenapa Naufan merasa ada sesuatu yang tidak baik ada dalam diri Sherly yang membuat Naufan tak suka dengan kehadiran Sherly yang ada dihadapannya saat ini. Entah kenapa itu membuatnya semakin tak enak berada disini.
"Jika kakak merasa tak senang dan keberatan, kenapa kakak bersedia melakukannya ? Bukankah ini sama seperti mempermainkan orang lain. Aku bahkan sudah bersusah payah untuk bisa datang kesini. Setidaknya apakah kakak tidak bisa memperlakukan orang lain sedikit lebih baik. Kakak terlihat dingin sekali padaku" ucap Sherly yang kesal dengan perkataan Naufan. Seolah-olah Sherly merasa bahwa ialah yang mengatur kencan buta itu. Padahal Naufan sendiri yang menyetujui untuk datang kesini dan malah dia juga yang memperlakukan orang lain dengan tidak baik.
__ADS_1
#Bersambung