
Clara mengikuti Luna dari belakang. Ketika masuk Clara benar-benar terkejut melihat siapa yang tengah berada di sana. Nathanlah orangnya dengan setelan jas hitam yang sangat elegan sambil memegang sebuket bunga mawar di tangannya dan tempat itu dihiasi dengan lilin-lilin yang membentuk hati dan lampu-lampu serta pernak pernik yang tampak sangat mengagumkan. Sangat romantis begitulah pikir Clara.
"Kak Nathan. Kenapa kakak ada disini ?" tanya Clara terkejut melihat kehadiran Nathan disana. Nathan tidak menjawab pertanyaan Clara, dia hanya tersenyum sembari tetap berdiri di posisinya tadi.
"Ra. Ayo samperin kak Nathan ke sana ?" ucap Luna yang diiyakan Clara. Clara berjalan menghampiri Nathan seorang diri dan entah kenapa jantungnya berdegub dengan sangat kencang karena keadaan moment yang romantis seperti ini.
"Kak Nathan" panggil Clara ketika Clara sudah berada dihadapan Nathan. Nathan memberikan buket bunga mawar yang dipegangnya pada Clara, dan refleks Clara langsung menerimanya.
__ADS_1
"Kak Nathan ini maksudnya apa ?" tanya Clara yang semakin bingung dan entah kenapa jantung Clara semakin berdegub kencang. Clara merasa bahwa moment yang sangat besar akan datang menghampiri dirinya.
Nathan tiba-tiba berlutut dihadapan Clara yang sontak membuat Clara kaget dengan hal itu. Nathan mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku dalam jasnya, membukanya, dan menyodorkannya kehadapan Clara. Clara yang melihat hal itu langsung kaget, ia melihat sepasang cincin di kotak kecil itu.
"Sayang. Will you marry me ?" ucap Nathan dengan senyum manis mengembang menghiasi wajah tampannya itu. Clara yang mendengar hal itu tiba-tiba terharu dan menangis dan Clara menganggukkan kepalanya tanda mengiyakan ajakan menikah Nathan.
Nathan melepas pelukannya dari tubuh Clara, mengenggam jemari tangan Clara dan menautkan cincin di jari manis Clara, begitu pun Clara sebaliknya juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Nathan padanya. Clara tak henti-hentinya menangis haru karena hal ini.
__ADS_1
"Sayang jangan menangis" ucap Nathan penuh cinta sambil mencium kening Clara sayang.
"Aku gak nangis kak. Tapi terharu. Clara gak nyangka bakal di lamar kek gini sama kak Nathan. Makasih banyak kak. Clara sayang banget sama kak Nathan. I love u" ucap Clara memeluk Nathan dengan sangat erat dan di balas peluk oleh Nathan dengan penuh kasih sayang.
Dilain sisi, lamaran itu disaksikan oleh Luna, Rafael, Kenzo, Naufan dan Lani. Mareka menyaksikan sambil merekam serangkaian acara pada malam hari ini. Luna sangat terharu melihat temannya sekaligus sahabat terbaiknya di lamar dengan penuh romansa yang sangat indah ini. Sebentar lagi sahabat baiknya akan menikah dan menjalani bahtera lika liku kehidupan rumah tangga, Luna selalu berharap agar Clara bisa terus bahagia dan Nathan akan selalu mencintai dan manyayangi Clara hingga Maut memisahkan mereka berdua.
"Gue berharap lo akan selalu tersenyum dan berbahagia seperti sekarang Ra" ucap Luna dalam hati. Luna tak henti-hentinya menangis melihat moment haru sahabatnya itu hingga Rafael memeluk erat tubuh kekasihnya itu dengan penuh sayang.
__ADS_1
#Bersambung