
Di suatu taman, ada seorang gadis yang tengah berkutik dengan fikirannya, dia adalah Sherly. Sherly hingga detik ini masih menaruh dendam dengan Naufan yang yang memperlakukan dia dengan buruk ketika waktu kencan buta tempo hari. Untuk pertama kalinya, ia diperlakukan seperti itu oleh orang lain, harga diri Sherly terasa diinjak oleh Naufan.
"Aku masih belum bisa melupakan pria itu. Beraninya dia memperlakukan aku seperti itu. Memangnya dia pikir dia siapa, bisa seenaknya seperti itu" ucap Sherly didalam hati. Sherly mau membalas Naufan apapun yang terjadi. Jadi Sherly sedang memikirkan sebuah ide untuk membalas Naufan agar Naufan menyesali perbuatannya itu pada Sherly.
Tak membutuhkan waktu lama, Sherly terfikirkan sebuah ide. Sherly menghubungi kakaknya dan menanyakan tentang perihal orang tuanya Naufan dan meminta nomor telfon orang yang mengatur kencan butanya dengan Naufan. Mendengar permintaan adiknya, tentu saja kakak Sherly langsung memberikan nomor telfonnya ibu Naufan, dan dimulailah rencana licik Sherly untuk membuat Naufan menyesal dan terlibat dalam masalah dengan ibunya.
"Aku pasti akan membalas perbuatanmu. Tunggu saja, akan aku buat kau akan menyesalinya" ucap Sherly dalam hati dengan seringai yang menghiasi sudut bibirnya tanda bahwa dia bersungguh-sungguh dengan ucapannya itu.
__ADS_1
Sherly pun menghubungi ibunya Naufan memberitahukan sikap Naufan padanya yang sangat keterlaluan menurutnya. Panggilan telfon itu pun terhubung dan dijawab oleh ibunya Naufan.
"Hallo, dengan siapa ini ?" ucap ibu Naufan memulai pembicaraan karena tidak mengenali nomor telfon Sherly.
"Hallo tante, perkenalkan nama saya Sherly, putrinya bapak Chandra Gunawan, saya adalah temannya kencan buta putra anda beberapa waktu yang lalu" sapa Sherly sampai memperkenalkan dirinya pada ibu Naufan, agar ibu Naufan mengenali dirinya.
"Ternyata nak Sherly, ada apa ya menghubungi tante ? Apa terjadi sesuatu antara kau dan Naufan ?" tanya ibu Naufan yang penasaran kenapa Sherly tiba-tiba menghubungi dirinya. Padahal Naufan mengatakan bahwa kencannya dengan Sherly gagal karena merasa tak cocok dengan sifat Sherly yang bertolak belakang dengan keinginannya.
__ADS_1
"Naufan hanya mengatakan bahwa ia tidak menemukan kecocokan denganmu nak" jawab ibu Naufan sejujurnya.
"Apa hanya itu tante ? soalnya kak Naufan bersikap buruk waktu itu" ucap Sherly mengadu pada ibu Naufan.
"Apa ? melakukan hal buruk, coba katakan pada tante apa yang dilakukan Naufan pada dirimu" ucap ibu Naufan yang sangat kaget mendengar pernyataan Sherly terhadap Naufan putranya itu.
Sebenarnya ibu Naufan cukup bingung dengan perkataan Sherly barusan, karena dia tau seperti apa sifat anaknya, setidak sukanya dia pada seseorang, Naufan tidak akan memperlakukan orang itu dengan buruk. Biasanya Naufan hanya akan mengabaikan orang itu saja tanpa melakukan hal-hal yang jahat.
__ADS_1
"Baru beberapa saat bertemu, kak Naufan langsung pergi meninggalkan saya tanpa sepatah katapun. Saya bahkan tak melakukan apapun, hanya duduk saja didepan dia. Saya merasa harga diri saya terluka, padahal saya sudah bersedia untuk bertemu dengan putra tante. Tapi saya diperlakukan seperti itu tanpa sebab yang saya tidak ketahui apa" jelas Sherly memberitahukan keluhannya terhadap Naufan pada ibu Naufan dengan menggunakan nada sedih yang dibuat-buat seolah Sherly benar-benar sangat terluka karena tindakan Naufan tempo hari itu.
#Bersambung