My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#50


__ADS_3

"Kau sendiri kenapa berkeliaran di sini sendirian ?" tanya Rafael pada Luna.


"Aku mau mengambil pesanan sekaligus membeli hadiah untuk ulang tahun temanku" jelas Luna.


Kebetulan sebentar lagi Ayu akan berulang tahun dan Luna ingin memberinya hadiah.


"Kalau begitu mau ku temani ? kebetulan aku sedang bosa berjalan sendirian" ucap Rafael menawarkan diri untuk menemani Luna.


"Apa kakak tidak keberatan ? Apa kakak tidak ada kesibukan lain? Aku takut malah merepotkan kakak nantinya" jelas Luna takut merepotkan Rafael jika mengikutinya berkeliling mall untuk mencari hadiah yang cocok.


"Aku sedang luang hari ini. Jadi, tidak masalah" ucap Rafael meyakinkan Luna untuk membiarkannya ikut bersama Luna berkeliling mall.


"Kalau begitu ayo kak. Temani aku mengambil pesanan dulu di sana" ucap Luna mengajak Rafael ke toko perhiasan.

__ADS_1


Mereka berdua pun pergi ke toko perhiasan untuk mengambil pesanan Luna terlebih dahulu, baru setelah itu pergi mencari dan membeli hadiah untuk Ayu. Situasi di antara mereka tidak canggung seperti waktu itu. Rafael mencoba mendekatkan dirinya pada Luna untuk saling mengenal satu sama lain. Begitu pun dengan Luna, Luna juga mencoba untuk mengakrapkan diri dengan Rafael. Mereka berjalan-jalan cukup lama. Ketika di rasa sudah cukup lelah. Mereka berdua memutuskan untuk mencari makan terlebih dahulu. Sesampainya di salah satu restoran yang ada di mall itu. Mereka memilih meja yang ada di pojok agar tak terlalu bising karena keadaan restoran itu cukup ramai saat ini.


"Kakak ingin pesan apa ?" tanya Luna menyodorkan menu yang ada di restoran itu.


"Bifu Wagyu Tenderloin, Aglio Olio dan Lemon tea" ucap Rafael sambil melihat menu. Luna pun memanggil pelayan resto ingin memesan makanan.


"Ada yang bisa saya bantu nona ?" ucap pelayan itu.


"Aku ingin memesan" ucap Luna. Seketika pelayan itu langsung mengambil buku catatan untuk mencatat pesanannya.


"Apakah kakak datang ke mall untuk bertemu teman kakak yang sudah lama tak bertemu ?" tanya Luna yang sudah penasaran sedari tadi. Teman mana yang di temui Rafael di tempat ini.


"Bukan seperti itu. Kami lumayan sering bertemu juga. Dia memintaku untuk datang ke sini. ingin mengundangku secara langsung ke pernikahannya bulan depan" jelas Rafael menjelaskan situasi pertemuannya dengan Bobi.

__ADS_1


"Jadi teman kakak akan menikah ?" tanya Luna memastikan lagi.


"Ya begitulah" jawab Rafael singkat.


"Apakah kakak dan kak Nathan sudah berteman sejak lama ?" tanya Luna penasaran dengan hubungan Rafael dan Nathan.


"Aku sudah berteman dengannya sedari kecil" jawab Rafael.


Lalu tiba-tiba makanan pesanan mereka sampai. Mereka tetap melanjutkan obrolan mereka walaupun sedang makan sekalipun. Ketika asik memakan makanan yang mereka pesan. Seseorang menghampiri mereka berdua.


"Hy Lun" sapa orang itu pada Luna. Mendengar namanya di panggil Luna melihat ke arah orang itu bahkan Rafael juga ikut menoleh karena nama Luna di panggil.


"Morgan" panggil Luna karena yang menyapa Luna adalah Morgan salah satu sahabat Luna dan Juga Clara. Morgan melihat ke arah Rafael dan menundukkan kepalanya tanda menyapa Rafael sebagai tindakan sopan santun.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2