My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#80


__ADS_3

"Sebenarnya gue mau ajakin lo ketemuan. Udah lama banget kita gak jalan bareng Lun. Gue jadi kangen banget sama lo. Makanya gue mau ajakin lo ketemuan besok kalo lo bisa sih" jawab Sherly mencoba menjelaskan maksudnya pada Luna.


"Sorry banget. Gue gak bisa. lain kali aja ya Sher" jawab Luna meminta maaf karena tak bisa menerima ajakan Sherly untuk berkumpul bersama.


"Gapapa kok Lun. Kapan lo ada waktu kira-kira ?" tanya Sherly menanyakan waktu luang Luna.

__ADS_1


"Gue gak bisa mastiin sih. Soalnya gue kerja kan jadi dokter. Kalau pasian lagi banyak-banyaknya, gue gak ambil hari libur. Tergantung keadaan sih sebenarnya. Kenapa lo gak ajakin Clara aja buat ketemuan. Gue yakin dia pasti bisa dan mau luangkan waktunya buat ketemu sama lo" ucap Luna mengatakan pada Sherly untuk mengajak Clara saja ketemuannya. Karena Luna tak bisa menerima ajakan Sherly.


"Gue pikirin dulu. Soalnya gue cuman mau ketemu lo saat ini. Ketemu sama Clara nanti-nanti aja deh" ucap Sherly dengan nada malas dan lesu.


"Sebenarnya ada apa sih sama lo berdua. Dulu tu kita temanan, sahabatan. Nah tetiba lo sama Morgan ngejauhin Clara. Ada apa sebenarnya ? kasih tau gue ada apa dengan lo berdua ?" tanya Luna tersulut emosi karena jawaban Sherly. Ditambah udah sejak lama Luna penasaran dengan perubahan sikap sahabat-sahabatnya itu. Luna sebenarnya juga merasa bersalah karena tiba-tiba tak menghubungi Clara lagi waktu itu, tapi itu murni karena ia fokus pada pendidikannya, bukan karena hal yang lain. Tapi Sherly dan Morgan, padahal saty jurusan satu fakultas perubahan sikap mereka sangat terlihat sekali, seperti ada sesuatu yang terjadi dengan mereka berdua.

__ADS_1


"Gue murni karena pendidikan gue. Karena gue sempat nyerah. Karena itu gue mutusin kontak gue sama semua orang termasuk lo juga bukan Clara doang. Sekarang gue mau tau alasan lo kenapa ? Disuruh bokap nyokap lo buat ngejauhin Clara. Bener kan tebakan gue. Lo pikir gue gak tau. Gue tu hafal banget sama kelakuan keluarga lo dan lo tau aja, orang tua lo nemuin orang tua gue dan bilang semuanya bahkan mereka nyuruh orang tua gue buat gue ngejauhin Clara juga. Emangnya kalian siapa ? ada hak apa nyuruh-nyuruh nyokap bokap gue kek gitu. Lo gak tau aja, bokap nyokap gue tu gak pernah larang-larang gue berteman dengan siapapun. Gak nyangka gue, lo sepengecut itu. Pecundang lo" jelas Luna panjang lebar yang sebenarnya ia sudah tau sejak lama alasan Sherly dan Morgan mulai menjauhi Clara. Karena dimintai oleh orang tua mereka sendiri. Ingin rasanya Luna memberitahu Clara tentang hal ini, tapi ia takut bahwa nantinya Clara akan terluka karena mengetahui hal yang sebenarnya. Itu hal yang paling tidak diinginkan Luna terjadi. Cukup dia saja yang tau, Clara tidak.


'"Jika selama ini lo tau, kenapa lo cuman diam aja" ucap Sherly yang tak tau harus berkata apa. Karena ia sudah sangat tersudutkan oleh Luna dan perkataan Luna memang benar adanya.


"Kenapa lo gak bilang aja ke Clara semuanya. Kenapa lo hanya diam aja Lun ? Lo sengaja kan biar bisa ngolok-ngolok gue. Karena gue pengecut seperti yang lo bilang. Iya kan ?" sambung Sherly tersulut emosi.

__ADS_1


#Bersambung


__ADS_2