
"Kakak tenang saja, kakak pikir aku akan terus seperti ini. Aku hanya beristirahat sejenak sebelum memasuki babak baru dalam hidupku yang akan dimulai nanti. Aku hanya ingin bersantai sebentar lagi saja" jelas Andin yang mengatakan atau memperjelas apa yang difikirkan oleh kakaknya itu tidaklah benar. Andin tau bahwa kakaknya itu sangat mengkhawatirkan dirinya, tapi Andin bukanlah sosok yang akan bermalas-malasan seperti itu tanpa sebab yang jelas.
"Aku beri waktu satu bulan. pikirkanlah apa yang ingin kau lakukan. Jika sampai saat itu kau belum memikirkan apapun, aku akan kembali mengirimmu ke Inggris untuk melanjutkan kuliahmu. Tentu saja aku akan membuat ayah dan ibu untuk menyetujui rencanaku ini. Maka pikirkanlah dari sekarang" ancam Yoga pada Andin, agar Andin secepatnya menentukan hal yang ingin ia lakukan selain bermalas-malasan di rumah seperti ini. Mendengar hal itu, Andin semakin dibuat kesal oleh kakaknya itu. Bisa-bisanya kakaknya terfikirkan untuk mengirimkan Andin kembali ke Inggris. Padahal Andin mati-matian menyelesaikan pendidikannya secepat mungkin disana untuk bisa kembali ke rumahnya.
"Apa kakak mengancamku sekarang ? Urus saja urusan kakak sendiri, jangan ikut campur urusan orang lain" ucap Andin kesal sambil berdiri pergi meninggalkan Yoga di ruang keluarga itu sendiri dengan raut wajah yang menahan amarah karena kesal.
__ADS_1
"Ada apa sih dengan kakak hari ini ? kenapa dia tiba-tiba ngeselin gitu sih ? Ah.... jadi malas di rumah jadinya" kesal Andin yang saat ini tengah berada di kamarnya sambil merebahkan tubuhnya di atas kasur dengan kasar.
"Gara-gara kakak. Aku jadi bosan di rumah. Moodku juga jadi buruk karenanya. Ingin keluar, tapi aku tak tahu ingin pergi kemana dan dengan siapa. Ah... malangnya nasibku" ucap Andin dalam hati sambil menghela nafasnya.
Andin mengambil ponselnya dan mengetikkan nama Clara di layar ponselnya dan menghubungi Clara. Tak membutuhkan waktu lama, panggilan telfon itu pun terhubung dan terdengar suara dari seberang sana.
__ADS_1
"Hallo Ra. Kabarku baik. Kamu apa kabar ?" tanya balik Andin pada Clara terkait keadaannya sekarang.
"Aku juga baik. Ada apa nelfon Ndin ?" tanya Clara yang penasaran kenapa sahabatnya itu menghubunginya pagi-pagi begini. Biasanya kalau mau ketemuan, Andin akan menghubungi sehari sebelum bertemu dan biasanya ia akan menghubungi ketika sore hari atau malam hari. Karena itu Clara merasa penasaran dengan hal yang akan dikatakan Andin padanya sekarang, sebab Andin tak biasanya menelfon ia pagi-pagi begini.
"Apakah kau sibuk hari ini Ra ? Aku bosan di rumah, ingin keluar rasanya. Tapi tak ada yang bisa ku ajak untuk keluar" tanya Andin pada Clara, apakah Clara ada waktu luang hari ini untuk pergi bermain dengannya keluar.
__ADS_1
"Maaf Ndin, hari ini aku gak bisa. Banyak hal yang harus aku kerjakan di rumah. Di tambah nanti aku mau keluar juga dengan kak Nathan untuk membeli kebutuhan dapur yang sudah habis" jawab Clara meminta maaf pada Andin karena tak bisa menemani ia pergi bermain keluar bersama dengannya hari ini karena kesibukan Clara yang tak bisa ditinggali, sebab jika tidak diselesaikan hari ini, maka akan semakin banyak hal yang perlu ia selesaikan.
#Bersambung