My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#203


__ADS_3

Luna semakin dibuat bingung oleh sikap Sherly yang tiba-tiba menghubungi dirinya padahal selama ini ia tak pernah lagi menghubungi Luna bahkan semenjak Sherly menjauhi Clara, hubungan Luna dan Sherly juga ikut merenggang karenanya.


"Tidak ada hal terlalu penting yang ingin aku katakan, aku hanya ingin bertemu denganmu saja. Maaf sudah mengganggu waktumu Lun, selamat bekerja" ucap Sherly tak jadi mengatakan hal yang ingin ia tanyakan dan dengar dari Luna. Karena Sherly tau bahwa dirinya dan Luna sudah sangat jauh sekarang tidak seperti dulu lagi. Begitulah pikirnya.


"Baiklah, tidak menganggu kok. Kau tak perlu khawatir, kalau begitu aku lanjut bekerja dulu" ucap Luna mengakhiri panggilan telfonnya dengan Sherly karena Luna harus mulai bekerja sekarang sudah waktunya ia memeriksa pasien yang datang untuk berobat dan hal yang lainnya. Setelah panggilan telfon itu selesai, Sherly semakin dibuat tak bersemangat karena Sherly merasa bahwa ia mendapat karma dari segala hal yang telah ia lakukan selama ini. Padahal dia tak bermaksud jahat, hanya mengikuti perintah orang tuanya saja tapi ialah yang terkana dampaknya. Sherly kembali merebahkan tubuhnya di atas kasur karena tak bersemangat lagi untuk melakukan apapun hari ini. Sedang asik tidur untuk menghilangkan stresnya, tiba-tiba pintu kamar Sherly di ketuk oleh seseorang dan masuklah ibunya yang tengah memeriksa apakah Sherly sudah bangun atau belum. Sherly di rumah itu dianggap sebagai anak kesayangan karena ia adalah satu-satunya anak perempuan di keluarganya. Karena itu juga Sherly sangat dimanja dan dijaga oleh ayahnya.

__ADS_1


"Sayang, ayo bangun, momy suda siapkan sarapan kesukaanmu" ucap ibunya Sherly membangunkan Sherly yang masih berbaring di atas tempat tidurnya tanpa ada niat untuk bangun karena ia masih belum bersemangat untuk menjalani hari ini.


"Aku sarapannya nanti saja mom, lagi gak enak badan nih. Aku gak bersemangat sekarang" ucap Sherly yang membuat ibunya jadi khawatir melihat putri kesayangannya itu tengah sakit sekarang.


"Biarkan aku tidur lebih lama lagi mom. Aku mohon" ucap Sherly dengan nada suara rendahnya yang membuat ia terlihat seperti orang yang tengah sakit. Padahal sebenarnya ia baik-baik saja.

__ADS_1


"Tidak perlu mom, aku hanya perlu istirahat saja. Mom tak perlu khawatir. Nanti juga akan baikan" ucap Sherly memberitahu ibunya agar tak perlu memanggil dokter untuk memeriksakan keadaan Sherly.


"Baiklah. Beristirahatlah sayang. Mom akan bilang ke dadymu bahwa kau tak bisa ikut sarapan karena tak enak badan" ucap ibunya sambil beranjak dari ranjang Sherly dan keluar dari kamar Sherly menuju ruang makan.


Dilain sisi, saat ini Morgan tengah sarapan bersama keluarganya. lalu tiba-tiba ayah Morgan memberitahukan sesuatu yang membuat seluruh anggota keluarga Morgan terkejut dan tak percaya dengan hal yang ia dengar.

__ADS_1


"Minggu depan kita semua harus datang ke acara pernikahan rekan bisnis papa dan papa mendapatkan dua undangan sekaligus dari pihak pengantin laki-lakinya dan keluarga pihak pengantin perempuannya. Karena itu kalian harus luangkan waktu untuk kita pergi kesana, terutama dirimu Morgan. Kau harus datang keacara pernikahan itu" ucap ayah Morgan yang membuat seisi keluarga menghentikan aksi makan sarapan paginya, dan ucapan ayah Morgan itu membuat Morgan bingung, kenapa ia harus datang ke acara pernikahan yang bukan kenalannya itu.


#Bersambung


__ADS_2