
"Apakah semua berkas untuk meeting sudah siap semua ?" tanya Nathan pada sekretarisnya.
"Sudah siap tuan" jawab Thomas sekretaris Nathan
"Berikan padaku. Aku ingin melihatnya" Ucap Nathan
Thomas langsung memberikan berkas-berkas itu pada Nathan. Nathan tampak fokus melihat-lihat berkas tersebut dan sesekali keningnya juga berkerut menandakan ada sesuatu yang salah dengan berkasnya. Tapi Nathan tampak diam saja tak mengatakan apapun. Hal ini sontak membuat Thomas sedikit takut. Karena jika ada saja kesalahan dalam berkas tersebut sudah dipastikan amukan murka Nathan akan menggema disetiap sudut ruang rapat nanti. dan Thomas pun pasti akan terkena dampaknya juga. Karena sebelum diberikan kepada Nathan semua berkas-berkas akan diterima oleh sekretaris terlebih dahulu dan tentu saja Thomas juga akan kena nantinya.
"Berapa lama lagi rapat akan dimulai" tanya Nathan kepada Thomas. Spontan Thomas langsung terkejut
"Satu setengah jam lagi tuan" jawab Thomas
"Bawakan aku berkas-berkas yang akan diperiksa" perintah Nathan kepada Thomas
__ADS_1
"Baik tuan" Ucap Nathan bergegas mengambil dan menyiapkan berkas-berkas yang akan diperiksa Nathan
Tak membutuhkan waktu lama. Thomas kembali keruangan Nathan dengan setumpuk berkas-berkas yang akan diperiksa Nathan. Karena inilah Nathan sibuk bekerja dan tak ada waktu untuk beristirahat. Karena setiap hari pasti ada saja tumpukan berkas-berkas seperti yang sekarang ini.
Perusahaan Nathan dikenal sebagai perusahaan No. 1 di negara ini. Karena itu tak dipungkiri sangat banyak pekerjaan yang harus ia lakukan. Tak hanya Nathan tapi seluruh karyawan-karyawannya juga memiliki pekerjaan yang banyak. Tentunya setiap kerja keras mereka dibayar dengan upah yang sesuai. Di perusahaan ini segala sesuatunya terjamin. Tidak ada karyawannya yang tidak sejahtera. Karena Nathan berusaha untuk menciptakan lapangan kerja yang makmur dan sejahtera. Tentunya diimbangi dengan kinerja para pekerjanya.
"Selagi aku memeriksa berkas-berkas ini kembalilah kemejamu dan panggil aku jika rapat akan dimulai" Ucap Nathan pada Thomas
"Baik tuan" jawab Thomas kepada Nathan
Tak lama setelah itu waktu rapat akan dimulai. Thomas bergegas keruangan Nathan.
( tok.... tok..... tok.... ) Thomas mengetok ruangan Nathan
__ADS_1
"Masuk" ucap Nathan dari dalam ruangan
"Tuan, lima menit lagi rapat akan di mulai" Ucap Thomas pada Nathan mengingatkan
Nathan langsung bergegas bersiap-siap untuk pergi ke ruang rapat. Tak lupa pula Thomas juga sudah siap dengan segala berkas-berkas dokumen yang akan dibahas dalam rapat nanti.
Setelah usai rapat. Nathan kembali keruangannya. Rapat kali ini untung saja selesai dengan baik. Karena jika ada saja kesalahan walau hanya sedikit. Suasana dalam rapat akan berubah menjadi neraka karena amarah Nathan yang meledak-ledak. Melihat dari raut wajah Nathan yang cukup stabil membuat seluruh anggota/ staff yang ikut rapat menjadi lega.
" Apakah setelah ini ada jadwal yang lain" tanya Nathan kepada Thomas
" Tidak ada tuan" jawab Thomas
" Baiklah. Hari ini aku ingin pulang lebih cepat dari biasanya jadi siapkan segala berkas-berkas yang harus aku selesaikan hari ini" Perintah Nathan pada Thomas
__ADS_1
" Baik tuan, saya akan siapkan segera" Ucap Thomas sambil pergi meninggalkan ruangan Nathan untuk mempersiapkan semua berkas-berkas yang harus diperiksa Nathan.
#Jangan lupa like dan comentnya