
Rafael melihat Clara dan pandangan Rafael langsung tertuju pada Luna tanpa sengaja. Nathan dan Kenzo melihat ke arah yang dilihat oleh Rafael.
"Hallo kak Nathan, kak Rafael dan kak Kenzo" sapa Clara pada ke tiga pria itu.
"Hy sayang" ucap Nathan sambil memeluk Clara. Sedangkan Rafael dan Kenzo juga langsung menyapa Clara dan mereka berdua tak percaya dengan apa yang di lihatnya karena Nathan memeluk Clara di depan mereka.
"kakak. Lepas" ucap Clara meminta Nathan melepaskan pelukannya. Nathan pun melepaskan pelukannya pada Clara.
" Oh iya. Kenalin ini sahabat aku namanya Luna" ucap Clara memperkenalkan Luna pada Nathan, Rafael dan Kenzo.
"Lun. Ini kak Nathan. Yang ini kak Rafael dan yang di sana kak Kenzo" ucap Clara memperkenalkan mereka satu persatu.
"Hallo kakak-kakak sekalian. Salam kenal" ucap Luna menyapa Nathan, Kenzo dan juga Rafael.
"Hallo Luna" sapa Nathan dan Rafael sedangkan Kenzo mengangguk tanda menyapa Luna juga.
"Ayo duduk" ucap Nathan mempersilahkan Clara dan Luna duduk. Posisi duduknya Nathan dan Clara bersebelahan sedangkan Luna, Rafael dan Kenzo duduk di hadapan Nathan dan juga Clara. Lalu tiba-tiba Rafael bersuara mengatakan sesuatu.
"Apakah keadaanmu baik-baik saja ?" tanya Rafael pada Luna.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja kak. Tidak perlu khawatir" ucap Luna.
Mendengar hal itu membuat Kenzo, Nathan dan Clara saling bertukar pandang.
"Apakah kalian saling kenal ?" tanya Kenzo pada Rafael dan Luna.
"Gue gak sengaja nabrak dia kemaren" ucap Rafael menjelaskan apa yang terjadi kemaren.
"Lo gak papa Lun ?" tanya Clara khawatir.
"Gak ati-ati sih Lo. Masa nabrak anak gadis orang begini" ucap Kenzo tak percaya dengan apa yang di katakan Rafael.
"Gue gak sengaja waktu itu. Gue juga kurang fokus waktu itu. Gue juga udah minta maaf
" jelas Rafael agar Kenzo tak menyalahkan dirinya lagi.
"Luna apa kesibukanmu sekarang ? Bekerja kah ?" tanya Kenzo pada Luna.
"Bekerja kak" ucap Luna menjawab pertanyaan Kenzo.
__ADS_1
"Luna dia dokter kak. Sekarang masih dalam tahap melanjutkan studynya lagi. Maksudnya memperdalam prakteknya" ucap Clara membanggakan Luna.
"Dokter ? Wah.... Pasti berat itu ya. Tapi kau berhasil melewati masa sulitmu sebagai mahasiswa dulu. Selamat telah bergabung sebagai seorang pekerja" ucap Nathan memberi selamat dan menyemangati Luna.
"Terimakasih kak Nathan" ucap Luna berterimakasih karena telah menyemangatinya.
"Wah.... Clara kau memiliki teman yang luar biasa ternyata" ucap Kenzo tiba-tiba. Entah kenapa Rafael hanya diam saja sedari tadi. Entah apa yang tengah difikirkannya.
"Oik Rel. Lo kenapa dah ? Diam aja dari tadi" tanya Nathan pada Rafael.
"Kakak. Kau baik-baik saja kan ?" tanya Clara pada Rafael juga.
"Aku baik-baik saja. Tidak perlu khawatir" jelas Rafael pada Nathan dan juga Clara.
"Apakah kaka jadi canggung karena diriku ?" tanya Luna tiba-tiba pada Rafael.
"Eh.... enggak kok Lun" ucap Rafael terkejut dengan apa yang ditanyakan Luna. Sebenarnya Rafael benar-benar sangat canggung sekarang. Dia terus teringat dengan kejadian tempo hari antara dirinya dengan Luna, dan entah kenapa dia jadi tidak tenang.
"Kalau begitu kakak jangan diam aja dong" ucap Luna dengan senyum manisnya yang membuat Rafael jadi salah tingkah dan hal itu terlihat oleh Luna dan yang lainnya.
__ADS_1
*Bersambung*