My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#122


__ADS_3

Clara bingung siapa yang akan menjadi pendampingnya nanti ketika menikah.


"Kalau masalah itu kau tak perlu khawatir sayang. Kau bisa memilih antara Rafael, Kenzo dan Nathan. Mereka sudah sangat jelas bersedia untuk melakukan hal itu jika kau yang memintanya sayang atau aku bisa meminta ayah Rafael untuk melakukannya. Beliau pasti akan sangat senang sekali bisa menikahkan dirimu pada diriku" jelas Nathan menunjukkan pada Clara para kandidat yang bisa dijadikan pendamping Clara ketika menikah nanti.


"Di tambah lagi ayah Rafael sangat ingin punya anak perempuan. Rafael memberitahukan tentang dirimu pada ayahnya sayang, jadi ayah Rafael sangat penasaran dengan sayangku ini" sambung Nathan lagi memberitahu.

__ADS_1


"Ayahnya kak Rafael ? Apakah beliau benar-benar mau melakukannya ? Apa Clara tak akan merepotkan beliau nantinya kak ? ayahnya kak Rafael pasti sibuk sekali mengingat bahwa mereka juga keluarga pebisnis yang sangat sukses seperti kak Nathan" tanya Clara merasa sungkan meminta bantuan ayah Rafael. Di tambah Clara juga belum pernah bertemu dengannya. Clara jadi tak enak jika memikirkannya.


"Jika ingin tau pastinya kita perlu menemui beliau dan ibunya Rafael sangat baik sekali, dia sudah seperti ibuku sendiri, jadi sekalian kita kesana meminta restu pada mereka. Bagaimana menurutmu sayang ?" tanya Nathan menanyakan pendapat Clara untuk mengunjungi orang tua Rafael meminta restu dan membicarakan persoalan persiapan acara pernikahan mereka. Karena ibu Rafael pasti banyak tahu tentang resepsi pernikahan, jadi beliau adalah pilihan yang tepat untuk dimintai minta tolong untuk persiapan pernikahan mereka berdua.


"Boleh kak. Tapi kita menyiapkan buah tangan dulu untuk dibawa kesana. Gak mungkin datang kesana tanpa membawa apapun kan kak. Jadi aku mau menyiapkan hadiahnya dulu" jawab Clara yang ingin datang ke rumah Rafael sambil membawa buah tangan sebagai wujud tata krama dan sopan santun dalam berkunjung ke rumah seseorang.

__ADS_1


*Satu hari sebelum mengunjungi orang tua Rafael di rumahnya.


"Kakak. Apa kakak sudah mengabari orang tua kak Rafael bahwa besok kita akan pergi berkunjung kesana ?" tanya Clara memastikan pada Nathan apakah Nathan sudah mengabari keluarga Rafael bahwa mereka berdua akan datang berkunjung kesana besok.


"Belum sayang. Aku lupa memberitahu Rafael bahwa kita akan kesana besok" jawab Nathan dengan wajah tampak tak merasa bersalah ketika mengatakannya, dan hal itu membuat Clara terkejut bukan main ketika mendengar perkataan Nathan itu. Benar-benar tak bisa dipercaya bahwa Nathan akan melupakan hal yang begitu sangat penting, padahal Nathan sendiri yang merencanakan untuk menemui atau mengunjungi orang tua Rafael untuk meminta restu dan membicarakan persoalan resepsi pernikahaan yang akan mereka berdua lakukan.

__ADS_1


"Astaga kakak. Kenapa bisa sampai lupa ? kan kemaren udah Clara ingatkan" ucap Clara sedikit memarahi Nathan karena ia melupakan mengabari Rafael bahwa mereka akan datang berkunjung kesana. Clara juga terlihat kesal jika dilihat dari mimik wajahnya saat ini. Melihat hal itu Nathan langsung mendekati Clara dan memeluk tubuh Clara, karena Clara tampak marah padanya. Karena itulah Nathan berusaha untuk membujuk Clara sekarang.


#Bersambung


__ADS_2