
"Karena sekarang masih sore. Adakah tempat lain yang ingin kau datangi lagi?" tanya Nathan kepada Clara.
"Bagaimana kalau kita bermain ke mall saja kak. Kita bisa nonton bioskop juga. Setau Clara sekarang lagi banyak film baru loh" jawab Clara sambil tersenyum
"Kalau begitu ayo kita pergi ke bioskop" ucap Nathan dengan antusias dan hal itu spontan membuat Clara tertawa terbahak-bahak. Clara tidak menyangka bahwa Natha memiliki sisi yang manis seperti ini. Membuat jantung Clara semakin berdebar-debar saja.
Sesampainyaz di mall, mereka langsung menuju bioskop yang ada dilantai paling atas. Sebelum menonton Nathan dan Clara tengah melihat-lihat jadwal film apa yang akan tayang berikutnya. Dan pada akhirnya film yang akan ditonton mereka adalah bergenre romance. Sebenarnya Nathan tak terlaku suka dengan film bergenre romance tapi Nathan akan ikut kemana saja Clara pergi. Alhasil dia hanya setuju-setuju saja dengan apa yang dipilih oleh Clara.
Ketika asik menonton film. Clara menyandarkan kepalanya dibahu Nathan. Sontak hal itu membuat Nathan terkejut. Nathan terus memandangi wajah mungil Clara "Sungguh cantik memang" begitulah pikir Nathan. Lalu tiba-tiba perkataan Clara membuat Nathan terkejut bukan main.
"Kakak bukankah kita terlihat seperti sedang berkencan ?" begitulah yang diucapkan Clara. Nathan langsung terdiam. Tidak tau apa yang harus dijawabnya. Sedangkan Clara tengah menatap Nathan sambil menunggu jawaban apa yang akan dijawab Nathan. Nathan pun memberanikan diri untuk menyampaikan isi hatinya.
__ADS_1
"Bukankah kita memang sedang berkencan?" ucap Nathan sambil tersenyum manis kearah Clara.
Clara yang mendengar jawaban Nathan itu lagi-lagi jantungnya berdebar-debar sangat kencang dan pipinya pun merona bahkan terlihat jelas oleh Nathan karena warna kulit Clara putih.
"Clara. Apakah kau baik-baik saja ? kenapa wajahmu tiba-tiba memerah seperti ini" ucap Nathan khawatir karena Nathan tidak tau bahwa Clara saat ini sedang malu-malu. Nathan malah menganggapnya sakit. Bahkan Nathan sampai meletakkan telapak tangannya dikening Clara.
"Ih..... kakak. Aku gak sakit". jawab Clara kesal melihat reaksi Nathan.
"Aku baik-baik saja kak. Wajahku memerah karena malu" sontak Nathan langsung kaget mendengar pernyataan Clara. Tanpa sadar Nathan langsung tiba-tiba menggoda Clara.
"Kenapa malu ? Kita memang berkencan bukan" tanya Nathan kepada Clara dengan nada lembut.
__ADS_1
Wajah Clara semakin memerah dibuatnya. Dan hal itu membuat Nathan terkekeh. Karena jika tertawa keras tidak mungkin. Karena mereka masih dalam suasana menonton film dibioskop. Mereka bahkan berbicara dengan nada pelan agar tak mengganggu yang lainnya.
"Clara apakah kau tak ingin berkencan denganku?" tanya Nathan kepada Clara serius
"Tentu saja mau" jawab Clara malu-malu sambil menundukkan kepalanya. Nathan yang mendengar jawaban Clara membuat jantungnya berdebar sangat kencang. Senyuman terus menghiasi sudut bibirnya. Nathan bahkan tak sanggup berkata-kata lagi.
"Kakak kita lanjutkan nonton filmnya saja dulu. Baru membicarakan hal yang lain nanti" ucap Clara karena film yang mereka tonton masih belum selesai. Nathan langsung mengangguk dan melanjutkan kembali kegiatan mereka. Clara yang fokus kembali menonton film sedangkan Nathan tak bisa fokus sama sekali dengan filmnya.
Selesai menonton film. Mereka melanjutkan kencan mereka. Clara mengajak Nathan untuk berkeliling mall sekaligus makan malam. Suasana diantara mereka tampak berbunga-bunga. Mereka tengah merasakan perasaan yang sama saat ini. Karena sudah begitu larut akhirnya mereka memutuskan pulang. Nathan mengantar Clara pulang. Diperjalanan pulang, mereka berdua hanya diam saja, sibuk dengan pemikiran mereka masing-masing.
*Bersambung*
__ADS_1