
"Apakah ada hal lainnya pak ?" tanya Thomas menanyakan pada Nathan mungkin saja ada hal lain yang perlu ia kerjakan dan selesaikan mengingat ia adalah sekretaris seorang bos besar pemilik dari salah satu perusahan ternama di negara ini.
"Tidak ada, silahkan kembali kerjakan pekerjaanmu" perintah Nathan pada sekretarisnya itu untuk bekerja. Thomas pun memberi hormat pada atasannya itu dan langsung bergegas kembali kerja ke meja kerjanya yang berada di luar ruangan kerjanya Nathan, karena memang disitulah tempat para sekretaris berada. Nathan memiliki dua sekretaris yang dikomandai oleh Thomas dan yang satunya bekerja sebagai asistennya dalam membantu pekerjaan kantor yang terus menumpuk. Apalagi Thomas juga sering ikut Nathan bepergian, karena itulah perlu adanya pekerja lain untuk membantu pekerjaan Thomas yang sangat menumpuk itu diselesaikan secepatnya.
__ADS_1
"Kenapa dokumennya semakin hari semakin bertambah seperti ini, Aku rindu Clara jadinya karena kami jarang bepergian karena banyaknya pekerjaan yang harus aku selesaikan. ha..... lelahnya" ucap Nathan dalam hati, entah kenapa ia sangat malas sekali hari ini, tidak seperti Nathan yang biasanya sering disebut sebagai penggila kerja karena terus fokus dalam menyelesaikan pekerjaannya tanpa rasa lelah sama sekali. Hal itu dilakukan karena Nathan sudah terbiasa mengerjakannya dalam waktu cepat agar pekerjaan itu tida menumpuk nantinya dan sulit untuk diselesaikan.
Malam harinya Clara tengah menonton televisi di ruang keluarga sambi menunggu kepulangan Nathan. Nathan tadi mengabari Clara bahwa dirinya tidak bisa menemani Clara makan malam hari ini, karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan Nathan dan di tambah ada janji makan malam bersama kolega bisnisnya malam ini. Clara yang diberitahukan tentang hal itu mengerti dengan keadaan Nathan, karena dulu ayahnya juga sering seperti itu semasa hidupnya dulu dan ibunya memahami hal itu.
__ADS_1
"Udah jam sembilan, apa kak Nathan akan pulang larut ya ? soalnya tadi cuman bilang gak bisa ikut makan malam bareng, dan pulang mungkin telat, apa acara makan malamnya lama ya ?" ucap Clara bertanya-tanya kenapa Nathan masih belum pulang juga dan di tambah Nathan juga tak memberitahu jam berapa ia akan pulang ke rumah hari ini. Clara terus menunggu kepulangan Nathan hingga ia tak sadar bahwa ia tertidur saat ini, ditemani dengan suara televisi yang masih menyala.
"Senang berbincang dengan anda Mr. Nathan, lain kali jika anda datang berkunjung ke Inggris, saya yang akan menjamu anda terimakasih atas undangannya, selamat untuk pernikahannya, saya akan usahakan untuk datang nanti" ucap pria bertubuh kekar itu yang tak lain adalah rekan bisnis Nathan. Pria itu langsung bergegas pamit pada Nathan dan langsung kembali ke hotel tempat ia menginap. Nathan yang sudah tak ada kerjaan lagi langsung kembali ke rumahnya.
__ADS_1
Sesampainya di rumah, Nathan langsung bergegas menuju kamarnya tapi langkahnya terhenti ketika melihat televisi yang masih menyala di ruang keluarga. Nathan merasa bingung kenapa tvnya menyala bahkan tak ada siapapun disana yang menonton. Nathan pun mendekat ke arah sana untuk mematikan Tv itu, tapi Nathan dibuat terkejut karena sosok seorang perempuan yang tengah asik terlelap di atas sofa dengan nyenyaknya. Nathan pun langsung mendekati Clara yang tengah tertidur.
#Bersambung
__ADS_1