
Andin sangat bersemangat sekali karena banyak hal yang ingin dilakukan Andin bersama Clara hari ini. Melihat hal itu Clara menjadi sangat senang. Karena Andin begitu sangat bahagia sekali kelihatannya. Clara mengikuti Andin yang tengah menggandeng tangannya dengan lembut. Andin benar-benar terlihat sangat bersemangat sekali bahkan senyuman terus mengembang diwajahnya.
Setiba di bioskop, Andin dan Clara tengah asik melihat-lihat film yang akan ditayangkan.
"Bagaimana jika kita menonton film ini aja Ra ? Sepertinya asik" ucap Andin sambil menunjuk film yang ingin ia tonton. Film yang dipilih Andin bernuansakan romantisme. Karena bisa dikatakan bahwa Andin sangat suka film bergenre romance. Clara melihat ke arah film yang ditunjuk Andin, menurutnya film itu juga tampak asik jika dilihat dari judul dan thrailernya. Apalagi pemain filmnya juga para artis terkenal. Pasti film itu sangat bagus.
"Boleh, sepertinya seru" jawab Clara menerima ajakan film yang akan ditonton.
Mereka berdua pun memesan tiket filmnya dan mengambil duduk di bangku barisan tiga paling depan karena itu yang tersisa dan untungnya tersisa dua bangku yang berdampingan, hal itu dikarenakan, karena mereka memesan film yang akan ditayangkan tiga puluh menit lagi sebelum penayangan.
__ADS_1
Setelah membeli tiket nonton, mereka berdua langsung bergegas ketempat pembelian popcron dan berbagai macam jenis minuman. Mereka memesan hal yang ingin mereka makan dan minum, baru setelah itu mereka menuju ruangan tempat film akan di putarkan.
Mereka berdua pun memasuki ruangan tempat film akan di putarkan. Sudah banyak orang berada di dalam ruangan itu. Karena katanya film ini sangat populer sekarang karena itulah tiket filmnya habis terjual dan tidak ada bangku penonton yang terlihat kosong sekarang.
"Ayo sini Ra. Tempat duduk kita disana" tunjuk Andin menunjukkan tempat mereka duduk. Clara mengikuti Andin ke tempat duduk mereka. Tak lama setelah itu film pun dimulai, Clara dan Andin tampak fokus dengan film yang tengah ditayangkan sekarang. Mereka terhanyut dengan alur cerita yang mereka lihat hingga tak sadar film pun berakhir dengan happy ending.
"Wah... filmnya benar-benar keren. Coba aja aku jadi pemeran di filmnya, gak kebayang bakalan kek gimana nantinya" ucap Andin membayangkan jika seandainya ia adalah pemeran utama filmnya. Clara yang mendengar itu hanya bisa geleng-geleng kepala karena kelakuan sahabatnya itu.
"Itu masalahnya, aku tak ada keinginan untuk memiliki pasangan" jawab Andin dengan santainya.
__ADS_1
"Kalau masalah itu, kau yang harus memikirkannya Andin. Karena ini berkaitan dengan dirimu" jawab Clara mencoba memberi nasehat pada Andin persoalan yang mereka bicarakan barusan.
"Itu bisa kufikirkan nanti-nanti. Karena aku masih ingin bebas menikmati hidupku yang sendirian ini" ucap Andin dengan senyuman manis mengembang di bibirnya.
"Jadi, kita akan kemana lagi sekarang ?" tanya Clara ketika mereka berdua sudah berada di luar bioskop. Andin berfikir sejenak, apalagi yang harus mereka lakukan.
"Bagaimana kalo kita lihat-lihat aksesoris saja ? Aku ingin membeli beberapa jepitan rambut" ucap Andin mengajak Clara ke toko yang menjual berbagai aksesoris.
"Boleh. Sekalian cuci mata, aku dengar banyak aksesoris yang lucu-lucu diperjual belikan. Aku juga ingin melihat, mungkin saja ada yang menarik perhatianku" jawab Clara bersemangat untuk melihat-lihat aksesoris yang lucu-lucu. Mereka berdua pun bergegas menuju toko yang menjual aksesoris terlengkap di mall itu. Ketika mereka sampai toko itu sangat ramai sekali pengunjung yang datang karena tempat itu sangat populer dikalangan anak muda.
__ADS_1
#Bersambung