My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#123


__ADS_3

"Astaga kakak. Kenapa bisa sampai lupa ? kan kemaren udah Clara ingatkan" ucap Clara sedikit memarahi Nathan karena ia melupakan mengabari Rafael bahwa mereka akan datang berkunjung kesana. Clara juga terlihat kesal jika dilihat dari mimik wajahnya saat ini. Melihat hal itu Nathan langsung mendekati Clara dan memeluk tubuh Clara, karena Clara tampak marah padanya. Karena itulah Nathan berusaha untuk membujuk Clara sekarang.


"Sayang. Maafkan aku, aku benar-benar lupa. Kemaren karena aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku. Jadinya aku tak ingat. Sekarang aku akan menghubungi Rafael sayang" bujuk Nathan pada Rafael.


"Baiklah. Kalau memang seperti itu masalahnya. Kakak harus memberitahukan kak Rafael bahwa kita akan kesana besok, agar kak Rafael bisa memberitahukan kepada orang tuanya atas kedatangan kita kesana" minta Clara pada Nathan agar segera memberitahu Nathan terkait kunjungan mereka.


"Iya sayang, ini aku ingin mengabari Rafael. Tunggu kabar baik dariku ya sayang" ucap Nathan menenangkan Clara yang masih tampak kesal karena ulah Nathan yang pelupa. Nathan pun langsung mengeluarkan ponselnya dan mencoba untuk menghubungi Rafael. Tak perlu waktu lama panggilan telfon itu pun terhubung.


"Tumben lo nelfon gue than" ucap Rafael di awal pembicaraan mereka berdua, bukannya basa basi terlebih dahulu, ini malah langsung mengatakan hal yang ingin dikatakan.

__ADS_1


"Besok lo ada di rumah kan ?" tanya Nathan memastikan kegiatan Rafael terlebih dahulu.


"Belum tau juga sih. Belum ada rencana gue. Kenapa emang ?" tanya Rafael merasa bingung karena Nathan tiba-tiba menanyakan apakah ia ada di rumah besok atau tidak.


"Gue dan Clara mau datang kesana. Orang tua lo besok ada di rumah juga kan ? Gue mau ngomongin masalah acara pernikahan gue sama sama nyokap bokap lo" jelas Nathan sejelas mungkin agar niatnya tersampaikan dengan baik pada Rafael dan tentunya Rafael merasa senang mendengar perkataan Nathan barusan terkait ia ingin datang untuk membicarakan persoalan pernikahannya dengan Clara.


"Baiklah. Tolong sambungkan aku dengan ayahmu Rafael" ucap Nathan meminta Rafael menghubungkan panggilan telfon itu dengan ayah Rafael. Rafael pun langsung bergegas menemui ayahnya untuk memberikan ponsel yang tengah terhubung dengan Nathan saat ini.


"Dady. Nathan ingin berbicara dengan dady katanya" ucap Rafael memberitahu ayahnya bahwa Nathan ingin berbicara dengannya. Mendengar hal itu ayah Rafael tampak terkejut. Karena Nathan lumayan jarang sekali berbicara dengan ayah Rafael. Sudah cukup lama terakhir kali mereka bertemu .

__ADS_1


"Apakah terjadi sesuatu dengan mereka ?" tanya ayah Rafael merasa bingung.


"Dady angkat saja. Katanya ia ingin mengatakan sesuatu pada dady" jelas Rafael agar ayahnya itu segera berbicara dengan Nathan lewat panggilan telfon itu.


"Hallo Nathan. Apa kabarmu nak ? tumben kau ingin berbicara denganku. Apakah terjadi sesuatu ?" tanya ayah Rafael tiba-tiba merasa khawatir dengan panggilan telfon Nathan itu.


"Hallo paman. Kabarku baik. Bagaimana kabar paman dan bibi ? Maaf baru bisa menghubungi paman hari ini. Tidak terjadi apapun padaku paman" jelas Nathan pada ayah Rafael terkait pertanyaan yang di lontarkan ayah Rafael padanya.


#Bersambung

__ADS_1


__ADS_2