
"Kau memang sudah cantik nona pengantin" ledek Luna pada Clara dengan memanggilnya "Nona pengantin". Clara yang mendengar ledekan Luna hanya bisa tertawa kecil karena hal itu. Clara benar-benar terlihat sangat bahagia sekali hari ini, Luna yang melihatnya pun juga ikut bahagia. Mungkin nanti jika Luna akan menikah dia juga akan seperti ini.
Karena asik mengobrol, mereka tak sadar bahwa mereka sudah sampai di butik yang akan mereka tuju dan entah kenapa Clara menjadi gugup ketika melihat butik itu, padahal ini baru sekedar melihat dan mencoba gaun pengantin saja.
"Clara. Apakah kau baik-baik saja ? Kenapa raut wajahmu jadi seperti itu ?" tanya Luna yang terkejut melihat ekspresi wajah Clara yang tiba-tiba berubah. Padahal tadi ia baik-baik saja, lantas kenapa tiba-tiba jadi seperti ini. Sontak saja hal itu membuat Luna sangat khawatir karena bisa saja Clara tiba-tiba sakit tanpa sepengetahuan dirinya.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja Lun. Hanya saja tiba-tiba aku menjadi gugup" jawab Clara memberitahu Luna apa yang dirasakannya saat ini.
"Hahahah baru juga mencoba baju pengantin, masa iya kau sudah gugup saja. Bagaimana jadinya ketika hari pernikahan nanti. Apa kau akan pingsan nanti Ra ? Aku tau kau sangat gugup Ra. Tapi kau harus menjalani hal ini, kau harus melaluinya. Karena ini proses yang penting untuk kedepannya. Jadi kau harus penuh semangat menjalaninya Ra. Aku akan selalu bersama dan mendukungmu apapun yang terjadi nanti" jelas Luna menasehati Clara bahwa hal ini adalah sesuatu yang harus dilaluinya jika ingin lanjut ke tahap yang lebih serius yaitu tahap pernikahan yang sakral.
"Yang kau katakan benar sekali Lun. Terimakasih untuk semuanya. Kalau begitu ayo kita masuk ke butiknya" jawab Clara berterimakasih atas nasehat yang dilontarkan oleh Luna padanya. Mereka berdua pun keluar dari mobil dan memasuki butik tempat mereka akan melihat gaun pengantin yang akan dikenakan Clara di hari pernikahannya nanti bersama Nathan. Sesampainya didalam butik, mereka disambut oleh pegawai butik dengan ramah.
__ADS_1
"Kami mau melihat gaun pengantin. Bisa perlihatkan koleksi yang kalian miliki" ucap Luna memberitahu pegawai butik itu maksud kedatangan mereka kesana. Mendengar hal itu pegawai butik lantas tersenyum dan menuntun Clara dan Luna untuk melihat-lihat koleksi gaun pengantin yang mereka miliki di butik itu. Clara dan Luna melihat-lihat sekeliling butik itu dan benar saja gaun pengantin yang ada disini sangatlah luar biasa sesuai dengan reputasi butik yang sangat populer dikalangan umum. Clara sangat takjub melihat gaun-gaun yang terpajang dengan sangat rapi disana. Clara kebingungan mau memilih yang mana karena semuanya terlihat sangat bagus dan juga cantik.
"Ra. Apa ada yang kau sukai ?" tanya Luna memperhatikan Clara yang terlihat takjub melihat gaun pengantin yang tengah ia lihat. Clara terlihat seperti sangat menyukai gaun yang tengah ia lihat itu.
"Semuanya terlihat cantik Lun. Aku bingung mau memilih yang mana. Menurut mu mana yang bagus ?" tanya Clara mengenai pendapat Luna terkait gaun pengantin mana yang terlihat bagus untuk dikenakan Clara.
__ADS_1
"Aku juga bingung Ra. Semuanya tampak bagus. Bagaimana kalau kita tanyakan saja pada pegawai butiknya ? Mungkin saja dia bisa memberikan saran gaun pengantin yang cocok untuk dirimu" ucap Luna menyampaikan pendapatnya pada Clara mana yang sebaiknya ia pilih. Karena saran orang yang ahli lebih baik untuk didengarkan.
#Bersambung