My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#156


__ADS_3

"Baru beberapa saat bertemu, kak Naufan langsung pergi meninggalkan saya tanpa sepatah katapun. Saya bahkan tak melakukan apapun, hanya duduk saja didepan dia. Saya merasa harga diri saya terluka, padahal saya sudah bersedia untuk bertemu dengan putra tante. Tapi saya diperlakukan seperti itu tanpa sebab yang saya tidak ketahui apa" jelas Sherly memberitahukan keluhannya terhadap Naufan pada ibu Naufan dengan menggunakan nada sedih yang dibuat-buat seolah Sherly benar-benar sangat terluka karena tindakan Naufan tempo hari itu.


"Tante akan menasehati dan memarahinya nanti, maaf karena putra tante memperlakukan dirimu dengan kurang baik ya Sherly" ucap ibu Naufan yang meminta maaf atas perlakuan Naufan pada Sherly yang kurang baik.


"Tidak apa tante. Sherly hanya ingin tahu kenapa kak Naufan seperti itu padahal kita baru bertemu untuk pertama kalinya" jawab Sherly yang ingin tau kenapa Naufan memperlakukannya seperti itu.


Setelah sedikit berbincang, obrolan Sherly dan ibunya Naufan pun berakhir. Sekarang Sherly hanya perlu menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya, yang jelas Sherly berharap Naufan akan menyesali perbuatannya karena telah memperlakukan Sherly dengan tidak baik dan bahkan sampai melukai perasaan Sherly.


Dilain sisi, saat ini dikediaman keluarga Naufan, ibu Naufan masih terus terfikirkan dengan hal yang dikatakan Sherly padanya bahwa Naufan memperlakukan Sherly dengan tidak baik padahal baru bertemu.

__ADS_1


"Lizy sayang, tolong panggilkan kakakmu. Ada yang ingin ibu bicarakan dengannya" perintah ibu Naufan pada putrinya yaitu Lizy adik Naufan untuk memanggil Naufan. Naufan memiliki satu adik perempuan yang umurnya terpaut sepuluh tahun dari Naufan yang saat ini tengah menempuh pendidikan di salah satu Universitas terbaik di kota itu.


"Baik ma. Akan aku panggilkan kakak" jawab Lizy langsung bergegas ke kamar Naufan memberitahukan bahwa ibu mereka memanggil Naufan untuk membicarakan sesuatu yang Lizy tak ketahui apa yang ingin dibicarakan ibunya.


Sesampainya didepan kamar Naufan, Lizy langsung mengetuk pintu kamar Naufan dan tak lama setelah itu Naufan keluar dari kamarnya dengan setelan orang yang baru saja selesai mandi karena rambut Naufan yang terlihat masih basah.


"Mama memanggil kakak. Katanya ada yang mau dibicarakan. Mama menunggu diruang keluarga" ucap Lizy memberitahu Naufan tentang keperluannya datang menemui Naufan ke kamarnya. Mendengar apa yang dikatakan adiknya Naufan menjadi penasaran kenapa ibunya tiba-tiba memanggil dirinya. Ada hal apa yang ingin dikatakannya pada Naufan.


"Baiklah. Aku akan turun sebentar lagi" jawab Naufan dan diangguki oleh Lizy dan langsung pergi meninggalkan Naufan dan kembali ke ruang keluarga memberitahu ibunya bahwa Naufan akan datang sebentar lagi.

__ADS_1


Tak lama setelah itu Naufan pun datang menemui ibunya yang ada di ruang keluarga bersama adiknya Lizy.


"Ma, ada apa memanggilku ? Apakah ada terjadi sesuatu ?" tanya Naufan pada ibunya sambil duduk di sofa yang ada di ruang keluarga itu. Naufan makin penasaran dengan hal yang akan dibicarakan ibunya padanya.


"Apa kau melakukan hal yang buruk ketika datang ke kencan buta waktu itu ?" tanya ibu Naufan ingin mendengar perkataan putranya sebelum memberitahukan keluhan Sherly pada dirinya tentang sikap Naufan padanya.


"Tidak ada Ma. Biasa-biasa saja. Memangnya kenapa ? Apakah ada yang mengeluh pada mama ?" tanya Naufan yang menduga-duga tentang maksud hal yanh ditanyakan ibunya padanya tentang kencan waktu itu.


#Bersambung

__ADS_1


__ADS_2