My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#42


__ADS_3

"Hahahahah Makasih Lun. Lo emang teman terbaik gue" ucap Clara penuh haru.


"Ketawa juga lo kan" ucap Luna juga tertawa menimpali Clara.


"Oh iya Lun. Lo ada waktu gak ?" tanya Clara pada Luna.


"Gue belum tau sih. Soalnya kan gue baru aja gabung sama rumah sakit. Jadi masih banyak yang harus gue pelajari" jelas Luna karena dia benar-benar memang sibuk akhir-akhir ini.


"Emangnya ada apa Ra ? Lo kangen gue ya ?" tanya Luna pada Clara.


"Iya gue kangen lo banget" ucap Clara dengan nada manjanya.


"Tapi gue juga mau ngenalin seseorang sama lo" jelas Clara lagi. Clara sebenarnya berniat mengenali Nathan kepada Luna.


"Eh siapa ?" tanya Luna penasaran.


"Pacar gue" jawab Clara malu-malu.


"Lo punya pacar ? kok gak kasih tau gue sih" tanya Luna tak percaya.

__ADS_1


"Kan gue dah sering coba ngehubungin lo. Tapi lo nya aja gak ada respon" ucap Clara.


"Shorry shorry Ra. Iya gue salah" ucap Luna meminta maaf.


"Siapa nih pacar lo ? penasaran gue" tanya Luna ingin tau.


"Makanya gue ajakin lo ketemuan" ucap Clara.


"Gue liat jadwal dulu ya Ra. Nanti gue kabari. Kalau lo ngirim pesan atau nelfon gue terus gak gue gubris. itu tandanya kerjaan gue lagi banyak. Mohon dimaklumi" jelas Luna.


"Ok Lun. Kasih tau gue kapan lo bisa ya ?" tanya Clara memastikan.


"Ok. Ya udah lanjut gih sana kerja lo. Maaf gue ganggu waktu kerjaan lo" ucap Clara tak enak.


"Gapapa. Santai aja Ra. Gue juga lagi senggang sekarang" ucap Luna.


"Yaudah. Bye Lun" ucap Clara pamit menyelesaikan pembicaraan.


"Bye Ra" jawab Luna.

__ADS_1


Clara benar-benar senang sekali. Walaupun Luna sibuk dia masih mau berbicara lama dengan Clara. Sekarang Clara gak mau ambil pusing lagi. Jika memang Morgan dan Sherly mau menjauhinya Clara bisa apa. Clara hanya bisa menerimanya dengan lapang dada. Setidaknya masih ada Luna yang masih bertahan dengan pertemanan mereka. Itu sudah cukup bagi Clara.


Hari ini Kenzo akan kembali ke Indonesia. Dia baru saja menyelesaikan study nya. Sekian lama dia berada di negeri orang akhirnya ia kembali juga. Nathan dan Rafael saat ini tengah berada di bandara menunggu kedatangan Kenzo. Kebetulan orang tua Kenzo saat ini tidak ada di Indonesia. Mereka saat ini tengah berada di Thailand untuk pengerjaan proyek baru. Karena itulah Nathan dan Rafael datang menjemput Kenzo ke bandara.


"Ken. sini-sini" panggil Rafael sambil melambaikan tangannya ke arah Kenzo. Kenzo pun berjalan mendeka ke arah mereka berdua.


"Hy Than. Rel" ucap Kenzo menyapa Nathan dan juga Rafael sambil memeluk mereka berdua karena sudah lama tidak bertemu.


"Akhirnya lo balek juga pulang Ken" ucap Rafael sambil melepaskan pelukan mereka.


"Kenapa ? kangen lo" tanya Kenzo pada Rafael.


"Ya kagaklah. Amit-amit gue kangen lo" ucap Rafael kesal.


"Sampai kapan kita disini nih?" tanya Nathan tiba-tiba menghentikan pertikaian mereka berdua. Setiap kali bertemu pasti ada saja yang akan terjadi.


"Ayo kita cari makan dulu. Lapar gue" ucap Rafael pada kedua sahabatnya itu dan mereka bertiga pun mencari restoran yang ada di pusat kota agar tak terlalu jauh nanti dalam perjalanan pulang ke rumah masing-masing. Sesampainya di restoran yang mereka tuju. Mereka langsung masuk dan memilih bagian pojok dilantai atas agar bisa leluasa berbicara.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2