
"Sepertinya kakak ini tipe laki-laki yang sulit untuk didekati tapi tak segan untuk membantu orang lain, dan sepertinya dia juga sangat pendiam. Aku benar-benar canggung sekali berduaan dengannya disini, tapi mau bagaimana lagi keadaannya yang membuatnya seperti ini" ucap Bella dalam hati yang bingung bagaimana harus bersikap dihadapan Naufan.
Naufan melihat ke arah Bella yang tampak menunduk sambil memikirkan sesuatu. Naufan dibuat bingung karenanya.
Apa dia baik-baik saja ? kenapa dia diam saja, padahal sepertinya dia ingin mengatakan sesuatu" ucap Naufan dalam hati yang bingung karena tingkah Bella yang diperhatikan Naufan sedari tadi.
"Apa kau baik-baik saja ?" tanya Naufan yang sontak membuat Bella langsung mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Naufan terkejut karena Naufan tiba-tiba mengajaknya berbicara duluan.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja kak. Oh iya kak, itu... kakak tak perlu nungguin aku disini, kak Naufan pasti ada kegiatan lain. Bella sangat berterimakasih atas bantuan kak Naufan. Kak Naufan bisa pulang sekarang, dan maaf jika Bella merepotkan kak Naufan. Bella akan menunggu orang bengkelnya datang kesini" ucap Bella yang merasa tak enak dengan Naufan yang menungguinya disana. Karena Bella merasa sungkan dengan kebaikan Naufan padanya.
"Aku akan menunggu disini. Jika orang bengkelnya tak datang, tidak mungkin kau akan terus menunggunya disini kan, dan hari juga sudah malam, tak baik jika aku meninggalkan kau sendirian disini. Karena tempat ini termasuk sepi dilalui kendaraan walau banyak toko dan rumah disepanjang jalan sini" jelas Naufan enggan untuk meninggalkan Bella sendirian disana, karena bagaimanapun Bella adalah perempuan, jika ada orang yang jahat ingin melakukan sesuatu pada Bella nantinya maka Naufan akan merasa sangat bersalah karena sudah meninggalkan gadis itu.
"Terimakasih sudah mengkhawatirkan Bella kak" ucap Bella sangat berterimakasih pada Naufan dan diangguki oleh Naufan tanda menerima ucapan terimakasih dari Bella.
"Kakak. Kenapa kakak yang membayarnya ?" tanya Bella yang tak percaya dengan sikap Naufan yang terlalu baik untuknya, tidak seharusnya orang yang baru saling mengenal melakukan hal seperti itu.
__ADS_1
"Tadi kau bilang umurmu dua puluh satu tahun kan. Berarti kau masih kuliah jika kuperhatikan penampilanmu. Anggap saja ini hadiah pertemuan dari diriku dan biasanya anak seusia dirimu membutuhkan uang yang cukup banyak jadi biar aku saja yang membayarnya. Kau tampak seperti adikku walau usianya dua tahu di atasmu" ucap Naufan memberitahukan alasannya membantu Bella membayarkan perbaikan motornya tadi.
"Tapi, kakak tidak perlu...." ucap Bella yang terpotong karena perkataan Naufan.
"Pulanglah, hari sudah malam, orang rumahmu pasti akan khawatir nanti jika kau pulang terlalu malam. Tidak perlu difikirkan apa yang aku lakukan tadi" ucap Naufan meminta Bella untuk segera pulang karena hari semakin malam.
#Bersambung
__ADS_1