My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#19


__ADS_3

"Kakak Natha. Aku harus pulang dulu, sudah malam. Lain kali kita sambung lagi obrolannya. Selamat malam kak, sampai bertemu lagi" Ucap Clara kepada Nathan mengingat waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam.


"Ternyata sudah malam. Sangking asiknya mengobrol jadi lupa waktu. Ayo bareng" Jawab Nathan.


Mengingat sudah memasuki waktu malam. Nathan menawari Clara untuk pulang bersamanya. Karena searah dengan yang dituju Nathan. Kenapa Nathan tau arah rumah Clara ? Karena sebelumnya Nathan sempat mencari tau latar belakang Clara.


Alasan lain Nathan menawari Clara pulang bersamanya juga karena ketika malam tidak baik seorang gadis pulang sendirian.


"Terimakasih atas tawarannya kak. Tapi tidak perlu, aku bisa pulang sendiri. Apalagi apartementku dekat dari sini". Jawab Clara menolak ajakan Nathan.


"Apakah kau takut padaku, Clara?" tanya Nathan kepada Clara. Karena biasanya tidak akan ada gadis yang akan menolak pesona dari seorang Nathan.


"Eh...... kenapa kakak tiba-tiba menanyakan hal itu" Jawab Clara terkejut.


"Karena kau menolak ajakanku" Ucap Nathan santai.


"Bukan begitu kak. Aku menolak bukan karena itu" Jawab Clara meyakinkan Nathan.


"Baiklah. Kalau begitu berikan nomor ponselmu padaku" Ucap Nathan.

__ADS_1


"Nomor kakak saja berikan padaku. Nanti aku hubungi" Jawab Clara sambil mengeluarkan ponselnya dan memberikannya pada Nathan.


Nathan mengambil ponsel dari tangan Clara dan mengetikkan nomor ponselnya disana.


"Jangan lupa simpan nomorku. Ketika kau sudah sampai diapartement mu. hubungi aku" Ucap Nathan dengan nada memerintah.


"Baik kak Nathan" Ucap Clara dengan anggukan


"Kalau begitu aku pulang dulu kak Nathan" Ucap Clara berpamitan.


"Hati-hati dijalan. Kabari aku kalau sudah sampai" Jawab Nathan dan Clara mengangguk.


#NATHAN


Saat ini Nathan tengah berada dirumahnya. Entah kenapa moodnya sangat baik hari ini. Tidak sama seperti hari biasanya. Nathan terlihat lebih ceria dari yang biasanya. Sungguh aneh memang. Bahkan para pekerja rumah tangga dan pengawalnya heran ketika melihat senyum yang tiada hentinya mengembang disudut bibir Nathan. Pemandangan yang langka begitulah pikir mereka.


"Tuan. Nampaknya suasana hati anda sedang baik hari ini" tanya Riyan pada Nathan.


"Apakah tampak seperti itu?" tanya Nathan pada Riyan

__ADS_1


"Ya tuan. Tidak seperti biasanya. Seperti itulah yang terlihat" Jawab Riyan


"Anggap saja seperti itu" jawab Nathan seadanya.


"Baik tuan" Ucap Riyan tidak berani menanyakan lebih jauh lagi tentang apa yang terjadi pada tuannya itu.


"Tuan. Apakah mau saya siapkan makan malam untuk anda" tanya salah satu maid dikediaman Nathan.


"Tidak perlu. Aku tidak lapar" jawab Nathan.


"Siapkan saja air mandiku. Aku ingin berendam" sambung Nathan.


"Baik tuan" jawab maid itu dan bergegas menuju kamar mandi yang berada dikamar Nathan.


Setelah merasa badannya cukup serasi. Nathan berbaring diranjangnya sambil menutup kedua matanya. Tapi tiba-tiba Nathan langsung membuka kedua matanya kembali.


"Astaga. Kenapa aku tiba-tiba melihat gadis itu ketika menutup mata. Apa yang terjadi pada diriku. Bahkan senyumannya masih terngiang-ngiang dibenakku". Nathan tengah frustasi dengan alam bawah sadarnya sendiri.


Butuh waktu cukup lama bagi Nathan untuk merefleksikan dirinya. Tapi untung saja berhasil, jika tidak mungkin Nathan tak akan bisa tidur malam ini karna sosok Clara terus terngiang-ngiang difikirannya.

__ADS_1


#Next capter


__ADS_2