My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#96


__ADS_3

Mereka sarapan dengan tenang tanpa adanya pembicaraan agar bisa menikmati sarapan dengan lahap. Lalu tiba-tiba Nathan menanyakan sesuatu pada Clara dipertengahan sarapan pagi mereka.


"Sayang. Apakah kau akan tetap bekerja di panti asuhan ?" tanya Nathan serius pada Clara.


"Kenapa kakak tiba-tiba menanyakan hal itu ?" tanya balik Clara pada Nathan karena Nathan tiba-tiba menanyakan tentang pekerjaan Clara dipanti asuhan.


"Karena kau sudah tinggal disini. Tidak perlu bekerja lagi disana. Aku akan mencukupi semua kebutuhanmu. Kita juga akan menikah sebentar lagi. Jadi ku rasa tak masalah jika kau tak bekerja sayang. Aku akan lebih senang jika kau jadi ibu rumah tangga saja" jelas Nathan agar Clara dirumah saja dan tidak kelelahan jika harus bekerja diluar. Karena Nathan adalah pengusaha yang sangat luar biasa dan juga kaya raya. Nathan bisa memberikan apapun untuk Clara jika Clara menginginkannya. Maka Nathan akan mencoba untuk memenuhinya.


"Tapi kita belum menikah kak. Bukankah jadinya aku terlihat seperti memanfaatkan kak Nathan jika kakak yang memenuhi semua kebutuhanku" ucap Clara yang merasa tidak enak jika hal itu terjadi.

__ADS_1


"Tidak apa sayang. Aku bahkan tidak keberatan karena hal itu. Ini menandakan bahwa aku sangat peduli pada dirimu. Bahwa aku sangat mencintai dirimu" jawab Nathan atas keresahan hati Clara.


"Apakah benar tidak apa-apa ? Aku merasa tidak enak pada kakak karena kakak sudah banyak melakukan sesuatu untukku" ucap Clara lagi ragu dengan tawaran Nathan.


"Tidak apa sayangku" jawab Nathan dengan nada lembutnya meyakinkan Clara.


"Baiklah kak. Clara akan coba membicarakannya dengan pihak panti asuhan. Tapi Clara tidak terbiasa hanya diam saja selama dirumah. Clara mau melakukan sesuatu" ucap Clara menyetujui perkataan Nathan, tapi dia mengeluh kalau dia tak bisa hanya diam saja dirumah, karena Clara terbiasa beraktivitas diluar rumah. Hal itu lebih menyenangkan baginya.


"Kakak kau tak bercanda kan ? kakak mau membayarkan kuliahku" tanya Clara tak percaya dengan apa yang didengarnya barusan. Clara jadi berharap karena perkataan Nathan. Karena Clara sangat ingin melanjutkan stadynya dan sekarang Nathan malah memberikan tawaran padanya.

__ADS_1


"Apakah selama ini aku pernh bercanda jika menyangkut dirimu sayang ?" tanya Nathan pada Clara.


"Kakak selalu serius jika itu tentang aku" jawab Clara yang tau bagaimana sikap Nathan terhadap dirinya. Nathan sangat posesif sekali jika berhubungan dengan Clara.


"Karena itu, berhentilah bekerja sayang dan tinggallah dirumah saja" pinta Nathan sungguh-sungguh.


"Baiklah kak. Aku akan membicarakannya dengan pihak panti asuhan nanti" ucap Clara mengiyakan keinginan Nathan agar Clara tak perlu lagi pergi bekerja.


Selesai sarapan, Nathan berpamitan pada Clara untuk pergi kekantornya. Sedangkan Clara hari ini izin tidak datang bekerja ke panti asuhan, karena Nathan sudah memerintahkan para pengawalnya untuk membantu Clara memindahkan barang-barangnya yang ada di apartement ke rumah Nathan. Barang yang akan dipindahkan hanyalah barang-barang yang diperlukan saja. Karena untuk barang-barang yang lain akan tetap ditinggalkan disana. Clara berfikiran jika ia tinggal dirumah Nathan, ia mau menyewakan apartementnya. Daripada terbengkalai begitu saja alangkah baiknya disewakan agar tetap terjaga dan terawat.

__ADS_1


#Bersambung


__ADS_2