My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#125


__ADS_3

"Benarkah itu kak ?" tanya Clara dengan raut wajah yang terlihat sangat senang sekali karena mendengar hal baik yang dikatakan Nathan barusan terkait pembicaraannya dengan orang tua Rafael.


"Iya sayang, jadi kita akan pergi kesana sekitar jam sembilan pagian" ucap Nathan memberitahu Clara jam keberangkatan ke rumah Rafael nanti. Clara mengangguk menandakan mengerti dengan hal yang dikatakan oleh Nathan. Clara benar-benar sangat senang bahwa keluarga Rafael menyambut baik kehadiran Clara karena bagaimanapun orang tua Rafael sudah seperti orang tua Nathan sendiri.


"Apakah mereka akan menyukai aku kak ?" tanya Clara merasa gugup memikirkan akan bertemu orang tua Rafael nanti. Clara benar-benar sangat gugup sekali karena hal itu.


"Tentu saja mereka akan menyukaimu sayang. Jika tidak, mungkin mereka sangat senang sekali ketika aku mengatakan bahwa aku akan membawamu datang menemui mereka" jelas Nathan dengan lembut pada Clara.

__ADS_1


Hari ini adalah hari dimana Clara dan Nathan akan menemui orang tua Rafael untuk meminta restu dan membicarakan persoalan resepsi pernikahan mereka nanti.


"Kakak. Apakah kau sudah siap ?" tanya Clara sambil mengetuk pintu kamar Nathan.


"Masuk saja sayang" jawab Nathan meminta Clara untuk masuk ke dalam kamarnya. Clara pun membuka pintu kamar Nathan dan melihat Nathan yang tengah mengancingkan kemeja yang akan ia pakai. Clara masuk kedalam kamar Nathan dengan perasaan dag-dagan.


"Sayang. Kau terlihat sangat cantik sekali hari ini" puji Nathan yang melihat Clara berdandan dengan gaun berwarna biru dongkernya. Mendengar hal itu Clara menjadi tersipu malu karena pujian Nathan itu. Clara benar-benar terlihat sangat menawan sekali hari ini.

__ADS_1


"Hahahaha tapi hari ini kau lebih cantik dari yang biasanya" ucap Nathan yang membuat Clara juga jadi terkekeh karena tanggapan Nathan itu. Clara sudah biasa dengan gombalan Nathan kepada dirinya, tapi entah kenapa walau sudah terbiasa ia masih saja dag-dagan ketika Nathan menggombali dirinya seperti itu, dan Nathan sangat senang melakukannya karena ia sangat senang melihat ketika Clara tersipu malu, itu terlihat menggemaskan bagi Nathan.


Mereka berdua pun berangkat ke rumah Rafael tentunya tak lupa membawa beberapa hadiah yang telah disiapkan oleh Clara dan Nathan sebelumnya. Sebelum menuju kesana Nathan telah menghubungi Rafael terlebih dahulu untuk memberitahukan bahwa mereka tengah menuju kesana sekarang. Clara merasa dag-dagan sekarang, sedari tadi dia tak berhenti gugup.


"Sayang, apa kau baik-baik saja ? santai saja. Orang tua Rafael sangat baik sekali, mereka sangat penuh perhatian dan penyayang sekali" ucap Nathan menenangkan Clara yang terlihat sangat gugup sekali sekarang, dia bahkan hanya diam saja tak mengatakan sepatah kata pun.


"Aku benar-benar gugup sekali kak. Aku takut nantinya orang tua kak Rafael tidak menyukai Clara. Clara juga takut nantinya Clara tak sesuai dengan ekspektasi mereka. Clara taku nantinya melakukan kesalahan kak. Banyak sekali kemungkinan-kemungkinan yang terjadi nantinya terfikirkan oleh Clara. Jadinya Clara benar-benar tak bisa tenang" jelas Clara yang merasa takut jika segala sesuatunya tak berjalan sesuai dengan keinginannya.

__ADS_1


"Sayang, sudah berapa kali ku katakan padamu. Orang tua Rafael itu sangat baik sekali, jadi tak perlu khawatir. Aku bersamamu Clara. Aku akan melindungimu dan selalu menjadikan kau sebagai prioritas utamaku. Jadi jangan takut. Aku akan selalu disisimu, tak kan ada siapapun yang berani menyakitimu selama aku masih bersamamu" jelas Nathan menghibur Clara yang tengah gugup agar Clara tak memikirkan hal-hal yang lain.


#Bersambung


__ADS_2