My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#89


__ADS_3

"Aku tidak mau pulang" ucap Clara melihat ke arah Nathan yang membuat Nathan terkejut mendengarnya.


"Sayang. Ini sudah malam. Kita mau kemana ?" tanya Nathan pada Clara akan kemana jika dia tak ingin pulang ke apartementnya. Clara sebelumnya tidak pernah seperti ini. Bahkan walaupun ada masalah dia akan memohon pada Nathan untuk membawanya pulang ke apartementnya. Tapi sekarang berbeda, Clara tidak mau pulang.


"Kemana saja" jawab Clara singkat asalkan dia tak di bawa pulang ke apartementnya.


"Sayang. ini sudah malam, dan juga dingin jika berlama-lama di luar" ucap Nathan membujuk Clara agar Clara mau diantar pulang. Ucapan Nathan itu malah membuat Clara merajuk dan hal itu sontak membuat Nathan panik, dan pada akhirnya Nathan terus melajukan mobilnya entah kemana.

__ADS_1


"Sayang. Jangan merajuk seperti itu. Aku memikirkan keadaanmu. Nanti kau jatuh sakit jika kita berlama-lama di luar pada malam hari yang dingin ini" ucap Nathan membujuk Clara agar tak merajuk lagi. Lalu tiba-tiba Clara mengatakan suatu hal yang membuat Nathan langsung menepikan mobilnya di pinggir jalan.


"Kakak. Bawa aku pulang bersamamu" ucap Clara dengan tampang polosnya berbicara seperti itu.


"Sayang. Apa maksudmu ?" tanya Nathan memastikan bahwa yang ia dengar dan pahami sesuai dengan yang tengah difikirkan oleh Nathan saat ini. Karena Nathan takut ia salah paham dengan yang di katakan Clara.


"Aku ingin tinggal bersama kakak. Bawa aku pulang bersama kakak. Clara tidak mau sendiri" ucap Clara bersungguh-sungguh dengan hal yang dikatakannya. Nathan yang mendengar hal itu kebingungan bagaimana cara untuk merespon hal yang dikatakan Clara padanya. Dalan hati Nathan tentu saja dia sangat ingin tinggal bersama dengan Clara di atap yang sama. Tapi entah kenapa bukan moment seperti ini yang ia inginkan.

__ADS_1


"Kakak tidak mau ? ku mohon biarkan aku tinggal bersama kakak. Kita kan tidak melakukan apapun. Sebentar lagi kita juga akan menikah. Apakah kita tak bisa tinggal bersama terlebih dahulu. Aku hanya perlu kakak tempatkan di kamar yang berbeda. Bukankah kakak memiliki kamar lebih di rumah" bujuk Clara karena Clara tak ingin tinggal sendiri lagi, dia butuh seseorang menemaninya. Nathan berfikir sejenak, apakah baik jika ia membawa Clara kerumahny. Karena jika Clara sudah tinggal di rumahnya, Nathan takkan pernah membiarkan Clara meninggalkan tempat itu, karena Nathan ingin tinggal bersama Clara untuk selamanya.


"Kau yakin sayang ? fikirkan kembali terlebih dahulu. Aku tidak keberatan sama sekali jika kau akan tinggal di rumahku" ucap Nathan meminta Clara untuk memikirkannya lagi agar Clara tak menyesalinya nanti.


"Aku yakin kakak. Ku mohon" ucap Clara memohon pada Nathan agar Nathan mau menyetujuinya.


"Baiklah. Tapi sebelum itu, ayo ke apartementmu dulu. Mengambil barang-barang yang diperlukan saja dulu. Besok baru memindahkan barang yang lainnya" ucap Nathan akhirnya menyetujui permintaan Clara untuk tinggal di rumah Nathan. Mendengar hal itu Clara jadi sumringah sangat senang, padahal belum lama ini ia menangis sejadi-jadinya dan tak berekspresi sama sekali.

__ADS_1


"Kakak memang yang terbaik. I Love U" ucap Clara sambil memeluk lengan Nathan dengan penuh kasih sayang. Nathan yang mendengar pernyataan cinta Clara itu tentunya langsung membalas pernyataan cinta itu dan mencium kening Clara dengan penuh cinta dan kasih sayang.


#Bersambung


__ADS_2