My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#178


__ADS_3

"Ma, tak perlu repot-repot begini, padahal aku juga sudah sering datang kesini" ucap Kenzo merasa tak enak dengan ibunya Lani.


"Tidak apa, kan jarang juga kita bisa berkumpul bersama seperti ini. Apalagi ini untuk calon menantu mama sendiri. Mama senang melakukannya, karena jarang-jarang juga terjadi" jawab ibu Lani dengan raut wajah yang sangat bahagia dan senyuman terus menghiasi wajah cantiknya itu. Karena ibu Lani sudah menunggu-nunggu moment seperti ini.


"Mama tidak sabar menunggu kalian untuk menikah" sambung ibu Lani lagi, sebenarnya umur keduanya sudah cukup untuk menikah, apalagi sebentar lagi umur Kenzo juga akan memasuki usia tiga puluhan. Karena itu ibu Lani ingin diadakannya pesta pernikahan secepatnya. Selama ini, Kenzo sudah berpacaran dengan Lani sudah hampir lima tahun lamanya, hanya saja mereka berdua masih perlu waktu untuk mengakrabkan diri satu sama lain mengingat hubungan mereka dimulai dengan perjodohan terlebih dahulu, makanya mereka perlu membiasakan diri terlebih dahulu, di tambah Kenzo juga menunggu Lani menyelesaikan stadynya. Lani memilih melanjutkan pendidikannya untuk gelar S2 beberapa tahun yang lalu. Sekarang Lani membantu mengurus perusahaan milik ibunya dibidang fashion dan modeling, dan sekarang sudah waktunya bagi mereka untuk memikirkan hubungan mereka kedepannya karena bagaimanapun umur mereka juga semakin bertambah dan semakin menua nantinya.


"Kita bisa membicarakannya mulai sekarang ma" ucap Kenzo yang membuat kedua orang tua Lani terkejut mendengar hal yang dikatakan Kenzo barusan tentang pernikahan. Orang tua Lani memang sangat mengharapkan pernikahan diantara ke duanya.

__ADS_1


"Benarkah itu ? kalian sudah siap untuk menikah ?" tanya ibu Lani yang sangat bersemangat karena perkataan Kenzo tadi.


"Ya ma, Lani sudah siap untuk menikah dengan kak Kenzo. Maaf membuat mama dan papa menunggu selama ini. Karena menunggu persetujuan dariku, makanya jadi lama memutuskannya" jawab Lani yang mana sebenarnya Kenzo sudah siap menikah dari dulu, hanya saja Lani yang belum siap untuk membina rumah tangga. Apalagi pernikahan adalah suatu hal yang memerlukan kesiapan dan kesanggupan dua belah pihak bukan hanya sepihak saja, karena mereka akan hidup berdua bukan sendiri.


"Astaga, aku jadi senang mendengarnya, benerkan pa ?" ucap ibu Lani melihat ke arah suaminya yang terlihat sangat senang juga.


"Lalu, kapan orang tuamu bisa datang untuk membicarakan ini nak ?" tanya ayah Lani yang tak sabar untuk sesegera mungkin membicarakan persoalan pernikahan mereka berdua pada besan mereka yaitu orang tua Kenzo yang berada di luar negeri.

__ADS_1


"Dalam waktu dekat ini orang tuaku akan datang pa. Tapi belum pasti kapan akan datangnya, aku sudah memberitahu mereka. Jadi mama dan papa tak perlu khawatir, karena ini tak perlu membutuhkan waktu yang lama" ucap Kenzo memberitahu keluarga Lani bahwa orang tuanya akan datang ke Indonesia dalam waktu dekat ini untuk membicarakan persoalan pernikahan.


"Baiklah. Aku akan menunggu kedatangan mereka. Jangan lupa untuk mengabari kami Kenzo" ucap ayah Lani dengan tersenyum.


Kenzo dan keluarga Lani menghabiskan waktu dengan berbincang-bincang banyak hal, tentunya sesekali mereka juga bercanda dan tertawa bersama karena pembicaraan yang mereka bicarakan itu. Setelah berbincang cukup lama, mereka melanjutkan dengan makan bersama yang telah disiapkan ibu Lani sebelum Kenzo datang berkunjung kesana. Mereka menghabiskan waktu dengan suasana seperti keluarga yang sesungguhnya. Hari itu dipenuhi dengan rasa bahagia dan senyuman.


#Bersambung

__ADS_1


__ADS_2