My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#171


__ADS_3

"Pulanglah, hari sudah malam, orang rumahmu pasti akan khawatir nanti jika kau pulang terlalu malam. Tidak perlu difikirkan apa yang aku lakukan tadi" ucap Naufan meminta Bella untuk segera pulang karena hari semakin malam.


"Kalau begitu berikan nomor telfon kakak. Agar nanti aku bisa membalas budi akan kebaikan kakak hari ini. Aku mohon" ucap Bella memohon pada Naufan agar mau memberikan nomor telfonnya, melihat raut wajah memohon Bella, Naufan langsung mengambil ponsel yang disodorkan Bella padanya dan langsung menekan nomor ponselnya disana. Bella sangat senang karena bisa menerima nomor telfon Naufan, dengan ini Bella bisa membalas budi pada Naufan nantinya. Bella pun menghidupkan motornya dan pergi meninggalkan Naufan seusai berpamitan dengan Naufan, dan begitupun sebaliknya Naufan juga melajukan mobilnya menuju ke rumahnya.


Sesampainya di rumah, Bella langsung memarkirkan motornya di bagasi yang ada di rumahnya. Ketika ingin masuk rumah, ternyata ibunya sudah menunggu kedatangannya di depan pintu masuk dengan raut wajah yang terlihat sedikit khawatir.

__ADS_1


"Sayang, kenapa baru pulang sekarang ? kemana aja kamu ? mama telfonin tapi gak masuk-masuk" tanya ibunya Bella yang sangat mengkhawatirkan putri kecilnya itu, karena tak biasanya Bella pulang selarut ini tanpa mengabari terlebih dahulu.


"Maaf ma, tadi motor Bella rusak makanya Bella jadi telat pulangnya, ponsel Bella tadi Bella mode pesawatin jadinya lupa mematikannya lagi. Maaf sudah membuat mama khawatir, lain kali Bella gak akan ulangi lagi" janji Bella pada ibunya bahwa ia tak akan membuat ibunya khawatir lagi, sebisa mungkin Bella akan mengabari ibunya jika terjadi sesuatu padanya.


"Lain kali jangan begitu, kamu harus hubungi mama jika terjadi hal seperti itu" ucap ibunya meminta Bella untuk berjanji padanya, dan hal itu diangguki oleh Bella bahwa ia akan menepati janjinya pada ibunya, agar ibunya tak merasa khawatir lagi.

__ADS_1


"Kakak itu terlihat sangat baik, tapi entah kenapa aku merasa sedikit takut ketika berada didekatnya. Apa mungkin karena kami baru saling kenal karena itu aku jadi takut padanya" ucap Bella dalam hati karena terus terfikirkan sosok Naufan yang tak terduga bersedia mau menolongnya padahal mereka saling tidak mengenal satu sama lain.


"Apa sebaiknya aku mengirimi kakak itu ucapan terimakasih ? aku takut nantinya hanya mengganggu waktu kakak itu. Bagaimana sebaiknya ya ? kirim sajalah, yang penting aku mengirim pesan padanya karena maksud yang baik" ucap Bella lagi sambil mengambil ponselnya dan mengetikkan ucapan terimakasih lalu mengirimkannya ke nomor ponsel Naufan yang ia dapatkan tadi sebelum berpisah dengan Naufan.


Naufan yang saat ini baru saja selesai mandi dikejutkan dengan ponselnya yang tiba-tiba berbunyi menandakan ada pesan baru yang masuk. Naufan langsung mengambil ponselnya dan memeriksa isi pesan yang masuk itu karena tidak ada nama pengirim dari nomor yang mengirimkan pesan itu. Naufan tersenyum melihat isi pesan yang tertera di ponselnya itu karena ternyata yang mengirimkan pesan adalah Bella, gadis yang ia tolong tadi di jalan.

__ADS_1


#Bersambung


__ADS_2