My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#20


__ADS_3

Hari ini sungguh hari yang mendebarkan bagi Clara. Tak ia sangka-sangka, hal yang ingin ia waspadai malah benar-benar terjadi hari ini. Sosok yang sengaja ia harapkan tak pernah ia temui malah bertemu dengannya tanpa ia sadari. ironis memang, namun ia tak menyangka bahwa sosok yang ia takuti itu ternyata adalah sosok pria yang sangat ramah walaupun dengan penampilan yang dingin. Seperti kata pepatah "Jangan menilai seseorang dari luarnya" begitulah ungkapan yang tepat untuk sosok Nathan dimata Clara saat ini.


"Akhirnya sampai juga dirumah. Melelahkan sekali" Ucap Clara saat tengah baru sampai dikamarnya dan tak lupa ia membaringkan tubuhnya sejenak, sebelum bersiap-siap untuk mandi.


Clara memejamkan matanya sejenak. Karena hari ini benar-benar hari yang melelahkan bagi Clara karena pertemuan yang tak disengaja dengan Nathan tadi. Sosok ramah Nathan terus terngiang-ngiang difikiran Clara, bagaimana Nathan menatap wajahnya, bagaimana Nathan tersenyum kepadanya. Hal itu terus terbayang-bayang oleh Clara.


"Apakah pria itu tidak ingat padaku. atau apakah ia sengaja mendekati diriku. Sebenarnya apa maksudnya melakukan hal demikian" Clara terus memikirkan hal ini sejak ketika ia dalam perjalan pulang hingga sampai diapartementnya. Bahkan hingga saat ini fikiran itu masih terus terlintas dikepalanya.


"Ah.... aku benar-benar bingung" Ronta Clara frustasi karena memikirkan keadaan ini.


"Oh iya, hampir saja lupa. Aku harus menghubungi pria itu. Entah jadi apa diriku jikalau aku tak menghubunginya. Ah.... sebaiknya aku kirim pesan saja" Ucap Clara karena takut menelfon Nathan


"Selamat malam ka Nathan. Ini Clara yang bertemu dengan kaka dicafe tadi. Clara udh sampe dirumah ka. kaka jangan lupa save no Clara ya 😊" Ucap Clara dalam pesan via WA itu.

__ADS_1


"Seperti ini sudah cukup bukan" Clara tengah berfikir apakah kata dalam pesannya sudah tepat atau belum. Karena ia takut kalau pesannya nantinya tidak sopan atau malah menyinggung Nathan.


Dilain sisi Nathan tengah berkutik dengan leptopnya untuk memeriksa apakah ada email yang masuk atau tidak. dan benar saja ada beberapa email yang masuk dan belum dibaca oleh Nathan. Tengan asik dengan kegiatannya, ponsel Nathan bergetar menandakan ada pesan masuk. Nathan melihat layar ponselnya dan disana tertera no tidak dikenal dan Nathan membuka dan membaca isi pesan itu.


"Selamat malam ka Nathan. Ini Clara yang bertemu dengan kaka dicafe tadi. Clara udh sampe dirumah ka. kaka jangan lupa save no Clara ya 😊"


Nathan tersenyum membaca pesan yang ada dilayar ponselnya. dan terjadilah balas membalas pesan antara Nathan dan Clara.


note: pesan via WA


Nathan : Selamat malam Clara. Ok akan kusimpan


Clara : kaka udah nyampe dirumah ?

__ADS_1


Nathan : Udah. lagi apa ?


Clara : tiduran ka. kaka lagi apa ?


Nathan : duduk aja


Clara : yaudah ka. Clara mau tidur dulu. Udah malam soalnya. Good night ka Nathan 😊


Nathan : good night 😊


Suasana pada malam itu benar-benar dipenuhi dengan senyuman satu sama lainnya. Benar-benar malam yang mendebarkan. Begitulah penggambaran keadaan malam ini.


Pagi memperlihatkan sinarnya. kicauan burung menghiasi suasananya. dan terlihatlah sosok gadis mungil yang masih terlelap dalam balutan selimut tebalnya. Tak seperti hari biasanya, hari ini Clara telat bangun, dikarenakan ia tidur cukup larut tadi malam. Untung saja hari ini ia tak ada jadwal perkuliahan. Karena itu ia masih enggan untuk bangun dari ranjangnya.

__ADS_1


sampai bertemu di next chapter berikutnya 😁


__ADS_2