
Tak butuh waktu lama. Luna akhirnya sampai diapartement yang dikatakan Clara. Bergegas memarkirkan mobilnya dan langsung menuju lift. Tak lama kemudian Luna sampai didepan pintu apartement Clara. Dan langsung menekan bel apartement.
Luna yang mendengar bel apartementnya bunyi langsung membukakan pintu. Dan tampaklah sosok Luna disana. Luna langsung memeluk Clara dan tak tahan akhirnya ia menangis. Ia tidak tega melihat hal yang terjadi pada sahabatnya ini. Pelukan Luna semakin erat dan tangisnya menjadi. Clara tak sanggup mendengar tangisan sahabatnya itu akhirnya ikut menangis juga.
"Clar. Kenapa lo gak bilang sama gue sih. Kita udah sahabatan cukup lama Clar. Apapun yang terjadi kita akan tetap sama-sama. Kenapa lo gak bilang bilang" isak tangis Luna menjadi-jadi
Luna adalah sosok sahabat Clara yang paling sangat menyayangi Clara. Bukan berarti sahabatnya yang lain tidak menyayangi Clara. Cuman Luna adalah yang palinh dekat dengan Clara. Dan Luna adalah tipe gadis yang perasa dan paling penyayang.
"Maaf lun. Gue gak maksud gak bilang sama lo. Lo tau sendiri gue gak tau harus gimana. Pikiran gue buntu. Dan gue gak bisa mikir apapun. Maafin gue Lun" Jawab Clara menenangkan sahabatnya itu.
"Ayo kita duduk dulu lun. Gue ambilin air buat lo minum" Ucap Clara meninggalkan Luna yang masih sesegukan diruang tamu apartement Clara.
"Maaf lun. Cuman ada air putih yang bisa gue sajikan buat lo. Gue belum sempat beli apapun soalnya" Ucap Clara sambil menyodorkan air yang ia ambil barusan.
__ADS_1
"Ga apa-apa Clar. Ini udah cukup kok. Lo gak usah repot-repot" Ucap Luna sambil meneguk air yang dibawakan Clara.
"Jadi setelah ini lo mau ngapain Clar. Lo tinggal dirumah gue aja ya. Bokap nyokap gue gak keberatan kok." Ucap Luna membujuk Clara agar mau tinggal bersamanya
Karena Luna gak tega membiarkan Clara tinggal seorang diri disini. Karena luna tau Clara tidak biasa tinggal sendirian.
"Jangan khawatir Lun. Gue udah gak apa-apa kok. Gue mencoba menerima segala hal yang terjadi dalam hidup gue saat ini. Dan gue percaya masih ada harapan untuk kehidupan gue agar jadi lebih baik dari yang sebelumnya" Ucap Clara meyakinkan Luna
"Beneran? lo gak bohong kan?" tanya Luna menyelidik
"Lo gak perlu berterimakasih sama gue Clar. Lo adalah sahabat terbaik gue. ketika gue kesusahan dan sedih Lo ada Selalu buat gue clar. Jadi apapun yang terjadi lo harus bilang ke gue Clar. Ngerti kan! " Ucap Luna kepada Clara panjang lebar
"iya gue ngerti. Lo gak usah khawatir. Gue baik-baik aja" Ucap Clara sambil memeluk sahabatnya itu
__ADS_1
"Lo harus janji sama gue dulu" Ucap luna
"Gue janji" jawab Clara sambil terkekeh
"Nah gitu dong. Jangan sedih lagi. Gue tau ini berat buat lo Clar. Tapi lo gak boleh nyerah. Masa depan lo masih nungguin, buat lo perjuangkan. Masih banyak hal yang bisa lo lakuin Clar diluar sana" Ucap Luna menyemangati Clara.
"Iya Lun. Lo tenang aja. Gua bakalan hidup dengan baik mulai sekarang. Dan gak bakalan buat orang disekitar gue khawatir dengan keadaan gue" Ucap Luna mencoba meyakinkan Clara.
Sampai sini dulu cerita kita hari ini..
Jangan lupa pantauin terus
Jangan lupa tinggalin jejaknya dikolom komentar...
__ADS_1
hehehehe