
Sesampainya diapartement Clara. Clara langsung bergegas keluar dari mobil diikuti oleh Nathan dibelakangnya.
"Kakak. Terimakasih untuk hari ini. Aku sangat senang sekali bisa menghabiskan waktu dengan kak Nathan". ucap Clara dengan senyuman manisnya.
"Clara. Ada hal yang ingin kukatan padamu" ucap Nathan. Nathan tidak bisa menahan perasaannya lagi. Dia ingin mengungkapkan perasaannya kepada Clara saat ini juga.
"Apa itu kak?" tanya Clara merasa heran dengan sikap Nathan. Nathan tengah mempersiapkan hatinya terlebih dahulu sebelum menyatakan perasaannya kepada Clara. Ketika ia rasa hatinya sudah siap. Nathan pun mulai memberanikan dirinya.
"Clara, sebenarnya aku tertarik padamu sejak lama. Setiap waktu rasanya ingin terus bertemu dan bersama denganmu terus. Aku menyukaimu Clara. Apakah kau bersedia menjadi kekasihku Clara?" ucap Nathan dengan nada dan raut wajah serius.
Pengakuan Nathan membuat Clara terkejut. Ia tak pernah menyangka bahwa Nathan akan menyatakan perasaannya pada Clara.
"Apakah kakak serius dengan yang kakak katakan ?" tanya Clara pada Nathan. Karena Clara takut bahwa yanh didengarnya salah.
"Aku serius Clara. Aku benar-benar menyukaimu" jawab Nathan meyakinkan Clara dan perasaannya.
"Kakak. Aku hanya gadis biasa, tidak sebanding dengan kak Nathan. Ditambah lagi Clara yatim piatu. Clara merasa tidak pantas atah tidak cocok untuk kak Nathan" ucap Clara dengan raut wajah sedih
"Clara kenapa kau berbicara seperti itu, Aku menyukaimu dengan segala kekurangan dan kelebihan yang kau punya. Aku juga yatim piatu sama seperti kau Clara. Tak ada yang perlu ditakutkan akan hal itu" jawab Nathan mencoba menjelaskan segala sesuatunya kepada Clara. Clara yang mendengar ucapan Nathan terkejut dengan penuturan kata yang diucapkannya. Clara juga menyukai Nathan. Clara ingin bersama Nathan. Karena ketika Clara merasa kesepian dan membutuhkan seseorang, Nathan selalu ada untuk Clara.
Nathan terus memperhatikan Clara, ia berharap Clara akan menerima pernyataan cintanya. Tiba-tiba Clara mendekat kearah Nathan dan mulai memeluk Nathan. Nathan kaget bukan main, Karena Clara tiba-tiba memeluknya.
"Kakak. Aku juga menyukai kak Nathan. Aku bersedia menjadi kekasih kak Nathan" ucap Clara sembari mempererat pelukannya.
Nathan yang mendengar hal itu langsung tersenyum lebar dan membalas pelukan Clara.
__ADS_1
"Terimakasih Clara. Aku sangat senang sekali. Mulai hari ini kau adalah kekasihku. Aku akan sangat menyayangimu, menjagamu, melindungimu dan memanjakanmu" ucap Nathan dengan penuh kasih
"Kakak harus janji loh ya. Gak boleh boong" ucap Clara dengan nada manjanya.
"Tentu saja sayang. Aku janji" ucap Nathan sambil mencium puncak kepala Clara. Hal itu membuat Clara malu-malu karena perlakuan manis yang diberikan Nathan.
"Kakak memanggilku apa barusan ?" tanya Clara kepada Nathan.
"Sayangku" ucap Nathan dengan senyum manisnya.
Clara tertawa melihat kelakuan Nathan yanh seperti ini.
Malam ini adalah malam yang sangat membahagiakan dalam hidup Nathan dan juga Clara. Untuk pertama kalinya mereka melepas masa lajang mereka dan menjalani hari sebagai sepasang kekasih.
Keesokan harinya, seperti biasanya Clara dan Nathan bangun pagi. Melaksanakan rutinitas pagi mereka seperti yang biasa mereka lakukan. Tapi kali ini ada sedikit hal yang berbeda. Karena setiap bangun pagi akan ada panggilan telfon dari Nathan untuk Clara.
"Selamat pagi juga kak Nathan. Aku baru saja bangun karna mendengar panggilan telfon dari kak Nathan" ucap Clara dalam keadaan setengah sadar karna ia baru saja bangun dari tidur nyenyaknya. saat ini jam masih menunjukkan pukul 6 lewat 5 menit.
"Apakah aku membangunkan kau sayang ? maafkan aku karna tidak tau kau masih tidur" ucap Nathan dengan nada lembutnya
"hahahahah gak papa kok Kak. Malahan aku senang kalau dibangunin kak Nathan" ucap Clara dengan nada manisnya
"Sebenarnya aku juga mau bangun juga. Cuman masih ngumpulin nyawa dulu. Untuk kak Nathan nelfon kan. Jadi kebangun deh heheheh" ucap Clara sambil duduk
"Syukurlah. Apakah kau ada kelas pagi ini?" tanya Nathan kepada Clara
__ADS_1
"Aku gk ada kelas lagi kak. Kan udah semester akhir. Rencananya pagi ini Clara mau temuin dospem sekaligus mau bimbingan skripsi. Soalnya kemaren ni Clara udah seminar jadi masih banyak yang perlu revisi" jelas Clara panjang lebar.
"Jika ada yang tak kau ketahui. Jangan lupa tanya padaku. Aku juga lulusan jurusan bisnis" ucap Nathan
"Ok. kalau gitu nanti kak Nathan harus bantuin Clara ya ?" ucap Clara dengan nada manjanya untuk bujukin Nathan
"Tentu saja sayang" ucap Nathan sambil terkekeh
"Jam berapa mau kekampusnya ?" tanya Nathan kepada Clara
"Kata dospemnya pukul 8 kak" jelas Clara
"Kalau begitu bersiap-siaplah. Aku akan mengantarmu kekampus" ucap Nathan
"Eh.... gak usah kak. Clara gak mau ngerepotin kak Nathan" ucap Clara sungkan
"Kau adalah pacarku Clara. Jadi tidak masalah dan arah kekantorku searah dengan arah apartement dan kampusmu. Jangan menolak ku ok " ucap Nathan penuh harap
"Baiklah. Clara siap-siap dulu kak" ucap Clara sambil turun dari ranjangnya
"Jangan lupa sarapan" ucap Nathan mengingatkan
"Ok. kak Nathan juga jangan lupa" ucap Clara mengingatkan Nathan juga
"Ok sayang" ucap Nathan. dan panggilan telfon pagi hari itu pun berakhir dengan raut wajah senang diantara keduanya.
__ADS_1
*Bersambung"