
"Kalau begitu selamat bersenang-senang. Aku mencintaimu" ucap Rafael mengakhiri panggilan telfon itu dengan mengucapkan kata cinta disela akhir pembicaraan.
"Aku mencintai kakak juga" jawab Luna dengan nada yang malu-malu yang menurut Rafael itu sangat imut sekali. Ingin rasanya Rafael langsung kesana menemui kekasihnya itu.
Sesampainya di kafe yang dituju untuk bertemu Clara dan juga Andin. Luna langsung bergegas turun dari mobilnya dan menuju ke dalam kafe. Luna bergegas menuju ke lantai dua kafe alih-alih menelfon Clara memberitahukan bahwa ia sudah sampai ditempat janjian untuk bertemu. Sesampainya di lantai dua, Luna mengedarkan pandangannya untuk melihat dimana keberadaan Clara dan juga Andin. Tak membutuhkan waktu lama menemukan keberadaan mereka berdua dan Luna langsung bergegas kesana.
"Clara, Andin" sapa Luna sesampainya disana, sontak mereka berdua langsung terkejut melihat kedatangan Luna tanpa disangka-sangka, karena Luna tak mengabari bahwa ia telah datang atau sampai di kafe.
__ADS_1
"Luna, kapan kau sampai ? Kenapa kau tak mengabari aku ? Ayo duduk dulu sini Lun" tanya Clara yang terkejut karena kedatangan Luna yang tiba-tiba tanpa mengabari lebih dulu, Luna pun duduk di sebelah Clara.
"Baru aja sampai. Tadi kau bilang kalian ada di lantai atas, karena itu aku langsung saja naik ke atas" jawab Luna dengan santainya karena gak sulit untuk menemukan keberadaan Clara dan juga Andin di kafe ini.
"Hy Andin, udah lama kita gak ketemu, Apa kabar ?" sapa Luna pada Andin yang mendengarkan pembicaraan Clara dan Luna sedari tadi. Andin yang di panggil langsung tersenyum ke arah Luna.
"Hy Lun, kabarku baik. Bagaimana dengan dirimu ? ku dengar kau menjadi dokter sekarang. Pasti sangat sibuk sekali kan ? Senang bertemu denganmu juga Luna" ucap Andin dengan nada suara sangat senang sekali karena Akhirnya ia bisa bertemu dengan Luna dan bisa berkumpul bersama hari ini.
__ADS_1
"Hahaha kenapa juga aku berlama-lama disana. Rumahku kan ada disini, ditambah lagi disana tak terlalu menyenangkan juga. Karena aku harus fokus dengan stadyku. Jika disini aku bisa bermain sesuka hatiku" ucap Andin sambil tertawa.
"Oh iya Lun. Apa kau tak akan pesan minuman atau yang lainnya. Pesanlah dulu baru lanjutkan obrolannya lagi" ucap Clara tiba-tiba nimbrung di dalam pembicaraan Luna dan juga Andin. Karena sedari Luna sampai tadi, ia belum memesan apapun, malah asik mengobrol dengan Andin menanyakan kabar masing-masing.
"Hahahaha astaga, karena keasikan ngobrol jadi gak sadar kalau Luna belum memesan apapun. Ayo Lun, kau ingin pesan apa ?" tanya Andin yang juga tak menyadari bahwa Luna belum memesan apapun karena keasikan mengobrol.
"Kalau gitu aku ke bawah dulu, sekalian mau melihat menu yang ada di kafe ini" ucap Luna yang langsung berdiri ingin menuju ke bawah untuk memesan minuman dan yang lainnya yang di rasa akan di makan nanti.
__ADS_1
"Oke. Kami akan menunggu disini" jawab Clara dan Luna pun menuju ke bawah untuk memesan minuman.
#Bersambung