
Sekali lagi Clara mencoba menenangkan dirinya. Mencoba untuk memberanikan dirinya.
" Tenanglah jantungku. Ku mohon tenanglah. Tak kan terjadi apapun jika aku keluar dari sini. Semuanya akan baik-baik saja. Kemarin tak terjadi apa-apa" Ucap Clara mencoba untuk yakin.
tiga puluh menit telah berlalu dan dengan segala keberaniaannya Clara akhirnya sampai dikampus. Untung saja kampus sangat ramai hari ini. Jika tidak mungkin Clara akan ketakutan lagi. Karena biasanya seperti di film-film yang sering ditonton Clara. Adegan-adegan seperti yang terjadi kemarin pasti pada akhirnya orang yang tak sengaja melihat kejadian itu jika tidak disiksa pasti dibunuh. Begitulah biasanya alur cerita dalam film tentang mafia. Memikirkan hal itu saja membuat Clara ketakutan setengah mati.
Hari telah menunjukkan pukul sebelas. Clara masih juga berkutik dengan fikirannya. Ia memikirkan akan pergi ke panti asuhan hari ini atau tidak. Dilain sisi ia Clara juga memikirkan bahwa dirinya baru saja mulai bekerja dan itu pun sekarang masih masuk hari ke dua. Tidak mungkin ia tiba-tiba minta liburkan.
__ADS_1
"Bagaimana ini. Aku tidak mungkin tidak pergi ke panti asuhan hari ini" Clara benar-benar pusing sekarang
Clara sangat takut ketika ia ke panti asuhan. Ia sangat takut jikalau Orang-orang itu menunggunya nanti disana dan lalu menculik dan membunuh dirinya. Bayang-bayang akan kengerian ia lihat difilm yang pernah ia tonton terus menghantui dirinya. Clara benar-benar tak bisa memikirkan apapun lagi, fikirannya benar-benar buntu. Dan ia benar-benar takut jika hal yang terfikirkan olehnya itu terjadi. Semoga saja tidak, begitulah harap Clara.
Dengan segala keberaniannya Clara meninggalkan arena kampus dan langsung menuju ke halte bus. Tak perlu menunggu waktu lama bus pun tiba. Didalam bus Clara benar-benar seperti cacing kepanasan. Gelisah sambil melirik kesana kemari, memperhatikan setiap orang yang ada disana. Apakah ada orang yang mencurigakan atau tidak. Menurut Clara apa yang dilakukannya saat ini adalah perwujudan untuk melindungi diri, ketika ada orang yang mencurigakan, setidaknya ia bisa sedikit waspada.
"Selamat siang tuan. Seperti yang anda perintahkan kami telah mengikuti nona itu. dan saat ini dia menuju ke panti asuhan" Ucap orang diseberang sana
__ADS_1
"Tetap awasi dia. Jika kau melihat dia melakukan sesuatu yang mempengaruhi reputasiku atau menceritakan kejadian yang dia lihat kemarin. Tangkap dia dan bawa kehadapanku. Mengerti!" Ucap Nathan memerintah dengan menegaskan setiap perkataannya.
Kenapa Nathan tak langsung saja menangkap Clara. Karena Nathan sangat menghormati orang tua Clara. Karena bisa dikatakan hubungan keluarga Nathan dan Clara cukup dekat hanya saja Clara tidak pernah bertemu dengan Nathan sebelumnya. Sedangkan Nathan pernah bertemu Clara dan itu pun ketika Nathan masoh remaja. Sedangkan Clara masih kanak-kanak.
Ketika orang tua Nathan tiada karena insiden waktu itu. Nathan seolah-olah menutup diri dari kalayak orang banyak. Segala hal yang ada pada diri Nathan berubah secara drastis pada kala itu. Insiden yang menewaskan kedua orang tuanya yang tak kan pernah ia lupakan. Insiden yang tak kan pernah ia sebutkan dan hanya dia dan orang kepercayaannya yang mengetahui segala hal yang terjadi kala itu.
SAMPAI JUMPA DIEPISODE SELANJUTNYA bye.....
__ADS_1