My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#167


__ADS_3

Clara sedari tadi hanya mendengarkan obrolan Nathan sambil asik melihat-lihar rak-rak yang berisikan berbagai macam barang kebutuhan rumah tangga disana. Untung saja Clara sudah mencatat apa saja yang perlu dibeli agar tidak ada yang tertinggal, tentunya juga ada beberapa barang yang tak ada di list catatan yang Clara buat sebagai tambahan.


Clara tampak asik dengan kegiatannya sedang Nathan hanya mengikuti Clara sambil membawa troli belanjaan mereka.


"Kakak, berbicara dengan siapa ? Apakah kak Kenzo ? tadi Clara dengar kakak menyebut nama kak Kenzo" tanya Clara memastikan pendengarannya salah atau tidak barusan.


"Iya Kenzo sayang, aku lupa hari ini ada janji dengan Kenzo, Rafael dan Naufan jadinya mereka tampak khawatir dan juga sedikit marah karena tak mendapatkan kabar dariku dan aku tak bisa dihubungi juga" jelas Nathan pada Clara tentang keadaan yang tengah ia alami sekarang karena kondisinya yang kurang baik tadi. Nathan jadi menyesali perbuatannya yang begadang semalam karena ingin menyelesaikan pekerjaannya yang menumpuk.


Seharusnya ia tak ke bla-blasan dalam menyelesaikan pekerjaannya itu.

__ADS_1


"Pantas saja tadi Clara lihat ponsel, ada panggilan masuk yang lumayan banyak dari kak Rafael. Cuman baru kelihatan tadi. Lalu bagaimana jadinya kak ? Apa para kakak sangat marah sekali ?" tanya Clara yang khawatir dengan hubungan persahabatan Nathan dan ke tiga sahabat baiknya itu. Tentunya Clara juga merasa bersalah karena tidak mencek ponselnya tadi karena sibuk beberes rumah, jika tau pasti Clara akan langsung membangunkan Nathan dan memberitahukan tentang Rafael yang terus menghubungi dirinya.


"Tidak marah sayang, mereka hanya khawatir saja karena aku tak bisa dihubungi. Kau tak perlu mencemaskan apapun. Semuanya baik-baik saja" jawab Nathan meyakinkan Clara bahwa semuanya baik-baik saja.


"Apakah belanjaannya sudah semuanya sayang ?" tanya Nathan yang melihat troli belanjaan sudah hampir penuh dengan barang-barang kebutuhan rumah dan Clara juga terlihat tak memilih apapun lagi.


"Tinggal camilan saja lagi kak. Clara mau membeli beberapa camilan karena persedian yang ada di rumah tinggal sedikit lagi" jawab Clara yang berjalan menuntun Nathan menuju rak yang berisikan berbagai macam camilan. Clara tampak senang melihat camilan yang berjejer di rak itu dan pada akhirnya Clara memilih berbagai macam camilan dalam jumlah yang lumayan banyak cukup untuk persediaan seminggu.


Sebelum pulang ke rumah, Clara meminta Nathan untuk mampir ke toko roti terlebih dahulu. Karena Clara ingin membeli beberapa roti dan cake yang ada disana. Tentunya semua yang dibeli Clara untuk keperluan rumah mereka.

__ADS_1


"Kakak. Apa ada roti yang kakak inginkan ? atau ini saja sudah cukup ?" tanya Clara pada Nathan yang masih asik melihat-lihat roti yang ada dihadapannya dengan fokus, karena Nathan sepertinya ingin mencoba roti yang lainnya.


"Aku lihat-lihat dulu sayang. Sepertinya yang ini enak, ayo ambil satu" ucap Nathan menunjuk roti dengan isian coklat itu.


"Satu aja kak ?" tanya Clara pada Nathan karena Nathan hanya menginginkan satu saja padahal bisa dibeli beberapa lagi.


"Aku hanya ingin mencobanya saja dulu" jawab Nathan dan diangguki mengerti oleh Clara.


Setelah memilih beberapa potong roti dan cake, mereka pun membayar belanjaan mereka ke kasir.

__ADS_1


#Bersambung


__ADS_2