
Clara tengah berada di mall saat ini. Clara berniat untuk membeli beberapa camilan untuk dirumah dan membeli beberapa hal untuk keperluan rumah tangga yang kurang. Clara ingin menstok beberapa bahan masakan yang ia rasa sangat diperlukan di dapur. Walau sebenarnya sudah cukup lengkap disana, tapi menurut Clara ada beberapa yang kurang. Makanya Clara ingin mengisi kembali kulkas Nathan, karena mulai sekarang Clara akan sering memasak makanan untuk Nathan dan juga dirinya.
"Kalian tunggu aja disini, aku bisa sendiri belanjanya" ucap Clara pada para pengawal Nathan yang saat ini tengah menemani Clara pergi ke mall.
"Kami akan mengikuti kemana saja nona pergi, itu yang diperintahkan tuan pada kami" ucap salah satu pengawal itu dengan tegas. Karena perintah tuannya harus dilaksanakan tanpa adanya kesalahan. Clara yang mendengar itu merasa tidak enak dengan kehadiran semua pengawal yang ditempatkan Nathan, dia menjadi tidak leluasa untuk mengerjakan sesuatu jadinya.
"Kalau begitu hanya dua orang yang aku izinkan untuk mengikuti diriku" ucap Clara memberitahu para pengawal itu bahwa ia tak ingin diikuti oleh mereka semua.
"Baiklah nona" ucap salah satu pengawal itu mengintrupsi rekannya agar menunggu disini sampai Clara dan dua pengawal yang mengikutinya kembali.
Clara pun mulai berbelanja hal-hal yang ingin ia beli dan yang ia rasa perlu. Tentunya bawaan belanjaannya dibantu bawa oleh dua orang pengawal yang ikut menemani Clara berbelanja.
Ketika sedang asik berbelanja, Clara tak sengaja berpapasan dengan seseorang yang sangat ia kenal dan hal itu sontak membuat Clara terkejut dan dag dagan. Clara tak menyangka akan bisa bertemu dengan orang itu disini, padahal Clara berusaha untuk tidak bertemu dengan siapapun yang membuat keadaannya jadi buruk dan terus bersedih.
__ADS_1
"Clara" panggil orang itu pada Clara yang membuat Clara menghentikan jalannya.
"Hallo om Surya. Selamat siang" sapa Clara dengan sangat ramah dan sopan.
"Apa kabarmu Clara ?" tanya pria itu yang sebenarnya adalah ayah dari sahabatnya Morgan.
"Baik om. Om Surya sendiri bagaimana ?" tanya Clara kembali pada ayah Morgan basa basi.
"Om juga baik" jawab ayah Morgan tersenyum.
"Eh... Apa tidak apa jika Clara menemani om Surya makan siang ?" tanya Clara terkejut karena ajakan ayah Morgan itu. Karena Clara takut nantinya keluarga Morgan terkena masalah karenanya.
"Tentu saja tak apa. Mau kan menemani om untuk makan siang ?" ajak ayah Morgan lagi pada Clara.
__ADS_1
"Baiklah om. Tapi tunggu sebentar ya om, ada yang mau Clara bilang dengan mereka berdua dulu" ucap Clara sambil menunjuk dua orang pengawal yang menemaninya sedari tadi.
"Ok silahkan" jawab ayah Morgan mempersilahkan Clara berbicara dengan dua pengawalnya.
"Lian. Aku mau makan siang dengan om Surya sebelum pulang. Kalian berdua kembalilah dulu dan bawa yang lainnya untuk makan siang juga" ucap Clara pada Lian salah satu pengawal yang tengah bersamanya.
"Kami akan menunggu nona disini" ucap Lian pada Clara.
"Tidak perlu menungguku. Nanti jika aku sudah selesai, aku akan langsung menemui kalian" ucap Clara bersikeras menyuruh Lian dan rekannya pergi meninggalkannya.
"Baiklah nona. Kami akan menunggu anda di luar mall. Tolong hubungi kami jika anda sudah selesai" ucap Lian pada Clara dan diangguki Clara tanda mengerti.
Kedua pengawal itu pun memberi hormat pada Clara untuk berpamitan dan hal itu dilihat oleh ayah Morgan, ia merasa ada sesuatu yang terjadi pada Clara dan bertanya-tanya siapa dua orang laki-laki yang berada dibelakang Clara tadi. Dia benar-benar penasaran dengan kehidupan yang dijalani Clara setelah orang tuanya tiada dan seluruh aset keluarganya disita oleh pihak BANK karena mengalami krisis dan kebangkrutan karena pimpinan mereka tiada.
__ADS_1
#Bersambung