My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#44


__ADS_3

Mereka pun mengakhiri obrolan mereka agar bisa menikmati makanan yang akan mereka makan dan mereka makan dalam keadaan hening yang terdengar hanya suara garpu dan sendok yang bergesekan dengan piring.


Tibalah hari yang di tunggu. Hari ini Clara akan mengajak Luna untuk bertemu dan berkenalan dengan Nathan. Tentunya Nathan juga akan membawa Kenzo dan juga Rafael.


"Lun. Lo udah siap belum ?" tanya Clara pada Luna lewat telfon.


"Gue udah di jalan nih. Tunggu gue di apartement lo. Lo belum berangkat kesana kan ?" tanya Luna yang ingin menjemput Clara.


"Gue belum berangkat, masih di apartement siap-siap nih" ucap Clara memberitahu Luna.


"Ok. Tunggu gue" ucap Luna meminta Clara menunggu dirinya.


Clara tengah bersiap-siap saat ini. Dia sudah memberitahu Nathan tempat dan waktu untuk bertemu. Mereka memutuskan bertemu di salah satu kafe yang ada di mall. Nathan juga telah memberitahukan Rafael dan Kenzo tempat dan waktu ngumpulnya.


"Rel lo dimana ? gak lupa kan hari ini kita ketemuan" tanya Nathan menghubungi Rafael.

__ADS_1


"Tenang aja. Gue lagi jemput Kenzo. Kita ketemuan aja di sana" ucap Rafael yang tengah menjemput Kenzo.


"Ok sampai ketemu di sana" ucap Nathan.


Beberapa hari yang lalu, tepatnya tiga hari yang lalu. Luna tengah menikmati waktunya di salah satu kafe dekat rumah sakit tempat ia bekerja. Ketika waktu santainya selesai, ia memutuskan untuk kembali ke rumah sakit. Lalu tiba-tiba ketika hendak berjalan menuju ke rumah sakit, seseorang tidak sengaja menabrak Luna dan membuat Luna terjungkal ke belakang dan yang lebih parahnya pantatnyalah yang terlebih dahulu menabrak lantai dan hal itu membuat Luna kesakitan.


"Maaf-maaf. Aku gak sengaja" ucap orang itu sambil membantu Luna berdiri kembali.


"Aduh sakit" ucap Luna yang membuat orang itu merasa tak enak.


"Gapapa kok. Lain kali mohon berhati-hati ketika jalan" ucap Luna menasehati orang yang menabraknya itu.


"Hmmmm" Luna hanya berdehem saja dan meninggalkan orang itu karena ia buru-buru harus kembali ke rumah sakit. Karena waktu istirahatnya telah usai. Orang yang menabrak Luna itu hanya bisa melihat kepergian Luna. Karena Luna tiba-tiba pergi begitu saja.


Kembali kemasa sekarang atau hari pertemuan.

__ADS_1


"Ra. Gue udah di bawah nih. Turun gih" ucap Luna via telfon menelfon Clara.


"Ok. Tunggu" jawab Clara yang tengah turun dengan lift yang ada di apartementnya.


Sesampainya di depan gedung apartementnya. Clara tengah mencari keberadaan Luna. Luna yang melihat Clara langsung menurunkan kaca mobilnya dan melambaikan tangan sambil memanggil Clara.


"Ra. Sini-sini" panggil Luna sambil melambaikan tangannya.


"Hy Lun" panggil Clara sambil mendekat ke arah mobil Luna. Clara pun langsung memasuki mobil Luna. Selama di perjalanan mereka terus-terusan tertawa saling menggoda satu sama lain.


Dilain sisi Nathan, Rafael dan Kenzo telah sampai di tempat pertemuan yang telah di tentukan dan telah memesan minuman terlebih dahulu sambil menunggu kedatangan Clara dan Luna.


"Than. Mana nih cewek lo ?" tanya Kenzo pada Nathan.


"Bentar lagi nyampe. Tunggu aja" jawab Nathan sambil menyeruput minumannya.

__ADS_1


"Eh itu dia" ucap Rafael yang melihat Clara dan pandangan Rafael langsung tertuju pada Luna tanpa sengaja. Nathan dan Kenzo melihat ke arah yang dilihat oleh Rafael.


*Bersambung*


__ADS_2