
Sesampainya di ruang keluarga, sudah ada orang tua Lani yang tengah menunggu bersama dengan adik perempuan Lani yang bernama Moza. Lani bertiga bersaudara, dua perempuan dan satu laki-laki dan Lani adalah anak pertama di keluarga itu. Melihat kedatangan Kenzo, orang tua Lani menjadi sangat senang karenanya.
"Menantuku sudah datang, lama tidak bertemu sayang" ucap ibu Lani sambil menghampiri dan memeluk Kenzo dengan penuh kasih sayang, ibu Lani sangat bahagia sekali dengan kedatangan Kenzo ke rumah mereka ini.
"Hallo ma, apa kabar ? maaf Kenzo baru mengunjungi mama hari ini" jawab Kenzo membalas pelukan ibu Lani itu.
"Kabar mama baik. Hahahaha..... gapapa sayang, mama tahu bahwa dirimu sibuk dengan urusan kantor bukan, mama cuman berharap kamu tidak melupakan mama saja" ucap ibu Lani dengan senyuman lembut menghiasi wajah cantiknya, walau sudah berumur, ibu Lani masih terlihat muda dan sangat cantik sekali dan hal itu menurun pada Lani kekasihnya.
"Terimakasih sudah mengerti ma" ucap Kenzo berterimakasih karena keluarga Lani memahami keadaan Kenzo yang sebenarnya.
__ADS_1
Setelah sedikit berbincang dengan ibu Lani, Kenzo menghampiri ayah Lani yang tengah berdiri di belakang istrinya itu.
"Hallo pa, apa kabar ?" ucap Kenzo bertanya pada ayah Lani bagaimana kabarnya hari ini untuk basa basi.
"Aku baik, sudah lama kita tak bertemu nak. Apakah pekerjaanmu lancar-lancar saja ?" tanya ayah Lani memberi perhatian pada calon menantu kesayangannya itu agar ia tak canggung ketika bersama dengannya.
"Namanya juga menjalankan perusahaan, ada masa senangnya dan ada masa sulitnya, tergantung keadaan juga sebenarnya" ucap ayah Lani yang sangat tau bagaimana kehidupan seorang pebisnis perusahaan besar yang sangat sibuk.
"Pa, apakah papa akan terus membiarkan kak Kenzo berdiri ?" tanya Moza adik perempuan Lani yang sedari tadi hanya melihat dan mendengar pembicaraan yang lainnya, dan hal itu membuat ayah Lani terkejut dan baru menyadari bahwa Kenzo sedari tadi masih berdiri, hal itu terjadi karena terlalu asik mengobrol makanya jadi lupa dengan keadaan sekitar. Kenzo yang mendengar hal itu hanya tersenyum simpul saja, karena tak jadi masalah baginya. Bagaimanapun ayah Lani juga masih berdiri, tak mungkin ia hanya main duduk saja langsung.
__ADS_1
"Astaga sampai lupa, ayo duduk nak" ucap ayah Lani karena di ruang keluarga itu hanya ada ayah Lani, Lani dan ke dua adiknya. Sedangkan ibunya berada di dapur menyiapkan minuman dan berbagai macam camilan.
"Hahahah iya pa" jawab Kenzo sambil duduk di sofa berdampingan dengan tempat Lani duduk saat ini. Lalu tiba-tiba ibu Lani datang sambil membawa nampan berisi camilan dan diikuti oleh asisten rumah tangga yang membawa nampan berisi minuman yang akan dihidangkan untuk calon menantu mereka yaitu Kenzo. Kenzo yang melihat hal itu merasa sedikit tak enak dengan perlakuan ibu mertuanya itu, walau sudah sering mengalami pelayanan seperti ini, dia tetap merasa sangat canggung. Karena ia takut merasa merepotkan orang lain apalagi ini adalah keluarga calon istrinya sendiri.
"Ma, tak perlu repot-repot begini, padahal aku juga sudah sering datang kesini" ucap Kenzo merasa tak enak dengan ibunya Lani.
"Tidak apa, kan jarang juga kita bisa berkumpul bersama seperti ini. Apalagi ini untuk calon menantu mama sendiri. Mama senang melakukannya, karena jarang-jarang juga terjadi" jawab ibu Lani dengan raut wajah yang sangat bahagia dan senyuman terus menghiasi wajah cantiknya itu. Karena ibu Lani sudah menunggu-nunggu moment seperti ini.
#Bersambung
__ADS_1