My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#180


__ADS_3

"Kabari aku jika tanggal pertemuannya sudah ditentukan, aku pasti akan datang, apalagi ini untuk membicarakan moment bahagia dalam hidup adikku tersayang" jawab Dylan dengan nada senang dengan hal yang terjadi dalam kehidupan adik satu-satunya itu.


"Awas saja kalau tidak datang" ancam Kenzo pada kakaknya itu, sebab ia sangat mengharapkan kehadiran kakaknya disana.


"Baiklah aku akan datang" jawab Dylan terkekeh mendengar ancaman dari adiknya itu, walaupun Kenzo memiliki sifat yang dingin dan pendiam tapi terkadang dia juga sangat hangat dan banyak bicara tergantung lawan bicaranya.

__ADS_1


"Kalau begitu beristirahatlah, disana sudah malah bukan ? selamat malam adikku" ucap Dylan mengakhiri panggilan telfonnya dengan Kenzo. Setelah panggilan telfon itu selesai, Kenzo langsung membaringkan tubuhnya lagi di atas kasur. Kenzo tak sabar menanti hari dimana seluruh anggota keluarganya pulang ke Indonesia dan berkumpul bersama lagi. Sudah cukup lama Kenzo tak bertemu dengan ke dua orang tua dan kakaknya secara langsung. Karena kesibukan masing-masing dan tempat tinggal yang berbeda negara yang membuat mereka sulit untuk bertemu satu sama lainnya.


Saat ini Bella tengah berada di kampusnya ada jadwal perkuliahan yang harus ia hadiri, setelah kelasnya selesai Bella langsung bergegas ke kantin kampus bersama temannya yang bernama Karin, mereka sudah saling berteman semenjak masa orientasi mahasiswa baru atau ospek. Karin adalah teman Bella yang paling akrab dengan Bella di kampus.


"Setiap kali kelas pak Burhan, mood langsung gak enak nih, bawaannya kesal mulu. Coba aja tu bapak baik dikit aja pasti enak ngedengerin materinya" kesal Karin yang baru saja keluar dari kelas dosennya yang bernama Burhan. Bella yang mendengar kekesalan Karin hanya bisa dibuat geleng kepala karena tingkah temannya itu.

__ADS_1


"Ganteng sih iya, tapi galak banget. Gak tertarik juga aku" ucap Karin yang bergidik ngeri membayangkan bagaimana jadinya jika ia menjadi salah satu mahasiswi yang tergila-gila dengan dosennya sendiri. Karin merasa horor memikirkannya.


"Hahahaha jangan terlalu gak suka juga nter berbalik loh. Baru tau rasa" ledek Bella pada Karin yang dibalas dengan tatapan kekesalan dari wajah Karin karena ledekan temannya itu. Karin bertekad tak akan luluh dengan wajah tampan dosennya itu.


Sangking asiknya mengobrol, mereka berdua pun sampai di kantin fakultas mereka. Karena setiap fakultas di Universitas ini memiliki kantinnya masing-masing. Karin mengedarkan padangannya mencari seseorang yang sudah janjian dengan mereka akan makan bersama. Tak perlu membutuhkan waktu lama, Karin menemukan keberadaan temannya yang menunggu itu.

__ADS_1


"Bell ayo. Itu Alex udah jagain tempat duduk untuk kita sedari tadi" ucap Karin menunjuk keberadaan Alex yang melambaikan tangan ke arah mereka berdua. Alex adalah salah satu teman akrab Bella juga semenjak ospek. Bisa dibilang mereka bertiga adalah trio di kampus itu, yang kemana-mana pasti bareng kecuali ke kamar mandi, tapi gak terlalu seperti itu juga. Karin menarik tangan Bella dan langsung menuju ke tempat Alex berada, Bella yang ditarik tangannya hanya mengikut saja.


#Bersambung


__ADS_2