My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#205


__ADS_3

"Sebelumnya aku sudah dengar dari ayahku tentang kau sudah memiliki keluarga baru sekarang dan aku juga mendengar bahwa kau akan menikah dalam waktu dekat ini. Benarkah itu ?" tanya Morgan ingin memastikan kebenaran yang ia dengar dari ayahnya sendiri. Morgan ingin mendengar dari Clara langsung tentang hal itu.


"Yang kau dengar itu memang benar. Aku akan menikah, aku sudah meminta ayahku mengirimkan undangannya kekeluargamu. Jangan lupa datang ya" jawab Clara dengan santainya mengingat hal yang dikatakan Morgan memang benar adanya dan Clara juga tak bermaksud untuk menyembunyikan fakta kebenaran itu dari orang lain.


"Aku akan datang nanti, selamat atas pernikahanmu. Jika kau mau, apakah kita bisa bertemu sebelum pernikahanmu ? ayo ajak Luna juga. Kumpul-kumpul dengan teman-temanmu sebelum menikah bukankah hal seperti itu akan dilakukan oleh orang-orang pada umumnya. Bagaimana ?" ucap Morgan ingin berkumpul bersama Clara untuk yang terakhir kalinya sebelum Clara menikah. Karena jika Clara sudah menikah pasti akan sangat sulit untuk bisa bertemu dengannya. Clara terdiam sesaat memikirkan tawaran Morgan, tapi sepertinya akan sangat menyenangkan jika bisa berkumpul bersama.


"Clara, apa kau masih mendengarkan ku ?" ucap Morgan yang tak kunjung mendapat respon dari Clara. Morgan masih menunggu-nunggu jawaban dari Clara. Dia berharap Clara mau menerima usulan dari dirinya untuk berkumpul.

__ADS_1


"Aku sih tidak masalah, bagaimana dengan yang lainnya ?" tanya Clara yang ingin berkumpul bersama dengan temannya.


"Kita bisa tanyakan pada mereka. Nanti jika jadi untuk berkumpulnya jangan lupa hubungi aku. Aku pasti akan datang kesana" ucap Morgan yang berjanji pada Clara bahwa ia pasti akan datang ke acara kumpul-kumpul mereka.


"Oke. Aku akan coba mengajak Luna dan Andin nanti. Jika ada yang lain ingin kau ajak juga tak apa. Semakin banyak malahan semakin bagus" ucap Clara dengan nada senangnya tak sabar ingin berkumpul dengan teman-temannya.


"Baiklah. Sampai bertemu nanti dan sekali lagi selamat untuk pernikahanmu" ucap Morgan mengakhiri panggilan telfon diantara mereka. Morgan merasa lega akhirnya ia mendengar sendiri pernyataan yang ingin ia dengar langsung dari Clara sendiri. Ditambah Clara juga menerima tawarannya untuk berkumpul bersama nantinya. Setidaknya melalui percakapan mereka tadi, Morgan tau bahwa Clara sudah tak marah lagi padanya dan Clara juga sudah memaafkan dirinya atas apa yang terjadi selama ini. Morgan bersyukur bahwa Clara adalah orang yang baik yang telah bersedia memaafkan kesalahannya yang sangat buruk selama ini.

__ADS_1


"Hallo Ra, tumben telfon sambung tiga kek gini ?" tanya Andin tiba-tiba karena Clara melakukan hal yang tak biasanya.


"Ada hal yang ingin aku bicarakan dengan kalian berdua" jawab Clara ingin menanyakan pendapat Luna dan juga Andin persoalan yang dikatakan Morgan tadi pada Clara untuk kumpul-kumpul sebelum acara pernikahan dilaksanakan.


"Apa itu Ra ?" tanya Andin penasaran dengan hal yang akan dikatakan Clara padanya dan juga Luna malam ini.


"Sebelum itu, Kenapa kau diam saja padahal terhubung ?" tanya Clara karena Luna tak merespon percakapannya dengan Andin barusan padahal panggilan telfonnya terhubung. Makanya Clara jadi penasaran kenapa Luna hanya diam saja. Clara yang menyebut nama Luna, Luna masih saja belum merespon perkataannya. Sebenarnya apa yang tengah dilakukan Luna.

__ADS_1


"Lun, apa kau mendengarkanku ?" tanya Clara lagi apakah Luna mendengar ucapannya atau tidak. Clara pun menjadi bingung.


#Bersambung


__ADS_2