
"Sayang. Apakah kau belum siap juga menyiapkan makanannya ?" tanya Kenzo tiba-tiba datang menghampiri Lani ke dapur.
"Ini sudah siap. Tinggal membawanya saja ke atas" ucap Lani sambil memperlihatkan makanan yang telah ia siapkan. Bioskop kecil rumah Kenzo kebetulan ada di lantai dua.
"Eh sayang. Kau baru selesai mandi ?" tanya Lani yang melihat rambut dan badan Kenzo yang sedikit basah dan tercium bau sabun habis selesai mandi.
"Ya aku mandi sebentar karena gerah" jawab Kenzo memberitahu Lani.
"Setelah mandi ternyata kesayanganku jadi semakin tampan" ucap Lani sambil memeluk pinggang Kenzo. Para pelayan yang ada di dapur langsung membalikkan badan mereka seolah-olah tidak melihat apa yang di lakukan majikannya bersama kekasihnya itu. Para pelayan itu telah terbiasa dengan pemandangan seperti ini karena Kenzo sudah bertunangan dengan Lani sudah cukup lama dan semenjak itu juga Kenzo dan Lani menjadi sangat dekat. Berkat itulah Lani mulai sering datang ke rumah Kenzo dan Kenzo meminta Lani menganggap rumahnya seperti rumah sendiri. Karena itulah Lani bersikap seperti ini sekarang. Seolah-olah berada di rumahnya sendiri.
"Ah... kenapa aku punya tunangan tukang perayu seperti ini" ucap Kenzo sambil meledek Lani.
__ADS_1
"Aku kan hanya merayu tunangan tampan ku saja bukannya orang lain" ucap Lani semakin mengeratkan pelukannya di tubuh Kenzo.
"Hahahaha okelah. Jadi sampai kapan kau akan memeluk diriku sayang. Apakah kita tidak jadi nonton ?" tanya Kenzo pada Lani.
"Eh.... heheheh tentu saja nonton dong" ucap Lani sambil melepaskan pelukannya.
"Kalau begitu ayo ke atas sekarang" ucap Kenzo menarik tangan Lani menuju ke lantai dua.
"Baik tuan" ucap pelayan itu langsung bergegas membawa semua yang telah di siapkan Lani ke lantai dua ruang bioskop.
Kenzo dan Lani berjalan menuju lantai dua sambil bergandengan tangan. Mereka menghabiskan waktu dengan menonton film dan bersenda gurau. Bahkan banyak momen manis dan indah yang terjadi. Sungguh hari yang menyenangkan bagi Kenzo dan Lani hari ini. Menghabiskan waktu berduaan seperti ini menurut Lani adalah suatu hal yang langka karena kesibukan Kenzo dalam pekerjaannya.
__ADS_1
#Pernikahan Boby dan Citra
"Sayang. Apakah kau sudah siap ?" tanya Nathan pada Clara saat ini berada di sebuah butik mencoba pakaian yang akan di gunakan nanti ke pernikahan Boby dan Citra. Nathan dan Clara memilih pakaian dengan warna yang sama agar tampak serasih. Clara memilih gaun berwarna biru dongker dan Nathan memilih tuxedo dengan warna yang sama. Keduanya terlihat seperti pasangan serasi nan bahagia.
"Sudah kakak" jawab Clara datang menghampiri Nathan dengan senyum manisnya. Nathan yang melihat penampilan Clara di buat takjub oleh kecantikan Clara yang begitu alami. Walaupun riasan wajah Clara tipis terbilang natural. Tapi Clara tetap menawan karena hal itu. Benar-benar kecantikan yang alami.
"Kakak kenapa kau malah diam seperti itu. Apakah aku terlihat aneh ?" ucap Clara yang merasa ada hal yang aneh pada penampilannya karena Nathan diam saja.
"Bukan begitu sayang. Kau terlihat sangat cantik sekali" ucap Nathan sambil mendekat ke arah Clara dan menggenggam erat tangan Clara.
"Sayang. Kau adalah milikku. Aku tak akan pernah melepaskan tangan ini. Aku benar-benar telah jatuh cinta dengan kau berulang kali sayang" ucap Nathan sambil mengelus lembut pipi Clara yang sedikit tembem dengan lembut.
__ADS_1