My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#36


__ADS_3

Ketika Clara sudah selesai mengerjakan revisiannya. Mereka berdua pun menuju kantin untuk makan. Clara sangat senang karena ada yang menemaninya makan. Karena biasanya jika Clara dikampus ia terbiasa selalu makan sendiri karena tak ada teman yang bisa diajak makan bersama.


Seseorang terus mengamati Clara dan Ali dari kejauhan. Orang itu tak menyangka bahwasanya Clara akan makan bersama hanya berdua saja dengan Ali. Ternyata Sherly saat ini yang tengah melihat ke arah Clara dan Ali. Sebanarnya Sherly menyukai Ali dan Clara tau tentang hal itu. Karena dulu Sherly sering curhat kepada Clara dan Luna tentang rasa sukanya kepada Ali. Melihat begitu akrabnya Clara dan juga Ali membuat Sherly sedikit menjadi salah paham.


Lalu tiba-tiba Sherly mendekat ke arah Clara dan Ali.


"Hy Clar. Hy Ali" sapa Sherly ke Clara dan juga Ali.


"Hy Sher" jawab Clara dengan senang.


"Hy juga Sherly" ucap Ali tersenyum.


"Bedua aja nih. Boleh gabung ?" tanya Sherly kepada mereka berdua.


"Tentu Sher. Ayo duduk" ucap Clara mempersilahkan Sherly duduk. Sedangkan Ali hanya mengangguk menandakan setuju.


"Apakah kau ada kegiatan Sher ?" tanya Ali kepada Sherly. Karena suasana tiba-tiba terasa canggung.

__ADS_1


"Ada pertemuan dengan dosen pembimbing tadi" ucap Sherly.


"Ah... ternyata begitu. Gimana ? lancar ?" tanya Ali lagi.


"Gak bisa dibilang lancar juga. Masih banyak yang harus diperbaiki" jawab Sherly dengan senyum manisnya.


"Ternyata nasib kita sama saja" ucap Ali tertawa.


Ali dan Sherly tengah asik berbicara, sedangkan Clara sibuk dengan pikirannya sendiri. Clara merasa ada yang aneh dengan Sherly. Rasanya ada yang berbeda tapi Clara tak mengetahuinya.


"Gak papa kok. Oh iya, aku masih ada yang harus dikerjakan. Duluan ya Sher, Ali" ucap Clara pamit pergi. Karena entah kenapa dia merasa tak enak ketika ada Sherly didekatnya.


"Lo beneran gak papa Clar ?" tanya Sherly.


"Iya gapapa. Duluan ya" jawab Clara beranjak dari sana dan langsung pergi meninggalkan kantin.


Ali semakin heran dengan sikap Clara. Mungkinkah ada sesuatu yang terjadi antara Clara dan Sherly. Ali tak ingin ikut campur karena itu dia diam saja. Mungkin saja apa yang difikirkannya tidaklah benar.

__ADS_1


Sepeninggal Clara, Sherly dan Ali sibuk membicarakan tentang skripsi mereka masing-masing dan Sherly tampak sangat senang karena bisa berbincang berdua bersama Ali lalu tiba-tiba Sherly menanyakan sesuatu yang membuat Ali terkejut bukan main.


"Ali lo suka sama Clara ya ?" tanya Sherly kepada Ali.


Melihat bagaimana reaksi Ali. Sherly bisa menyimpulkan kalau Ali menyukai Clara. Hal itu membuat Sherly merasa sakit.


"Gak kok. Emangnya gue keliatan kek gitu ya" tanya Ali kepada Sherly. Apakah dia terlihat menyukai Clara atau tidak.


"Iya keliatan kek gitu" ucap Sherly tersenyum walaupun sebenarnya hatinya sakit saat ini.


"Hahahahah mungkin kelihatannya aja yang kek gitu" ucap Ali terkekeh walau sebenarnya ia bohong. Ali tidak ingin orang lain sampai tau kalau dia menyukai Clara.


"Gue tau lo bohong Li. Reaksi lo udah ngejelasin semuanya" ucap Sherly dalam hatinya.


Waktu terus berlalu dan tibalah saat ini, hari kelulusan Clara. Clara sangat sedih karena dihari kelulusannya orang tuanya tidak bersamanya.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2