My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#148


__ADS_3

"Ra. Apa ada yang kau sukai ?" tanya Luna memperhatikan Clara yang terlihat takjub melihat gaun pengantin yang tengah ia lihat. Clara terlihat seperti sangat menyukai gaun yang tengah ia lihat itu.


"Semuanya terlihat cantik Lun. Aku bingung mau memilih yang mana. Menurut mu mana yang bagus ?" tanya Clara mengenai pendapat Luna terkait gaun pengantin mana yang terlihat bagus untuk dikenakan Clara.


"Aku juga bingung Ra. Semuanya tampak bagus. Bagaimana kalau kita tanyakan saja pada pegawai butiknya ? Mungkin saja dia bisa memberikan saran gaun pengantin yang cocok untuk dirimu" ucap Luna menyampaikan pendapatnya pada Clara mana yang sebaiknya ia pilih. Karena saran orang yang ahli lebih baik untuk didengarkan.


"Apa sebaiknya kita tunggu saja ibunya kak Rafael dulu, baru menanyakannya pada pegawai butiknya. Bagaimana menurutmu Lun ?" tanya Clara menanyakan pendapat Luna sebaiknya mereka menunggu ibu Rafael datang.

__ADS_1


"Menurutku itu juga baik. Menunggu ibunya kak Rafael adalah pilihan kita sekarang" jawab Luna mengiyakan pendapat Clara agar menunggu ibunya Rafael datang dulu baru menanyakan pada pegawainya gaun mana yang bagus.


"Mbak. Saya akan memilih gaunnya nanti. Karena kami tengah menunggu ibu kami datang. Bisakah anda siapkan saja gaun pengantin yang paling populer dan terbaru dari butik ini. Nanti baru kami akan melihatnya ketika ibu kami datang kemari. Beliau tengah diperjalanan saat ini" jelas Luna pada pegawai butik itu tanda mengerti dan pergi menyiapkan gaun yang dimintai Luna untuk diperlihatkan nanti ketika ibu Rafael datang.


Clara dan Luna duduk di sofa yang ada di butik itu, tak lupa pegawai butik itu menyiapkan teh dan sedikit camilan karena begitulah pelayanan terhadap pelanggan yang ada di butik ini. Orang yang bisa menjangkau butik ini juga hanyalah orang-orang kalangan ke atas karena biaya yang dikeluarkan bisa terbilang cukup mahal tergantung dengan bagaimana gaun pengantinnya akan disiapkan sesuai pesanan. Karena itulah pelayanan yang ada di butik ini terbilang cukup bagus, melihat status dan kepopuleran butiknya sendiri. Clara bahkan tak menyangka bahwa ia bisa memilih gaun yang ada di butik ini, ia tak terbayangkan akan memakai gaun pernikahan yang luar biasa di pernikahannya nanti bersama Nathan.


"Anak-anakku ternyata sudah datang, maaf momy terlambat ya sayang. Tadi ada sedikit hal yang perlu momy selesaikan" ucap ibu Rafael pada Clara dan juga Luna yang terkejut dengan kedatangan ibu Rafael tanpa disadari kedatangannya.

__ADS_1


"Tidak apa mom. Aku dan Luna tidak menunggu lama kok" jawab Clara dengan senyum manisnya dan diangguki Luna.


"Apa sudah ada gaun yang kau sukai sayang ?" tanya ibu Rafael pada Clara sambil melihat-lihat katalog yang ada di atas meja.


"Clara kesulitan memilihnya mom. ia bilang semuanya terlihat bagus dan cantik dan ingin mencoba semuanya" ledek Luna memberitahu keinginan Clara pada ibunya Rafael sambil tertawa pelan mengatakannya.


"Benarkah itu ? Astaga. Sini biar momy pilihkan dan setelah itu baru kita dengar pendapat Clara mau yang seperti apa" ucap ibu Rafael mencari jalan tengahnya agar tak terlalu kesulitan dalam memilih gaun pengantin yang diinginkan.

__ADS_1


#Bersambung


__ADS_2