My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#71


__ADS_3

"Jelas-jelas aku baru selesai nangis. Mata sembab kek gini kak Nathan bilang cantik hahahah" ucap Clara dengan gelak tawa yang tak henti-hentinya sedari tadi.


"Di mataku kau selalu yang paling cantik, manis, menawan dan masih banyak lagi" ucap Nathan masih menggoda Clara dengan senyum manisnya. Nathan tak bisa mengalihkan pandangannya dari hadapan Clara. Karena di mata Nathan, Clara adalah segalanya.


Ke esokan harinya, Luna datang berkunjung ke apartementnya Clara. Luna masih terfikirkan akan kejadian kemarin ketika di datangi oleh Sherly. Luna sangat khawatir dengan keadaan Clara karena itulah ia datang berkunjung ke apartement Clara hari ini.


Clara yang tengah bersantai di ruang tamu apartementnya di kejutkan dengan suara bel yang menandakan ada tamu yang tengah datang untuk bertamu. Clara langsung bergegas menuju pintu apartementnya dan membukanya. Clara terkejut dengan orang yang datang mengunjunginya sepagi ini. Ternyata itu adalah Luna.


"Hy Ra. Selamat pagi" sapa Luna dengan senyum sumringah sambil memperlihatkan kedua tangannya yang menenteng banyak camilan ringan. Melihat hal itu Clara tertawa jadinya. Luna seperti anak kecil yang tengah memamerkan makanan atau camilan yang baru saja di belinya.

__ADS_1


"Lun. Selamat pagi juga. Tumben lo datang sepagi ini ke sini" sapa Clara merasa heran dengan sahabat baiknya itu, karena datang begitu pagi ke sini.


"Kenapa ? Gak boleh gue datang sepagi ini ke apartement lo Ra ? Ya udah gue balik aja nih" ucap Luna merajuk karena hal yang di katakan Clara padanya.


"Eh.... Lun. Gue cuman bercanda. Ayo masuk Lun" ajak Clara sambil menggandeng tangan Luna dan menarik Luna memasuki apartement. Luna dengan santainya masuk ke dalam apartement Clara walaupun awalnya ada sedikit drama terlebih dahulu.


"Lo gak ada kerjaan hari ini Lun ?" tanya Clara basa basi menanyakan kegiatan Luna hari ini.


"Ayo duduk Lun. Gue ambilin minuman dan sedikit camilan dulu soalnya lo juga bawa camilan banyak banget" ucap Clara mempersilahkan Luna duduk.

__ADS_1


Sambil menunggu Clara menyiapkan minuman dan beberapa camilan ringan. Luna memainkan ponselnya, dan ternyata Rafael mengirimi Luna pesan sedari tadi. Tapi Luna tak menyadarinya sedari tadi.


"Sayang. Selamat pagi. Apa yang tengah kau lakukan sekarang ? Apakah hari ini kau ada kegiatan atau pekerjaan ?" tanya Rafael dalam pesan tersebut.


"Selamat pagi juga kak. Aku hari ini bermain ke apartementnya Clara. Kakak sendiri bagaimana ? Apakah ada kerjaan hari ini ?" jawab Luna membalas pesan dari Rafael.


Rafael tengah berbaring di kamarnya saat ini. Karena ia baru saja mandi setelah melakukan olahraga pagi. Rafael setiap pagi selalu menyempatkan untuk berolahraga. Tapi jika di hari libur kerja Rafael berolahraga dalam waktu yang cukup lama dari yang biasanya. Sedang asik-asiknya memainkan ponselnya sambil berbaring tiba-tiba masuk pesan dari Luna. Rafael langsung bergegas membuka aplikasi pesan yang ada di ponselnya dan membaca isi pesan dari Luna tersebut. Setelah membaca pesan balasan dari Luna, Rafael langsung membalas pesan tersebut.


"Apakah sudah berada di sana ? Atau perlu aku menjemput dan mengartar kau ke sana sayang ?" tanya Rafael memastikan apakah Luna sudah berada di apartement Clara atau belum. Kalau belum dia berniat akan mengantarkan Luna ke sana.

__ADS_1


#Bersambung


__ADS_2