
"Apa kau mengenal Luna ? Dia adalah calon mantuku. Aku tidak tau kalau kalian saling mengenal rupanya" jawab ayah Rafael tiba-tiba menggantikan Luna menjawab perkataan ayah Sherly yang menanyakan kenapa dia bisa berada di pesta ini dengan rombongan keluarga Rafael, padahal kakaknya Luna sudah datang lebih dulu dan tampak tengah berbincang dengan tamu lainnya.
Mendengar hal itu Sherly dan keluarganya menjadi kaget karena pernyataan ayah Rafael tersebut dengan bahagianya memamerkan Luna sebagai calon mantunya. Luna yang mendengar hal itu pun juga dibuat kaget dan tersipu malu karenanya. Rafael yang melihat tingkah Luna yang tersipu malu seperti itu tersenyum melihatnya, menurut Rafael Luna terlihat sangat menggemaskan sekali.
"Ya kami cukup saling kenal, kami berhubungan baik dengan keluarganya dan Luna juga teman putriku Sherly" jawab ayah Sherly sembari memperkenalkan anaknya pada keluarga Rafael, Sherly yang namanya terpanggil langsung memberi salam pada yang lainnya.
__ADS_1
"Ternyata begitu" jawab singkat ayah Rafael. Sebenarnya ayah Rafael sangat tidak ingin berbincang dengan keluarga Sherly karena mengetahui perbuatan jahat yang dilakukan keluarga mereka pada Clara, putri kesayangan mereka. Mengingatnya saja membuat ayah Rafael sangat geram dan rasanya ingin memberi pukulan untuk mereka, tapi ayah Rafael menahan diri agar tak melakukan hal itu. Tidak hanya ayah Rafael, ibu Rafael, Rafael dan Luna juga merasakan hal yang sama.
Rafael tengah memperhatikan sekitar, dia tengah mencari keberadaan Nathan dan juga Clara. Karena Nathan memberitahu Rafael bahwa ia juga akan datang ke acara ulang tahun itu dengan membawa Clara ikut bersama dengannya. Rafael mengedarkan seluruh pandangannya pada para tamu yang datang dan pandangan Rafael tak sengaja berpapasan dengan Nathan yang juga melihat ke arahnya. Nathan yang melihat Rafael dan keluarganya membawa Clara menemui mereka.
"Pa, ma. Nathan dan adik kesini" ucap Rafael dengan nada semangat yang membuat ke dua orang tua Rafael menjadi senang melihatnya. Keluarga Sherly yang melihat itu langsung melihat ke arah yang dilihat keluarga Rafael dan hal itu sontak membuat mereka sama terkejut bukan main. Karena orang yang tak ingin mereka temui berada disini dan berhubungan dengan orang-orang yang sangat luar biasa seperti keluarga Rafael da bahkan Nathan yang paling sangat luar biasa diantara para pebisnis yang hadir di acara ulang tahun hari ini. Mereka benar-benar tak menyangka tentang ini. Nathan dan Clara pun sampai di tempat keluarga Rafael dan keluarga Sherly berada. Ibu Rafael langsung menghampiri Clara dan memeluknya dengan penuh kasih sayang dan rindu karena sudah lama rasanya mereka tak saling bertemu.
__ADS_1
"Ma, jangan memeluk adik seperti itu, lihat dia jadi sesak begitu karena mama memeluknya" ucap Rafael agar ibunya menghentikan aksinya itu agar Clara tak merasa kesakitan karena ulah ibunya itu yang terlalu bersemangat karena kehadiran Clara dan Nathan ke sini.
"Maaf sayang, apa kau kesakitan karena pelukan mama ?" tanya ibu Rafael memastikan apakah Clara kesakitan atau tidak, ibu Rafael menatap Clara dengan raut wajah khawatir. Karena takut Clara benar-benar terluka nantinya.
"Aku tidak apa ma. Mama tak perlu khawatir karena aku baik-baik saja" jawab Clara dengan senyum manis mengembang di bibirnya.
__ADS_1
#Bersambung