
Malam harinya, Kenzo baru saja selesai mandi karena baru saja kembali dari rumah Lani. Kenzo terlihat lelah karena jarak rumah Lani dan rumah Kenzo membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kesana. Kenzo merebahkan tubuhnya di atas kasur sembari memejamkan matanya. Kenzo terus terfikirkan apakah pilihannya sudah benar untuk menikah dengan Lani atau tidak. Karena bagaimanapun Kenzo juga gugup jika dihadapkan dengan pembicaraan persoalan pernikahan ini. Sedang asik berbaring, Kenzo dikejutkan dengan dering ponselnya yang menandakan ada panggilan telfon dari seseorang. Kenzo enggan untuk bangun dan membiarkan ponselnya terus berdering, tak lama setelah itu tak terdengar lagi suara bunyi ponselnya. Tapi setelah itu ponsel Kenzo berbunyi lagi dan hal tersebut langsung membuat Kenzo bangun dan mengambil ponselnya. Kenzo melihat layar ponselnya dan ternyata kakaknyalah yang menghubungi dirinya sedari tadi.
"Kenapa kakak tiba-tiba menghubungi diriku. Bukankah disana masih pagi, apakah dia tidak pergi bekerja ?" ucap Kenzo dalam hati karena perbedaan waktu Indonesia dan Amerika adalah sebelas jam. Tidak biasanya kakaknya menghubungi dirinya. Kenzo pun langsung mengangkat panggilan telfon dari kakaknya itu, bisa jadi ada hal penting yang harus dikatakan kakaknya.
"Hallo kak. Apa kabar ? Ada apa menelfonku ?" tanya Kenzo pada kakaknya yang bernama Dylan itu. Dylan berumur tiga puluh dua tahun saat ini, selisih empat tahun dari umur Kenzo. Dylan juga sudah menikah dan memiliki satu anak laki-laki yang berusia lima tahun. Dylan menetap di Amerika mengurusi cabang perusahaan milik keluarganya yang ada disana dan kebetulan istri Dylan adalah perempuan asli berkebangsaan Amerika, karena itulah Dylan memilih menetap disana.
__ADS_1
"Kabarku baik. Ku dengar kau akan menikah dengan Lani. Benarkah itu ?" tanya Dylan memastikan apakah hal yang ia dengar itu adalah benar atau tidak. Karena bagaimanapun Dylan berharap bahwa Kenzo akan menikah secepatnya bersama dengan Lani.
"Rencananya seperti itu. Masih perlu dibicarakan lagi" jawab Kenzo memberitahu kakaknya itu tentang rencana pernikahannya.
"Kapan rencanya ayah dan ibu akan kesana ?" tanya kakak Kenzo mengenai kedatangan orang tua mereka ke indonesia, karena Dylan baru mendengar kabar soal Kenzo yang telah siap untuk melangsungkan acara pernikahan dengan Lani kedepannya.
__ADS_1
"Apakah aku perlu datang juga ? aku akan mengosongkan jadwalku dan datang kesana" tanya Dylan pada Kenzo.
"Tentu saja harus datang, apakah kakak tidak akan datang untuk melihat diriku. Ini kan pertemuan keluarga, aku harap kakak akan datang bersama keluarga kakak juga kesini. Aku mohon datanglah kak" ucap Kenzo menginginkan kakaknya datang ketika pertemuan keluarga nanti. Karena akan berbeda rasanya jika seluruh anggota keluarga bisa berkumpul, sebab hal ini adalah moment yang jarang terjadi.
"Kabari aku jika tanggal pertemuannya sudah ditentukan, aku pasti akan datang, apalagi ini untuk membicarakan moment bahagia dalam hidup adikku tersayang" jawab Dylan dengan nada senang dengan hal yang terjadi dalam kehidupan adik satu-satunya itu.
__ADS_1
#Bersambung