My Arogant Big Bos

My Arogant Big Bos
#159


__ADS_3

Naufan membuat orang tuanya terkejut karena mereka baru tau bahwa orang tua Rafael menjadikan Clara sebagai putri mereka. Orang tua Naufan memang sudah mendengar bahwa Nathan memiliki kekasih tapi belum mendengar bahwa Nathan akan menggelar pesta pernikahan.


"Nathan akan menikah ? dan Henry menjadikan Calon istri Nathan sebagai anaknya ?" tanya ayah Naufan yang tak percaya dengan hal yang didengarnya barusan. Karena ia baru mengetahui hal ini hari ini.


"Iya pa. Cuman pernikahannya baru dipersiapkan, belum tau kapan akan diselenggarakan" jawab Naufan.


"Dan Naufan harap kalian percaya dengan hal yang Naufan katakan tadi. Naufan tak mungkin berbohong pada kalian berdua" sambung Naufan agar orang tuanya percaya dengan hal yang dikatakannya tadi.

__ADS_1


Setelah bersusah payah menjelaskan keadaan yang sebenarnya pada orang tuanya, Naufan kembali ke kemarnya dengan amarah yang masih ia tahan sedari tadi. Ia benar-benar tak menyangka Sherly akan menggunakan cara licik seperti ini untuk membalas perlakuannya pada saat kencan buta tempo hari.


"Perempuan itu benar-benar membuatku kesal. Untung saja aku mengetahui bagaimana dia yang sebenarnya. Jika tidak pasti akan terjadi hal yang tak diinginkan nantinya" ucap Naufan dalam hati merasa lega.


Hari itu Naufan beristirahat lebih cepat dari hari biasanya agar bisa melupakan kejadian yang kurang mengenakkan hari ini yang membuat ia emosional tiada hentinya hanya karena urusan sepele.


Disebuah kafe ada seorang pria yang tengah menunggu seseorang. Pria itu adalah Ali temannya Clara semasa kuliah dulu. Ali saat ini tengah melanjutkan stadynya dijenjang yang lebih tinggi. Lalu tiba-tiba seseorang menghampiri Ali yang tengah duduk sendirian menikmati minuman yang ia pesan di kafe itu.

__ADS_1


"Santai aja. Kek gue baru kenal aja sama lo Gan" jawab Ali dengan santainya karena Ali paham dengan keadaan temannya itu yang sibuk karena pekerjaan kantornya yang sangat banyak.


"Jadi, ada perlu apa nih. Lo ngehubungin gue buat ketemuan" tanya Ali karena Morgan tiba-tiba menghubungi Ali tiba-tiba tak seperti biasanya. Biasanya Morgan akan menanyakan dulu apakah Ali ada kegiatan hari ini atau tidak. Tapi hari ini dia dipanggil mendadak oleh Morgan begitu saja.


"Gue lagi bingung. Gue mau hubungan gue dan Clara kek dulu lagi. Sampai saat ini gue terus kepikiran dia. Menurut lo gue harus gimana ? Apa yang harus gue lakuin agar Clara mau maafin gue sepenuhnya" ucap Morgan menanyakan pada Ali, saran yang tepat agar Morgan bisa berhubungan baik lagi dengan Clara dan dimaafkan.


"Tunggu dulu, bukannya lo udah minta maaf pada Clara dan Clara pun udah maafin lo. Terus mau ngapain lagi minta maaf ?" tanya Ali heran dengan perkataan temannya itu padahal sudah meminta maaf sebelumnya.

__ADS_1


"Dan kalau sudah dimaafkan kan lo bisa berhubungan baik lagi dengan dia, mungkin lo bisa ajakin dia ketemuan bareng" sambung Ali memberikan saran pada Morgan agar dia bersikap aktif untuk berbaikan dengan Clara bukan hanya sekedar mununggu Clara akan menghampiri dirinya. Karena yang menjadi korban adalah Clara sendiri. Tak mungkin Clara yang akan mendekati Morgan duluan.


#Bersambung


__ADS_2